1
1
SPIRITNESIA.COM, SOE – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Badan Keuangan Daerah Bakeuda melaksanakan Program Intervensi Perangkat Daerah di Desa Oenai, Kecamatan Ki’e, Kabupaten Timor Tengah Selatan TTS, Sabtu (23/5/2026). Program ini bertujuan mendorong kemajuan desa serta mengatasi persoalan sosial-ekonomi masyarakat setempat.
Kepala Desa Oenai, Adoni S. Nautani, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Pemprov NTT. Ia menyebut Desa Oenai menjadi satu-satunya desa di Kabupaten TTS yang terpilih sebagai sasaran program intervensi tersebut.
“Yang pertama kami rasakan tentu bersyukur. Karena dari satu kabupaten hanya Desa Oenai yang menerima program ini dan sangat membantu masyarakat,” ujar Adoni di sela kegiatan, Sabtu (23/5/2026).
Dalam intervensi ini, pemerintah menyalurkan 10 item bantuan yang mencakup sektor kerajinan, pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur pemukiman. Bantuan yang paling dirasakan manfaatnya adalah pembangunan kembali rumah warga lanjut usia lansia yang terdampak bencana tanah longsor.
Adoni menjelaskan, rumah layak huni tersebut rampung dalam dua minggu berkat donasi sukarela dari jajaran Bakeuda NTT sebesar Rp15 juta.
“Walaupun pemilik rumah sudah tua dan tidak sanggup lagi bangun rumah, tetapi lewat kegiatan pemerintah ini dia bisa terbantu. Rumahnya sudah dibangun kembali dan hari ini digunting pitanya,” jelasnya.
Sektor ekonomi produktif juga mendapat perhatian. Pemerintah membagikan benang dan obat pencelupan kepada 320 anggota kelompok tenun. Mengingat mayoritas warga Desa Oenai berprofesi sebagai petani dan penenun, bantuan ini dinilai strategis untuk mendongkrak pendapatan keluarga.
Di sektor pendidikan, Pemprov NTT memberikan dukungan literasi dan fasilitas belajar berupa buku tulis serta masing-masing 50 pasang seragam sekolah untuk siswa SD GMIT Oenai dan SD Inpres Oenai.
Adoni mengakui letak geografis dan topografi yang menantang masih menjadi kendala utama pembangunan di wilayahnya. Namun, intervensi lintas sektor ini terbukti efektif memotong rantai kesulitan warga secara bertahap.
Menutup keterangannya, Adoni berharap program strategis seperti ini tidak berhenti di Bakeuda saja, melainkan dapat ditiru dan dilanjutkan oleh perangkat daerah lainnya di lingkup Pemprov NTT.
Saat ini, Desa Oenai dihuni 2.542 jiwa dari 624 kepala keluarga yang masih membutuhkan dukungan pembangunan berkelanjutan. (Mekos/SN)