Sejarah Baru IMAN Kupang: Maria Afliana Rephe Jadi Ketua Umum Perempuan Pertama

SPIRITNESIA.COM, KUPANG – Momentum bersejarah terjadi di tubuh Ikatan Mahasiswa Asal Kecamatan Nangapanda (IMAN) Kupang. Rapat Umum Anggota (RUA) yang digelar Sabtu (26/4/2026) di Kupang menetapkan kepemimpinan baru untuk periode 2026–2027.

Melalui proses sidang terbuka, demokratis, dan penuh dinamika, forum tertinggi organisasi secara mufakat menetapkan Maria Afliana Rephe dari Desa Jegharangga sebagai Ketua Umum IMAN Kupang periode 2026–2027.

Terpilihnya sosok perempuan muda ini tidak sekadar pergantian kepemimpinan, tetapi menandai babak baru dalam perjalanan organisasi. Langkah ini membuka ruang lebih luas bagi kepemimpinan perempuan di organisasi kedaerahan.

Dalam pidato perdananya, Maria Afliana Rephe menegaskan kepemimpinannya akan berfokus pada kolaborasi, keberanian berinovasi, serta penguatan nilai persaudaraan. “Ini bukan tentang siapa yang memimpin, tetapi bagaimana kita bergerak bersama. IMAN Kupang harus menjadi ruang yang hidup—tempat kita bertumbuh, berkarya, dan memberi dampak nyata,” tegasnya.

Ia mengajak seluruh anggota tidak hanya menjadi bagian organisasi secara formal, tetapi benar-benar hadir sebagai kekuatan yang mendorong perubahan.

Sementara itu, Ketua Umum demisioner, Allan Eden, menyampaikan refleksi atas perjalanan kepemimpinannya sekaligus harapan kepada pengurus baru. “Kepemimpinan bukan tentang jabatan, tetapi tentang tanggung jawab dan ketulusan dalam mengabdi. Saya percaya, di tangan kepemimpinan yang baru, IMAN Kupang akan melangkah lebih jauh,” ungkapnya.

Allan juga menekankan pentingnya menjaga nilai persaudaraan sebagai fondasi utama organisasi.

RUA kali ini tidak hanya menjadi ajang pergantian estafet kepemimpinan, tetapi juga titik refleksi sekaligus penegasan arah baru organisasi. Dengan hadirnya kepemimpinan perempuan, IMAN Kupang diharapkan mampu menghadirkan perspektif baru, memperkuat solidaritas, serta melahirkan gerakan yang lebih progresif, inklusif, dan berdampak.

Kegiatan dihadiri badan pengurus, anggota aktif, serta berbagai elemen organisasi yang turut menyukseskan jalannya forum hingga selesai.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *