1
1
SPIRITNESIA.COM, KEFAMENANU – Prestasi membanggakan di tingkat nasional kembali ditorehkan pelajar asal Kabupaten Timor Tengah Utara. Rambu Hagya Bani, siswi kelas 7 SMPS Putri St. Xaverius Kefamenanu, dinobatkan sebagai penerima penghargaan ICON Pesona Batik Nusantara 2026.
Rambu berhasil menyabet gelar juara setelah mengungguli puluhan peserta dari berbagai daerah, termasuk perwakilan DKI Jakarta, Jawa Timur, Solo, dan Sulawesi. Ajang apresiasi budaya ini digelar untuk menjaring generasi muda yang berkomitmen melestarikan batik dan kearifan lokal.
Setibanya kembali di Kefamenanu, Rambu disambut bak pahlawan. Kepala sekolah, guru, pegawai, mahasiswa PPL, serta siswi kelas 7 dan 8 menjemput sang juara di bundaran Kilo 9. Rambu kemudian diarak menuju sekolah menggunakan belasan kendaraan roda empat dengan pengawalan polisi. Kemeriahan memuncak dengan iringan drumband di sepanjang jalan dan sambutan tarian adat di gerbang sekolah.
Di balik gemerlap prestasi itu, Rambu tumbuh dalam kondisi ekonomi terbatas. Namun keterbatasan itu tak memadamkan semangatnya berkat motivasi orang tuanya.
“Walau kondisi kami sederhana, kami selalu bilang ke Rambu, jangan malu dengan keterbatasan. Yang penting jangan berhenti belajar dan jangan lupa budaya sendiri,” ujar orang tua Rambu dengan mata berkaca-kaca.
Kepala SMPS Putri St. Xaverius Kefamenanu mengaku bangga atas pencapaian siswinya yang dinilai mampu mengangkat nama daerah ke kancah nasional.
“Ini bukti bahwa anak-anak Kefamenanu mampu bersaing di tingkat nasional. Rambu bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kecintaan tinggi terhadap budaya,” tegas Kepala Sekolah.
Rambu mengaku tak menyangka bisa membawa pulang penghargaan tertinggi tersebut. Ia mendedikasikan kemenangan ini untuk orang tua dan kelestarian budaya lokal.
“Saya senang bisa memperkenalkan batik dan tenun Timor ke lebih banyak orang. Dukungan mama dan papa yang membuat saya berani maju. Semoga ini bisa memotivasi teman-teman lain untuk bangga dengan budaya kita sendiri,” ungkap Rambu.
Momentum kemenangan ini juga dimanfaatkan pihak sekolah untuk menyuarakan aspirasi ke pemerintah daerah dan pusat. SMPS Putri St. Xaverius berharap pemerintah tidak hanya menjadi penonton atas semangat anak-anak Gen Z di daerah.
“Anak-anak seperti Rambu butuh dukungan nyata, baik berupa beasiswa, fasilitas pelatihan budaya, maupun ruang promosi. Jangan biarkan semangat mereka padam hanya karena keterbatasan akses,” pungkas perwakilan sekolah melalui Humas PIX.