Perkuat Ekonomi Kader, PA GMNI NTT Gelar RAT Perdana UBSP Marhaen Berdikari

SPIRITNESIA.COM, KUPANG – Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Nusa Tenggara Timur (NTT) menunjukkan komitmen nyata dalam membangun kemandirian ekonomi anggotanya. Melalui Usaha Bersama Simpan Pinjam (UBSP) Marhaen Berdikari, organisasi ini sukses menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Perdana Tahun Buku 2025 pada Rabu (19/03/2026).

Bertempat di Sekretariat Garda Nasionalis GMNI NTT, RAT ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi, tetapi juga momentum pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) perdana serta penyepakatan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

Ketua PA GMNI NTT, Yosef Dasi Djawa, mengungkapkan bahwa UBSP Marhaen Berdikari yang dirintis sejak tahun 2025 ini merupakan wadah ekonomi berbasis solidaritas. Menurutnya, langkah ini diambil untuk memastikan alumni GMNI memiliki kemandirian finansial yang kokoh.

“RAT perdana ini adalah bentuk penataan organisasi dan penguatan kelembagaan. Kita ingin mengelola usaha ini secara profesional, transparan, dan akuntabel,” ujar Yosef yang juga merupakan mantan Ketua GMNI Cabang Kupang tersebut.

Saat ini, UBSP Marhaen Berdikari mencatat keanggotaan sebanyak 30 orang. Namun, Yosef optimis angka ini akan terus bertumbuh mengingat besarnya potensi sebaran alumni GMNI yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di seluruh pelosok NTT.

Dalam rapat tersebut, disepakati pula struktur kepengurusan dan pengawas yang akan menahkodai jalannya usaha ke depan. Jabatan Ketua Pengurus dipercayakan kepada Leonardo AR Waleng dengan didampingi Fredy Tahadi Bria sebagai Wakil Ketua, Bernard Salvator Brewon sebagai Sekretaris, dan Emiliana Martuti Lawalu sebagai Bendahara.

Di sisi pengawasan, Lukas Liku Sait ditetapkan sebagai Ketua Pengawas, dibantu oleh Petrus Y. Mone, Vinsensius Bureni, Klara Panda, dan Magdalena Y. Wake sebagai anggota.

Gubernur NTT Usul Warga Miskin Ekstrem Jadi Pekerja di Dapur Makan Bergizi Gratis

SPIRITNESIA.COM, WAINGAPU – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, bergerak cepat mencari solusi atas lambatnya realisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah daratan Sumba. Hal ini ditegaskannya dalam pertemuan tatap muka bersama Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) dan mitra Badan Gizi Nasional (BGN) di Aula Universitas Kristen Wira Wacana, Sumba Timur, Sabtu (14/3/2026) malam.

Dalam pertemuan tersebut, terungkap bahwa capaian layanan MBG di Sumba Timur masih jauh dari target. Dari total 70.000 sasaran, baru sekitar 11.000 anak yang terlayani.

“Ini menjadi pukulan untuk kita semua. Kendala di wilayah Sumba Raya adalah pergerakan penambahan mitra yang belum masif jika dibandingkan dengan daratan Flores dan Timor,” ungkap Kepala SPPI Regional NTT, Oswaldus Ngani.

Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, menambahkan bahwa tantangan geografis menjadi faktor utama. Banyak sekolah berada di pelosok dengan akses yang sulit dijangkau dari pusat layanan dapur. Ia berharap ada mitra yang bersedia membangun dapur layanan (service unit) langsung di wilayah terpencil.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Melkiades Laka Lena menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto menargetkan pelaksanaan program MBG di NTT harus mencapai 100 persen tahun ini. Ia meminta seluruh kendala diidentifikasi secara detail agar dapat diselesaikan secara terorganisir.

“Coba identifikasi apa yang menyebabkan pergerakan di Sumba lambat. Kita butuh percepatan. Program ini bukan sekadar soal gizi, tapi membuka lapangan kerja dan mendorong sektor ekonomi produktif seperti pertanian dan peternakan,” tegas Melki.

Sebagai solusi konkret, Gubernur Melki mengusulkan agar operasional dapur MBG memprioritaskan perekrutan tenaga kerja dari kelompok masyarakat miskin ekstrem.

“Setiap dapur bisa merekrut 5 hingga 10 orang dari warga miskin ekstrem. Ini akan membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka secara langsung,” jelasnya.

Selain itu, ia mendorong keterlibatan pelaku usaha lokal sebagai pemasok bahan baku pangan dengan memanfaatkan skema Kredit Usaha Rakyat (KUR). Dengan begitu, kebutuhan pangan untuk program MBG tidak perlu didatangkan dari luar daerah, sehingga perputaran ekonomi tetap berada di Sumba.

“Yang terpenting dapur-dapurnya dibangun dulu agar ekosistemnya berjalan. Kita dorong bahan bakunya berasal dari hasil bumi Sumba sendiri,” pungkas Melki dalam diskusi yang berlangsung hingga tengah malam tersebut.

Pertemuan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Sumba Timur, Yonathan Hani, serta ratusan anggota SPPI se-daratan Sumba. Diskusi ini diharapkan menjadi titik balik percepatan program MBG demi memastikan anak-anak di pelosok Sumba mendapatkan asupan gizi yang layak. (Humas Pemprov/Gusty)

Suara dari Lembah Molo: Saat Petani Tuik Bukael Menjadi “Pewarta” Kebun Sendiri

SPIRITNESIA.COM,  – Siang itu, tepatnya Sabtu (28/02/2025) pukul 13:30 WITA, kabut tipis masih membalut langit Kota Soe. Dinginya udara kota menuju desa cukup menggigit, ketika saya bersama dua rekan wartawan menyuduri jalan aspal tua berkerikil menuju Desa Kualeu, Kecamatan Molo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Kami mencari markas kelompok tani Tuik Bukael, para petani dan kebun-kebun mereka.

Kami menuruni lereng terjal menuju kebun-kebun petani di wilayah lembah yang sedang menghijau oleh ragam tanaman hortikultura. Di antara barisan wortel dan cabai hijau yang tumbuh subur, Fridolin Tfukani (28) berdiri menenteng tas hitam kecil, sambil jemarinya sesekali menggapai ujung dedaunan tanaman cabai hasil usahanya bersama anggota kelompok.

Pandangannya kuat ke arah kami bertiga dan Irma (seorang staf Yayasan CIRMA), ketika sorotan kamera menantangnya. Fridolin adalah anggota Kelompok Tani Tuik Bukael. Bersama 20 anggota lainnya, dua perempuan dan 19 laki-laki ia kini tak hanya berkutat di kebun, tetapi juga belajar menjadi “pewarta” bagi aktivitas mereka sendiri.

Inspirasi itu muncul setelah ia dan rekannya Sefris mengikuti pelatihan jurnalisme warga yang digelar Yayasan Media Flores Peduli (YMFP) mitra Yayasan CIRMA dalam kerja sama dengan jurnalis Kompas, Frans Pati Herin pada awal Februari 2026 lalu.

“Saat ini kami sudah bisa edit foto dan video sederhana. Sudah mulai tayang di Facebook dan TikTok,” kata Fridolin dengan wajah berbinar.

Sejak pelatihan itu, Fridolin dan rekannya Sefris mulai rajin mendokumentasikan setiap kegiatan kelompok. Mulai dari menanam wortel, menyiangi kacang panjang, hingga rapat kecil di bawah pohon.

“Belum banyak, tapi kami sudah mulai. Tanam sayur, kami foto dan video. Lalu edit sedikit, kasih caption, lalu tayang,” ujarnya.

Meski terlihat sederhana, proses itu tidak selalu mudah, kata Fridolin. Telepon genggam yang digunakan sering kali tidak mendukung aplikasi pengeditan. Beberapa fitur terkunci dan hanya bisa dibuka jika membayar versi premium.

“HP belum memungkinkan. Baru edit sedikit sudah muncul tulisan premium, harus bayar. Kami belum ada uang,” katanya sambil tersenyum malu. Namun keterbatasan itu tak menyurutkan semangatnya dan Sefris.

Di hadapan kami, Fridolin mengungkapkan bahwa ia dan anggota kelompok Tuik Bukael mengelola lahan yang dulu dikenal sebagai tanah tidur, keras dan tandus. Mereka membalik tanah secara manual, tanpa alat modern. Pelan-pelan, lahan itu berubah menjadi kebun hijau yang ditanami wortel, cabai, tomat, pare, hingga kacang panjang.

Air untuk mengairi tanaman berasal dari sumber mata air kali yang mengalir dari ketinggian sepanjang musim. Namun saat kemarau tiba, mereka sering kekurangan air karena belum memiliki pipa dan mesin pendorong. Mereka hanya mengandalkan media sederhana seadanya, seperti bilah bambu.

Selain air, tantangan lain datang dari hama di musim hujan. Semua diatasi secara mandiri, dengan pengalaman dan pengetahuan yang mereka miliki. Jika tidak tahu, mereka bertanya kepada Irma.

Bibit tanaman sebagian dibantu pemerintah desa dan pemerintah daerah. Sementara untuk pendampingan teknis, mulai dari pengolahan lahan hingga pemasaran, mereka didukung oleh Yayasan CIRMA.

Kini, kebun mereka relatif aman dari gangguan ternak karena hewan peliharaan warga sudah ditertibkan.

Untuk menjual hasil panen, petani Tui Bukael memanfaatkan tiga mobil pick up yang beroperasi di desa. Ada juga tengkulak yang datang langsung ke kebun, meski harga yang ditawarkan biasanya lebih rendah sekitar Rp2.000 dibanding harga pasar.

Dok. Spiritnesia.com

Waktu yang begitu singkat ketika sore mulai turun perlahan. Kami meninggalkan kebun Kelompok Tani Tuik Bukael. Setelah menyusuri barisan wortel dan cabai, mendengar cerita Fridolin tentang pengalamannya belajar jurnalisme warga, langkah kami mengikuti lekukan pematang yang sempit. Tanahnya masih lembap, dan di kejauhan terlihat perbukitan Molo yang mulai diselimuti cahaya keemasan.

Tujuan kami adalah rumah sekretaris kelompok Tuik Bukael. Rumah sederhana itu berdiri di bibir jalan, tak jauh dari kebun. Di terasnya, beberapa kursi plastik sudah disusun melingkar. Aroma kopi hitam dari dalam, yang baru diseduh menyambut kedatangan kami.

Kami duduk bersama di dalam ruang berukuran 4×3 meter. Di atas meja kecil tersaji kopi panas dan kue seadanya. Tidak ada suasana resmi. Obrolan mengalir ringan, diselingi tawa dan candaan khas orang kampung.

Dari percakapan santai itulah, cerita-cerita lain mulai terungkap. Tiga orang anggota kelompok yang hadir sore itu pernah merantau ke Malaysia. Mereka bekerja sebagai buruh di perkebunan kelapa sawit. Pengalaman itu masih membekas jelas di ingatan mereka. Bangun tidur pukul 03:00 dini hari lalu tidur malam di pukul 23:00. Waktu yang singkat bagi tubuh untuk beristirahat dan pulih dari Lelah.

“Susah-susah, lebih baik tinggal di kampung sendiri dan kerja kebun,” kata salah satu dari mereka, rekan sekretaris kelompok, sambil menyeruput kopi. “Ke Malaysia itu untuk cari pengalaman boleh, tapi kalau mau cari uang besar, itu mimpi, bapak. Kami bicara begini karena kami sudah rasa sendiri kerasnya kerja di sawit.”

Nada suaranya datar, tanpa amarah. Lebih seperti kesimpulan panjang dari perjalanan hidup yang sudah dijalani.

Menurut mereka, Desa Kualeu sebenarnya menyimpan kekayaan yang sering tidak disadari warganya sendiri. Tanahnya subur. Air tersedia. Alam memberi cukup. Yang dibutuhkan adalah kemauan untuk mengolahnya dengan tekun.

“Tinggal rajin kerja saja,” timpal yang lain. “Asal rajin kerja sa, bapa.”

Mereka percaya, jika warga desa mau membangun semangat kerja sama dan gotong royong, kesejahteraan bukan hal yang mustahil. Tidak perlu jauh-jauh merantau, jika kampung sendiri bisa memberi kehidupan.

Obrolan sore itu terasa hangat. Di antara kopi, kue sederhana, dan cerita tentang tanah serta pengalaman merantau, terselip keyakinan yang tumbuh pelan-pelan, bahwa masa depan tidak selalu harus dicari di negeri orang. Kadang, ia sudah ada di kebun sendiri tinggal diolah dengan sabar dan setia.

Dari hamparan hijau kebun petani dan kisah anggota kelompok yang adalah para mantan buruh sawit, muncul gagasan baru dari anggota Tuik Bukael untuk membentuk koperasi petani. Irma, vocal point Yayasan CIRMA bercerita dengan pelan kepada tim. Ia mengatakan dirinya sedang mendampingi pertemuan kelompok dalam merancang pembentukan koperasi petani. Wadah ini nantinya akan menampung seluruh hasil kebun anggota.

“Koperasi akan jadi pusat penjualan. Pedagang ambil dari satu pintu, dengan harga yang terkontrol dan seragam,” jelasnya.

Hasil penjualan akan kembali ke anggota. Bisa untuk kebutuhan rumah tangga, simpan-pinjam, biaya pendidikan anak, atau keperluan lainnya.

Irma juga melihat peluang lebih besar. Produk hortikultura dari koperasi bisa mendukung kebutuhan bahan baku Program Makan Bergizi Gratis (MBG) maupun memasok ke Koperasi Desa Merah Putih.

Bagi Fridolin dan teman-temannya, media sosial dan rencana koperasi adalah dua langkah kecil menuju perubahan yang lebih besar. Dari kebun sederhana di Desa Kualeu, mereka tidak hanya menanam sayur, tetapi juga menanam harapan agar suara petani bisa didengar lebih luas, bahkan melampaui batas desa mereka sendiri. *

Cegah Lonjakan Pengangguran, Wagub NTT Minta Pusat Beri Diskresi Aturan Belanja Pegawai 

Spiritnesia.com, Kupang – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Irjen Pol (Purn) Dr. Drs. Johni Asadoma, M.Hum., menyarankan pemerintah daerah untuk melakukan negosiasi intensif dengan pemerintah pusat terkait aturan batas maksimal belanja pegawai sebesar 30 persen. Langkah ini dinilai krusial mengingat kondisi fiskal dan jumlah pegawai di NTT yang sulit memenuhi ketentuan tersebut dalam waktu dekat.

Saran tersebut disampaikan Wagub Johni dalam rapat koordinasi bersama Bupati dan Wali Kota se-NTT yang berlangsung secara virtual pada Selasa (3/3/2026). Ia menekankan perlunya audiensi bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), dan Kementerian PAN-RB.

“Nusa Tenggara Timur cukup berat dengan pengurangan belanja pegawai sampai 30 persen. Seluruh daerah saat ini belanja pegawainya lebih dari 30 persen. Bahkan jika seluruh PPPK dirumahkan pun, angka tersebut masih sulit tercapai,” ujar Johni.

Johni menjelaskan bahwa regulasi tersebut sebenarnya masih membuka ruang diskresi. Merujuk pada undang-undang terkait, besaran persentase belanja pegawai dapat disesuaikan melalui keputusan menteri setelah berkoordinasi dengan menteri dalam negeri serta menteri pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi.

“Ada peluang untuk kita bernegosiasi dengan pemerintah pusat dalam jangka waktu tertentu. Sambil menunggu revisi undang-undang yang memakan waktu lama, saya mendukung penuh rencana Gubernur dan para kepala daerah untuk audiensi ke pusat dengan membawa simulasi perhitungan yang matang,” tegasnya.

Ia mengakui aturan ini memicu dilema besar. Jika tidak dipatuhi, daerah terancam sanksi; namun jika dipaksakan, berpotensi memicu masalah sosial baru seperti meningkatnya pengangguran dan kemiskinan.

Sebagai langkah konkret di tingkat daerah, Johni mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna menyeimbangkan postur APBD. Ia menyoroti sektor pajak kendaraan bermotor yang saat ini realisasinya di seluruh Kabupaten/Kota masih di bawah 50 persen.

Selain itu, ia menyoroti potensi pajak Galian C yang masih banyak mengalami kebocoran. Ia mengusulkan agar tenaga PPPK diberdayakan untuk pengawasan lapangan di sektor ini.

“Khususnya di daratan Sumba, Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) untuk Galian C harus dilengkapi. Jika dikelola dengan strategi kolaborasi dan kerja keras, kontribusi PAD dari sektor ini akan sangat signifikan,” tambah Johni.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Nagekeo, Simplisius Donatus, S.H., mengungkapkan kondisi riil di wilayahnya. Saat ini, rasio belanja pegawai di Kabupaten Nagekeo mencapai 51,39 persen dari total APBD sebesar Rp665 Miliar.

“Jumlah PPPK kami mencapai 1.414 orang. Secara keuangan, sangat tidak memungkinkan untuk meneruskan kondisi ini jika harus patuh pada batas 30 persen. Jalan keluar yang paling ideal adalah pemerintah pusat mengambil alih beban belanja pegawai yang melebihi batas 30 persen tersebut,” usul Donatus.

Pemerintah Provinsi NTT berharap melalui langkah audiensi dan simulasi data yang akurat, pemerintah pusat dapat memberikan kebijakan yang adil tanpa mengorbankan stabilitas ekonomi dan sosial di daerah. (**)

Ketua Yayasan Kasih Nusa Timor Apresiasi Terobosan Stevano Adranacus dan BRIN dalam Bimtek Pemanfaatan Limbah Plastik di Kupang

Spiritnesia.com, Kupang – Ketua Yayasan Kasih Nusa Timor, Ary Kono, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Anggota DPR RI Komisi X, Stevano Rizki Adranacus, atas inisiatifnya menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) pemanfaatan limbah sampah plastik di Kota Kupang, Selasa (24/02/2026).

Demikian disampaikan kepada media ini, Ary Kono menilai kolaborasi antara tokoh muda di parlemen dengan lembaga riset nasional merupakan terobosan yang sangat dibutuhkan masyarakat Kota Kupang, khususnya dalam menjawab persoalan lingkungan yang kian kompleks.

“Kami sangat mengapresiasi komitmen Bapak Stevano Rizki Adranacus. Beliau tidak hanya berbicara tentang persoalan, tetapi menghadirkan solusi berbasis teknologi kreatif langsung kepada masyarakat. Kehadiran BRIN memberi jaminan bahwa metode pengelolaan limbah plastik yang diajarkan merupakan teknologi teruji, efektif, dan memiliki nilai ekonomis,” ujar Ary.

Menurutnya, fokus pada pengelolaan limbah plastik merupakan langkah strategis. Pasalnya, plastik menjadi salah satu jenis sampah yang paling sulit terurai, namun memiliki potensi ekonomi tinggi apabila dikelola secara tepat melalui pendekatan ekonomi sirkular (circular economy).

Ary menegaskan, melalui kegiatan Bimtek tersebut, limbah plastik di Kota Kupang tidak lagi dipandang sebagai musuh lingkungan, melainkan sebagai bahan baku kreatif yang dapat diolah menjadi produk bernilai jual.

“Yayasan Kasih Nusa Timor melihat ini sebagai peluang besar untuk pemberdayaan ekonomi komunitas dan anak muda di Nusa Tenggara Timur. Limbah bisa diubah menjadi berkat jika dikelola dengan inovasi dan pendampingan yang tepat,” tegasnya.

Lebih lanjut, pihaknya berkomitmen untuk terus melakukan edukasi kepada masyarakat, baik melalui media sosial maupun secara tatap muka, guna membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya pengelolaan sampah dan limbah plastik agar tidak menjadi persoalan bersama di lingkungan.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Stevano Rizki Adranacus dan BRIN atas inisiasi tersebut.

“Inisiatif ini adalah bukti bahwa kolaborasi antara pusat dan daerah yang didasari pada riset mampu menghadirkan perubahan nyata bagi ekosistem lingkungan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Ary.

DPRD TTU Coret Rencana Rehabilitasi Rujab Pimpinan Senilai Rp2 Miliar dari Skema Pinjaman Daerah

SPIRITNESIA.COM, KEFAMENANU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) mengambil sikap tegas dalam Rapat Kerja (Raker) perdana bersama Pemerintah Daerah (Pemda) TTU terkait rencana pengajuan pinjaman daerah tahun 2026. DPRD sepakat untuk mencoret usulan rehabilitasi Rumah Jabatan (Rujab) Pimpinan DPRD sebesar Rp2 miliar dari daftar rencana kegiatan pinjaman tersebut.

Ketua DPRD Kabupaten TTU, Kristo Efi, menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk memastikan penggunaan dana pinjaman benar-benar menyentuh aspek produktif dan mendesak. “Kami minta Pemerintah untuk melakukan kajian kembali terhadap item kegiatan dalam rencana pinjaman daerah ini,” ujar Kristo.

Menurut Kristo, kebijakan ini sejalan dengan adanya pengurangan dana transfer dari pusat yang menuntut daerah untuk lebih mandiri secara finansial. Ia menekankan agar Pemda TTU mengacu pada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah serta PP Nomor 1 Tahun 2024 mengenai Harmonisasi Kebijakan Fiskal Nasional.

Ia menambahkan bahwa DPRD juga akan menawarkan dua opsi fokus penggunaan dana yakni: 

1. Fokus Infrastruktur: Memprioritaskan pembangunan fisik yang mendesak bagi masyarakat.

2. Kombinasi Produktif (60:40): Mengalokasikan 60% anggaran untuk kegiatan yang mendatangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan 40% untuk infrastruktur pendukung.

Rencana pinjaman ini rencananya akan dimasukkan dalam siklus perencanaan Perubahan APBD TA 2026 atau R-APBD TA 2027. Namun, Kristo menegaskan bahwa DPRD masih menunggu dokumen tertulis resmi yang merinci penggunaan dana, perhitungan cicilan, serta analisis kemampuan keuangan daerah.

“Jika mayoritas fraksi setuju, prosesnya masih harus ke Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan untuk menilai apakah APBD kita sehat dan akuntabel untuk memikul pinjaman tersebut,” tambahnya.

Sebagai mitra penyelenggara pemerintahan sesuai mandat UU Nomor 23 Tahun 2014, DPRD TTU menyatakan mendukung niat baik pemerintah selama dilakukan sesuai aturan yang berlaku dan mempertimbangkan keuntungan daerah jangka panjang.

Babak Baru Praperadilan Bank NTT: Christofel Liyanto Siapkan Ahli untuk Runtuhkan Status Tersangka Kejari

SPIRITNESIA.COM, KUPANG – Kuasa hukum Komisaris Utama (Komut) BPR Christa Jaya, Christofel Liyanto, menanggapi dingin jawaban Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kota Kupang dalam sidang lanjutan praperadilan di Pengadilan Negeri Kupang, Rabu (11/02/2026). Pihak pemohon menilai argumentasi jaksa masih “normatif” dan gagal menjawab poin-poin krusial terkait penetapan tersangka.

Sidang ini merupakan upaya hukum Christofel Liyanto untuk menggugat status tersangkanya dalam kasus dugaan kredit macet Bank NTT. Tim kuasa hukum meyakini adanya cacat prosedur dalam penetapan status hukum klien mereka.

Adhitya Nasution, selaku kuasa hukum Christofel, menyatakan bahwa jawaban yang diberikan JPU adalah hal yang lumrah dalam proses hukum. Namun, ia menekankan bahwa negara memberikan ruang praperadilan justru untuk menguji apakah institusi penegak hukum telah bekerja sesuai relnya.

“Kalau jawaban jaksa saya anggap wajar sebagai bentuk pembelaan institusi. Apa yang disampaikan menurut kami normatif,” ujar Adhitya saat ditemui usai persidangan.

Meskipun JPU telah memberikan jawaban tertulis, Adhitya mencium adanya poin-poin keberatan pemohon yang belum mampu dipatahkan oleh pihak Kejaksaan. Celah inilah yang akan dieksploitasi oleh tim kuasa hukum pada agenda sidang berikutnya.

“Dari segi jawabannya memang menjawab, tetapi menurut kami masih ada beberapa hal yang belum terjawab. Nanti akan kita pertajam dan sampaikan dalam kesimpulan setelah menggali keterangan dari saksi ahli,” tegasnya.

Menyongsong agenda sidang pembuktian yang dijadwalkan pada Kamis (12/02), tim kuasa hukum mengaku telah menyiapkan seluruh dokumen yang diperlukan. Menariknya, Adhitya menegaskan tidak akan menghadirkan saksi fakta. Fokus mereka adalah membedah aspek hukum melalui saksi ahli.

“Untuk pembuktian besok kita sudah siap, semua dokumen sudah dileges. Kami tidak menghadirkan saksi fakta karena ini tidak menyentuh pokok perkara. Fokus kami sepenuhnya pada keterangan ahli,” pungkas Adhitya.

Reporter: Melky

Optimalkan Pemulihan Keuangan Negara, Kejati NTT dan BRI Perkuat Sinergi Non-Litigasi

SPIRITNESIA.COM, KUPANG – Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT) terus memperkokoh peran strategisnya sebagai mitra hukum pemerintah dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Langkah ini dipertegas melalui gelaran Focus Group Discussion (FGD) bersama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. di Aston Hotel & Convention Center Kupang, Selasa (10/2/2026).

Kegiatan ini bertujuan memantau serta mengevaluasi pelaksanaan Surat Kuasa Khusus (SKK), sekaligus mengoptimalkan bantuan hukum non-litigasi dalam penagihan kredit bermasalah.

Kepala Kejati NTT, Roch Adi Wibowo, S.H., M.H., menegaskan bahwa fungsi Jaksa Pengacara Negara (JPN) kini telah bertransformasi. Tidak hanya fokus pada penyelesaian sengketa, JPN kini memegang peran krusial dalam mitigasi risiko hukum dan pendampingan preventif.

“Kolaborasi Kejaksaan dengan BRI diarahkan pada upaya pencegahan dan optimalisasi pemulihan keuangan negara melalui mekanisme non-litigasi yang efektif, profesional, dan berprinsip tata kelola yang baik,” ujar Roch Adi Wibowo di hadapan jajaran manajemen BRI Region 17 Denpasar/Area Kupang serta seluruh Kajari se-NTT.

Dalam kesempatan yang sama, Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun) Kejati NTT, Choirun Parapat, S.H., M.H., memaparkan keberhasilan nyata dari kolaborasi ini. Sepanjang periode 2024 hingga 2025, Kejaksaan Negeri di seluruh wilayah NTT tercatat berhasil memulihkan keuangan negara sebesar Rp11.239.794.425 melalui jalur non-litigasi terhadap tagihan kredit nasabah BRI.

Sebagai bentuk penguatan operasional di lapangan, dilakukan pula penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BRI dengan lima satuan kerja, yakni Kejari Kota Kupang, Kejari Flores Timur, Kejari Manggarai, Kejari Lembata, dan Kejari Sabu Raijua.

Kejati NTT juga memberikan penghargaan kepada satuan kerja dengan performa terbaik dalam pemulihan aset melalui SKK BRI. Kejari Alor berhasil meraih peringkat pertama, disusul Kejari Kabupaten Kupang di posisi kedua, dan Kejari Flores Timur di posisi ketiga.

Melalui sinergi yang makin intensif ini, Kejati NTT menargetkan peningkatan kinerja pemulihan aset pada tahun 2026 guna memastikan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel di Bumi Flobamora.

Reporter: R. Deolindo PSS Dethan

Dukung Ketahanan Pangan, Kompi Pertanian Yonif TP 834/WM Intensifkan Perawatan 9 Hektare Jagung

SPIRITNESIA.COM, NAGEKEO – Prajurit Kompi Pertanian Yonif TP 834/Wakanga Mere (WM) terus berkomitmen memperkuat ketahanan pangan nasional. Hal ini dibuktikan dengan aksi nyata pemeliharaan dan pemupukan tanaman jagung di atas lahan seluas kurang lebih 9 hektare di wilayah Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Selasa (10/2/2026).

Kegiatan pemeliharaan ini dilakukan secara spesifik sesuai dengan usia tanaman. Untuk tanaman jagung yang telah memasuki usia 60 Hari Setelah Tanam (HST), personel melakukan penyemprotan insektisida guna mencegah serangan hama. Sementara itu, untuk tanaman yang berusia 25 HST, fokus dilakukan pada pemberian pupuk NPK dan Urea guna memacu pertumbuhan vegetatif.

WS. Danki Pertanian Yonif TP 834/WM, Letda Inf Ikrar Bhakti Islamiah, menegaskan bahwa perawatan ini merupakan kunci utama dalam mencapai hasil panen yang maksimal.

“Perawatan tanaman jagung kami lakukan secara bertahap dan berkesinambungan. Meskipun ada kendala pada beberapa titik lahan, kami tetap melakukan perbaikan dan penanaman ulang agar hasil panen ke depan lebih maksimal,” ujar Letda Ikrar dalam keterangannya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, saat ini sekitar 55 persen tanaman jagung dilaporkan tumbuh dengan baik. Sisanya masih dalam tahap perbaikan intensif karena kondisi tanah yang belum sepenuhnya optimal.

Selain untuk meningkatkan produktivitas, program ini juga menjadi wadah edukasi bagi para prajurit.

Praktek Pertanian Modern: Personel belajar teknik pengendalian hama dan pemupukan yang presisi.

Evaluasi Lahan: Melakukan penanganan khusus pada tanah yang memiliki tingkat kesuburan rendah.

Letda Ikrar berharap, melalui langkah intensif ini, Yonif TP 834/WM tidak hanya mandiri secara pangan di tingkat satuan, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi ketersediaan pangan di Nusa Tenggara Timur.

“Dengan pemupukan dan pengendalian hama yang tepat, kami berharap produksi jagung bisa meningkat, sehingga dapat berkontribusi nyata terhadap ketahanan pangan satuan dan masyarakat di wilayah ini,” pungkasnya.

Langkah ini menunjukkan keseriusan TNI AD, khususnya Yonif TP 834/WM, dalam mendampingi sektor pertanian sebagai pilar penting stabilitas wilayah.

Reporter: R. Deolindo PSS Dethan

Lebaran Segera Tiba, KAI Daop 2 Bandung Siapkan Penjulan Tiket Masa Angkutan Lebaran 2026

Bandung (Jawa Barat), 23 Januari 2026 – Masa Liburan Lebaran 2026 kian mendekat. Melalui skema pemesanan H-45, PT Kereta Api Indonesia (Persero) membuka penjualan tiket kereta api secara bertahap, sehingga masyarakat yang melakukan pemesanan pada 25 Januari 2026 sudah dapat merencanakan perjalanan untuk keberangkatan mulai 11 Maret 2026 nanti.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan kebijakan tersebut merupakan bagian dari strategi KAI dalam mengelola lonjakan mobilitas secara lebih tertib dan terencana.

“Dengan sistem H-45, pelanggan memiliki waktu yang cukup untuk menyusun rencana perjalanan. Ini juga membantu KAI dalam mendistribusikan arus penumpang agar lebih merata selama masa Angkutan Lebaran,” jelas Kuswardojo.

Penjualan tiket dilakukan secara bertahap sesuai tanggal keberangkatan. Adapun jadwal pembukaan pemesanan adalah sebagai berikut:

Pemesanan tiket pada 25 Januari 2026 untuk keberangkatan 11 Maret 2026

Pemesanan tiket pada 26 Januari 2026 untuk keberangkatan 12 Maret 2026

Pemesanan tiket pada 27 Januari 2026 untuk keberangkatan 13 Maret 2026

Pemesanan tiket pada 28 Januari 2026 untuk keberangkatan 14 Maret 2026

Pemesanan tiket pada 29 Januari 2026 untuk keberangkatan 15 Maret 2026

Pemesanan tiket pada 30 Januari 2026 untuk keberangkatan 16 Maret 2026

Pemesanan tiket pada 31 Januari 2026 untuk keberangkatan 17 Maret 2026

Pemesanan tiket pada 1 Februari 2026 untuk keberangkatan 18 Maret 2026

Pemesanan tiket pada 2 Februari 2026 untuk keberangkatan 19 Maret 2026

Pemesanan tiket pada 3 Februari 2026 untuk keberangkatan 20 Maret 2026

Pemesanan tiket pada 4 Februari 2026 untuk keberangkatan 21 Maret 2026

Pemesanan tiket pada 5 Februari 2026 untuk keberangkatan 22 Maret 2026

Pemesanan tiket pada 6 Februari 2026 untuk keberangkatan 23 Maret 2026

Pemesanan tiket pada 7 Februari 2026 untuk keberangkatan 24 Maret 2026

Pemesanan tiket pada 8 Februari 2026 untuk keberangkatan 25 Maret 2026

Pemesanan tiket pada 9 Februari 2026 untuk keberangkatan 26 Maret 2026

Pemesanan tiket pada 10 Februari 2026 untuk keberangkatan 27 Maret 2026

Pemesanan tiket pada 11 Februari 2026 untuk keberangkatan 28 Maret 2026

Pemesanan tiket pada 12 Februari 2026 untuk keberangkatan 29 Maret 2026

Pemesanan tiket pada 13 Februari 2026 untuk keberangkatan 30 Maret 2026

Pemesanan tiket pada 14 Februari 2026 untuk keberangkatan 31 Maret 2026

Pemesanan tiket pada 15 Februari 2026 untuk keberangkatan 1 April 2026

Kuswardojo juga mengimbau masyarakat untuk melakukan pembelian tiket hanya melalui kanal resmi KAI, yakni aplikasi Access by KAI, website booking.kai.id, Contact Center KAI 121, mitra penjualan resmi, serta online travel agent yang bekerja sama dengan KAI.

“Kami mengajak masyarakat untuk selalu membeli tiket melalui kanal resmi agar terhindar dari risiko penipuan maupun biaya tambahan yang tidak semestinya,” pungkas Kuswardojo.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

YWWSDC Mencapai Terobosan di Indonesia: Memajukan Permohonan Lisensi OJK dengan Perkiraan Persetujuan pada Bulan Juni

Unicorn fintech yang terdaftar di AS ini memperkenalkan “Arsitektur Kepatuhan Global” ke Asia Tenggara, mempercepat pembangunan ekosistem aset digital yang teregulasi di Indonesia dengan menyerahkan audit sistem dan dokumentasi kepatuhan bisnis yang komprehensif.

Sebagai langkah krusial dalam strategi globalisasinya, penyedia infrastruktur aset digital generasi berikutnya yang terdaftar di Amerika Serikat, YWWSDC, hari ini mengumumkan bahwa strategi pendalaman pasarnya di Indonesia telah mencapai tonggak sejarah yang signifikan. Bersamaan dengan peningkatan ganda dalam basis pengguna lokal dan aktivitas perdagangan, YWWSDC secara resmi mengonfirmasi bahwa mereka sedang bekerja sama secara aktif dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) untuk tinjauan kepatuhan, dengan lisensi operasi aset digital diperkirakan akan disetujui secara resmi pada Juni 2026.

Lokalisasi Mendalam: Membawa “Standar Global” ke Jakarta

Sejak memasuki pasar Indonesia, YWWSDC tidak menerapkan strategi “salin-tempel” yang sederhana, melainkan telah mencapai kesuksesan substansial melalui operasi yang terlokalisasi. Platform ini telah mengatasi kendala akses fiat (on/off-ramps) bagi pengguna Indonesia melalui integrasi mendalam dengan saluran pembayaran lokal. Selain itu, dengan memanfaatkan kemampuan pencocokan frekuensi tinggi dari Athena Engine, YWWSDC memberikan pengalaman tingkat institusional tanpa latensi bagi para pedagang kripto aktif di Indonesia.

“Indonesia bukan hanya sekadar pasar; ini adalah jantung ekonomi digital di Asia Tenggara,” tegas Kepala YWWSDC APAC. “Kemajuan sukses kami di Indonesia menunjukkan permintaan pasar yang kuat akan infrastruktur perdagangan yang ‘Berkinerja Tinggi + Berstandar Kepatuhan Tinggi’.”

Tonggak Kepatuhan: Berlari Menuju Lisensi OJK dengan Dokumentasi Lengkap

Menanggapi minat eksternal terhadap kemajuan kepatuhannya, YWWSDC mengungkapkan peta jalan rincinya untuk permohonan lisensi OJK. Saat ini, platform telah menyelesaikan dan menyerahkan serangkaian dokumen latar belakang dan laporan audit teknis paling kritis yang diperlukan untuk proses aplikasi, termasuk namun tidak terbatas pada:

Laporan Keamanan Sistem & Audit ISO: Menyerahkan dokumentasi arsitektur teknis lengkap mengenai Veritas Layer. Ini membuktikan kemampuan platform untuk menyediakan Bukti Cadangan Real-Time (Real-Time Proof of Reserves) melalui Merkle Trees, memenuhi persyaratan ketat OJK untuk perlindungan aset nasabah.

Kerangka Kerja APU (AML) & Kepatuhan: Berdasarkan pengalamannya dengan pendaftaran MSB FinCEN di AS, YWWSDC menyerahkan manual pengendalian internal Anti Pencucian Uang (APU/AML) dan Kenali Nasabah Anda (KYC) yang telah disesuaikan secara lokal kepada regulator Indonesia, menunjukkan bagaimana teknologi AI digunakan untuk mengidentifikasi transaksi mencurigakan dan memblokir dana ilegal.

Studi Kelayakan Bisnis: Menyerahkan rencana mendalam 3 tahun untuk pasar Indonesia, berjanji untuk mendirikan pusat operasi fisik lokal dan membina talenta fintech lokal.

Berdasarkan kemajuan tinjauan saat ini dan umpan balik positif, YWWSDC memperkirakan akan menyelesaikan semua proses persetujuan pada Bulan Juni tahun ini, dan secara resmi menjadi pedagang aset kripto yang patuh dan teregulasi di Indonesia.

Pengawalan Kepatuhan Global: Rantai Kepercayaan dari AS ke Indonesia

Permohonan kepatuhan YWWSDC di Indonesia bukanlah tindakan yang terisolasi, melainkan perpanjangan dari “Jaringan Kepatuhan Global”-nya. Pendaftaran SEC Regulation D (CIK: 0002104385) dan pendaftaran MSB FinCEN yang dimiliki platform di Amerika Serikat memberikan dukungan kredibilitas yang kuat bagi regulator Indonesia.

Kemampuan kepatuhan lintas yurisdiksi ini memungkinkan YWWSDC untuk mewujudkan visi buku putih “Financial Singularity” di Indonesia—memperkenalkan perdagangan tokenisasi Aset Dunia Nyata (RWA) kepada investor Indonesia di bawah kerangka peraturan yang ketat, memungkinkan modal lokal untuk terhubung secara aman dan legal dengan pasar keuangan global.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

PTPP Rampungkan RSUD Tarempa, Dukung Asta Cita Pemerintah Perkuat Layanan Kesehatan di Wilayah Terluar

Jakarta, 23 Januari 2026 – PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional, terus menunjukkan perannya dalam mendukung pengembangan infrastruktur strategis nasional dengan merampungkan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarempa di Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau.

Penyelesaian proyek RSUD Tarempa ini menjadi wujud nyata kontribusi PTPP dalam mendukung Asta Cita Pemerintah, khususnya dalam mendorong pemerataan layanan kesehatan hingga wilayah terluar dan perbatasan Indonesia, sejalan dengan upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat secara inklusif.

Proyek RSUD Tarempa merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC/Quick Wins) Bidang Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Dikerjakan dengan skema design and build, proyek ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp186,24 miliar (termasuk PPN 11%) dan dilaksanakan pada periode 28 Februari hingga 20 Desember 2025. Seluruh pekerjaan berhasil diselesaikan 100% tepat waktu, tepat mutu, dan tepat biaya, dengan deviasi 0%, mencerminkan kapabilitas PTPP dalam mengelola proyek strategis nasional.

Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menjelaskan bahwa pembangunan RSUD Tarempa difokuskan pada peningkatan kelas rumah sakit dari Kelas D menjadi Kelas C, serta dilengkapi dengan berbagai fasilitas medis modern, antara lain ruang operasi, ruang rawat inap dan intensif, unit radiologi, hingga cathlab. “Kehadiran RSUD Tarempa diharapkan dapat mengurangi ketergantungan rujukan pasien ke luar daerah sekaligus meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas,” ujar Joko.

Lebih lanjut, Joko menambahkan bahwa keberhasilan penyelesaian proyek di wilayah remote area dengan tantangan geografis dan logistik laut ini menegaskan peran PTPP sebagai BUMN konstruksi yang andal dalam menghadirkan infrastruktur vital. RSUD Tarempa juga tercatat sebagai proyek pertama dalam PHTC Batch 1 yang melaksanakan Berita Acara Serah Terima (BAST-1), sebagai bentuk komitmen PTPP dalam mendukung agenda pembangunan nasional yang berkelanjutan dan merata hingga ke pelosok negeri.

Dengan rampungnya RSUD Tarempa, PTPP berharap kontribusi ini dapat memperkuat upaya pemerintah dalam mewujudkan pemerataan layanan kesehatan yang berkualitas dan berkelanjutan, khususnya bagi masyarakat di wilayah terluar Indonesia.

–SELESAI–

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Kedua Jalur KA di Tigaraksa Kembali Normal, KAI Daop 1 Jakarta Pastikan Keselamatan dan Kelancaran Perjalanan Kereta Api

KAI Daop 1 Jakarta memastikan bahwa jalur kereta api di wilayah Tigaraksa yang sebelumnya terdampak longsoran dan menyebabkan kemiringan tiang Listrik Aliran Atas (LAA) ke arah rel—sehingga sejak hari Kamis (22/1) dari pukul 06.45 WIB operasional hanya dapat dilakukan melalui satu jalur secara bergantian—kini telah kembali normal. Kedua jalur tersebut dinyatakan aman untuk dilalui perjalanan kereta api.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa KAI telah meningkatkan intensitas perbaikan prasarana perkeretaapian sebagai langkah antisipatif sekaligus percepatan normalisasi jalur guna menjaga keselamatan dan kelancaran operasional perjalanan kereta api.

“Perbaikan pada jalur yang terdampak dilakukan dengan menerjunkan puluhan petugas tanggap darurat prasarana, mengoperasikan Kendaraan Perawatan Jalan Rel (KPJR), menyediakan batu kricak (ballast), serta berbagai alat dan material siaga lainnya. Selain itu, dilakukan penguatan tubuh jalan rel melalui pengisian batu, pemasangan trucuk bronjong, dan pembangunan talut untuk memastikan stabilitas lereng serta keamanan prasarana perkeretaapian. Seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan mengutamakan prosedur keselamatan kerja yang ketat, karena keselamatan merupakan prioritas utama KAI dalam setiap aktivitas operasional di lapangan,” ujar Franoto.

Selama proses penanganan dan perbaikan berlangsung, operasional perjalanan kereta api hanya dapat dilakukan melalui satu jalur. Kondisi tersebut berdampak pada keterlambatan sejumlah perjalanan kereta api Commuter Line.

Franoto menambahkan bahwa penanganan yang dilakukan secara intensif dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan berhasil memulihkan jalur KA yang terdampak pada pukul 09.00 WIB. Namun demikian, hingga siang hari KAI Daop 1 Jakarta masih melanjutkan pekerjaan pemadatan, penambahan batu kricak, serta melakukan serangkaian uji lintas dengan menggunakan kereta api barang pengangkut kricak guna memastikan keandalan jalur.

“Setelah dilakukan perbaikan secara menyeluruh dan rangkaian uji lintas kereta api, pada Jumat (23/1) pukul 13.00 WIB pekerjaan perbaikan pada satu jalur KA dinyatakan selesai dan jalur tersebut sudah dapat dilalui kembali, meskipun dengan kecepatan terbatas. Saat ini masih dilakukan tahapan penyempurnaan jalur untuk meningkatkan kecepatan menjadi normal serta memastikan seluruh standar keselamatan perjalanan kereta api terpenuhi,” jelas Franoto.

KAI memastikan pemantauan berkala akan terus dilakukan guna menjaga keandalan prasarana serta menjamin keselamatan dan kenyamanan perjalanan kereta api bagi seluruh pelanggan.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi serta mengucapkan terima kasih atas pengertian dan kesabaran pelanggan. KAI berkomitmen untuk terus menjaga keselamatan, kelancaran, dan keandalan operasional perjalanan kereta api,” tutup Franoto.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Imbauan Datang Lebih Awal, KAI Daop 1 Pastikan Perjalanan Kereta Jarak Jauh Tetap Lancar di Tengah Cuaca Ekstrem

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengimbau para pelanggan kereta api jarak jauh untuk datang lebih awal ke stasiun keberangkatan, khususnya Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen, serta stasiun-stasiun wilayah Daop 1 Jakarta seperti Bekasi, Jatinegara, Cikarang, Karawang, dan Cikampek. Imbauan ini disampaikan seiring dengan tingginya curah hujan yang berpotensi menimbulkan genangan air dan kepadatan lalu lintas pada akses menuju stasiun.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa langkah antisipatif ini bertujuan untuk memastikan pelanggan dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan tidak tertinggal kereta.

“Curah hujan yang cukup tinggi berpotensi menyebabkan genangan dan kemacetan di sejumlah titik akses menuju stasiun. Untuk itu, kami mengimbau pelanggan agar datang lebih awal guna mengantisipasi kendala perjalanan menuju stasiun,” ujar Franoto.

Dalam rangka menjaga keandalan operasional Sarana dan ketepatan waktu di tengah kondisi cuaca ekstrem, KAI Daop 1 Jakarta telah melakukan berbagai langkah antisipasi. Salah satunya dengan melakukan pengaturan dan pemindahan penyimpanan sarana kereta api jarak jauh ke Depo Cipinang, yang sebelumnya berada di Depo Jakarta Kota, guna meminimalkan potensi gangguan operasional.

Selain itu, KAI juga melakukan pemompaan air di emplasemen Stasiun Jakarta Kota dan mengalirkannya ke sungai terdekat sebagai upaya menjaga kondisi prasarana dan sarana tetap aman serta siap operasional.

“Sarana dan prasarana kereta api dalam kondisi baik berkat langkah antisipasi yang telah dilakukan. Hingga Jumat pagi, sebanyak 70 perjalanan kereta api jarak jauh dijadwalkan berangkat dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen. Sampai dengan pukul 08.00 WIB, seluruh perjalanan kereta api dapat beroperasi normal dan sesuai jadwal,” jelas Franoto.

Adapun di wilayah Jakarta Gudang dan Stasiun Jakarta Kota sempat terjadi genangan pada sebagian jalur. Namun demikian, dengan kesiapsiagaan petugas di lapangan serta langkah penanganan yang cepat, operasional perjalanan kereta api tetap berjalan aman dan tepat waktu.

KAI Daop 1 Jakarta terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi cuaca dan prasarana perkeretaapian guna memastikan pelayanan kepada pelanggan tetap optimal.

“Kami berkomitmen untuk selalu mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan pelanggan. Terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang terus menjadikan kereta api sebagai moda transportasi andalan,” tutup Franoto.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Kecelakaan di Perlintasan Menurun, Daop 4 Semarang Terus Tingkatkan Keamanan dan Keselamatan di Perlintasan Sebidang

KAI Daop 4 Semarang terus berkomitmen dalam meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api, khususnya di area perlintasan sebidang yang masih menjadi titik rawan kecelakaan. Berbagai upaya preventif dan edukatif secara konsisten dilakukan untuk mengurangi potensi kecelakaan yang melibatkan pengguna jalan raya dan perjalanan kereta api.

KAI Daop 4 Semarang terus berkomitmen dalam meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api, khususnya di area perlintasan sebidang yang masih menjadi titik rawan kecelakaan. Berbagai upaya preventif dan edukatif secara konsisten dilakukan untuk mengurangi potensi kecelakaan yang melibatkan pengguna jalan raya dan perjalanan kereta api.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menjelaskan bahwa selama periode Tahun 2025, KAI Daop 4 Semarang telah melaksanakan berbagai program peningkatan keselamatan di perlintasan sebidang.

“Salah satunya adalah sosialisasi keselamatan di lingkungan sekolah sebanyak 24 kali. Kegiatan ini ditujukan untuk menanamkan pemahaman sejak dini kepada para pelajar terkait bahaya melintas sembarangan di jalur rel, mengingat anak-anak dan remaja menjadi salah satu kelompok yang rentan karena sering bermain atau melintas di area jalur kereta api tanpa pengawasan,” kata Luqman.

Luqman melanjutkan, KAI Daop 4 Semarang juga mengintensifkan sosialisasi langsung di perlintasan sebidang sebanyak 351 kali sepanjang Tahun 2025. Kegiatan ini melibatkan petugas lapangan bersama TNI, Polri, Railfans dan Kewilayahan Setempat yang memberikan edukasi secara langsung kepada pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor, mobil, serta pejalan kaki di perlintasan sebidang resmi maupun liar.

“Tujuannya agar masyarakat lebih patuh terhadap aturan berlalu lintas dan memahami prioritas perjalanan kereta api yang telah diatur dalam Undang-Undang Lalu Lintas,” imbuhnya.

Tak hanya itu, tindakan tegas berupa penutupan atau penyempitan 21 perlintasan sebidang liar dan rawan juga telah dilakukan oleh KAI Daop 4 Semarang sepanjang Tahun 2025.

“Penutupan ini dilakukan bekerja sama dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk menutup akses ilegal yang kerap dimanfaatkan oleh warga dan berpotensi menyebabkan kecelakaan. Dengan penutupan ini, diharapkan perlintasan tidak resmi yang membahayakan dapat diminimalisir,” kata Luqman.

Upaya berkelanjutan tersebut menunjukkan hasil positif. Berdasarkan data periode Tahun 2025, angka kecelakaan di perlintasan sebidang di wilayah Daop 4 Semarang menurun signifikan sebesar 23%, yakni 20 kasus dibanding 26 kasus kecelakaan pada periode tahun 2024.

Dalam rangka meningkatkan kewaspadaan masyarakat, KAI Daop 4 Semarang juga telah memasang spanduk peringatan di berbagai titik perlintasan sebidang dan jalur rawan kecelakaan. Spanduk ini berisi himbauan dan informasi tentang pentingnya berhenti sejenak, melihat kiri-kanan, serta mendahulukan perjalanan kereta api sebagai prioritas utama sesuai ketentuan perundang-undangan. Diharapkan melalui media visual ini, kesadaran pengendara dapat terus meningkat.

“Berbagai upaya ini merupakan bagian dari komitmen KAI dalam menciptakan perjalanan kereta api yang selamat, aman, dan nyaman, sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan di perlintasan sebidang. Namun demikian, kami juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama berdisiplin dan mematuhi rambu serta aturan yang berlaku,” tutup Luqman.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

KAI Daop 7 Madiun Gandeng Taruna dan Taruni PPI, Perkuat Edukasi Keselamatan di Perlintasan Sebidang

Dalam upaya memperkuat budaya keselamatan dan menekan risiko kecelakaan lalu lintas di perlintasan sebidang, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menggandeng taruna dan taruni Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun untuk menggelar Sosialisasi Keselamatan dan Keamanan Perjalanan Kereta Api.

KAI Daop 7 Madiun Gandeng Taruna dan Taruni PPI, Perkuat Edukasi Keselamatan di Perlintasan Sebidang

Dalam upaya memperkuat budaya keselamatan dan menekan risiko kecelakaan lalu lintas di perlintasan sebidang, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menggandeng taruna dan taruni Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun untuk menggelar Sosialisasi Keselamatan dan Keamanan Perjalanan Kereta Api.

Kegiatan edukatif tersebut dilaksanakan di tiga titik perlintasan sebidang di Kota Madiun, yakni JPL 01, JPL 138, dan JPL 136, dengan menyasar langsung para pengguna jalan raya yang melintas di jalur kereta api.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah proaktif perusahaan dalam menumbuhkan kesadaran publik akan pentingnya keselamatan di perlintasan sebidang, yang masih menjadi titik rawan kecelakaan.

“Keselamatan perjalanan kereta api tidak hanya bergantung pada sarana dan prasarana, tetapi juga pada kedisiplinan pengguna jalan. Melalui sosialisasi ini, kami mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan patuh terhadap aturan saat melintasi rel kereta api,” ujar Tohari, Jumat (23/1/2026).

Dalam sosialisasi tersebut, petugas KAI bersama taruna dan taruni PPI menggunakan spanduk, poster edukatif, serta pengeras suara untuk mengingatkan masyarakat agar selalu berhenti, melihat kanan-kiri, dan memastikan kondisi aman sebelum melintas, baik di perlintasan yang dijaga maupun tidak dijaga.

Tohari menegaskan, rendahnya kepatuhan terhadap rambu dan aturan lalu lintas di perlintasan sebidang masih menjadi faktor dominan penyebab kecelakaan. Padahal, ketentuan hukum telah mengatur secara tegas kewajiban pengguna jalan.

Sebagaimana diatur dalam Pasal 114 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pengemudi kendaraan wajib berhenti ketika sinyal berbunyi atau palang pintu mulai ditutup, mendahulukan perjalanan kereta api, serta memberikan hak utama kepada kendaraan yang lebih dahulu melintas rel.

“Kita harus memahami bahwa kereta api melaju dengan kecepatan tinggi dan memiliki jarak pengereman yang panjang. Karena itu, kesabaran pengguna jalan untuk berhenti sejenak adalah kunci keselamatan bersama,” tegas Tohari.

KAI Daop 7 Madiun berharap melalui kegiatan ini masyarakat semakin disiplin dan bertanggung jawab dalam berlalu lintas, khususnya di perlintasan sebidang. Kepatuhan terhadap rambu dan aturan bukan hanya kewajiban hukum, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

“Keselamatan di perlintasan sebidang adalah tanggung jawab bersama. Dengan disiplin, kesadaran, dan saling menghargai, kita dapat menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan bebas dari insiden,” tutup Tohari.

Salam,

PT KAI Daop 7 Madiun

Manager Humas

Tohari

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Kabar Gembira Bagi Masyarakat, KAI Akan Buka Pemesanan Tiket Lebaran, Catat Jadwalnya Agar Tidak Kehabisan

Masa Liburan Lebaran 2026 kian mendekat. Melalui skema pemesanan H-45, PT Kereta Api Indonesia (Persero) membuka penjualan tiket kereta api secara bertahap, sehingga masyarakat yang melakukan pemesanan pada 25 Januari 2026 sudah dapat merencanakan perjalanan untuk keberangkatan mulai 11 Maret 2026.

Kabar Gembira Bagi Masyarakat, KAI Akan Buka Pemesanan Tiket Lebaran, Catat Jadwalnya Agar Tidak Kehabisan

Masa Liburan Lebaran 2026 kian mendekat. Melalui skema pemesanan H-45, PT Kereta Api Indonesia (Persero) membuka penjualan tiket kereta api secara bertahap, sehingga masyarakat yang melakukan pemesanan pada 25 Januari 2026 sudah dapat merencanakan perjalanan untuk keberangkatan mulai 11 Maret 2026.

Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan kebijakan tersebut merupakan bagian dari strategi KAI dalam mengelola lonjakan mobilitas secara lebih tertib dan terencana.

“Dengan sistem H-45, pelanggan memiliki waktu yang cukup untuk menyusun rencana perjalanan. Ini juga membantu KAI dalam mendistribusikan arus penumpang agar lebih merata selama masa Angkutan Lebaran,” ujar Tohari.

Penjualan tiket dilakukan secara bertahap sesuai tanggal keberangkatan. Adapun jadwal pembukaan pemesanan adalah sebagai berikut:

• Pemesanan tiket pada 25 Januari 2026 untuk keberangkatan 11 Maret 2026

• Pemesanan tiket pada 26 Januari 2026 untuk keberangkatan 12 Maret 2026

• Pemesanan tiket pada 27 Januari 2026 untuk keberangkatan 13 Maret 2026

• Pemesanan tiket pada 28 Januari 2026 untuk keberangkatan 14 Maret 2026

• Pemesanan tiket pada 29 Januari 2026 untuk keberangkatan 15 Maret 2026

• Pemesanan tiket pada 30 Januari 2026 untuk keberangkatan 16 Maret 2026

• Pemesanan tiket pada 31 Januari 2026 untuk keberangkatan 17 Maret 2026

• Pemesanan tiket pada 1 Februari 2026 untuk keberangkatan 18 Maret 2026

• Pemesanan tiket pada 2 Februari 2026 untuk keberangkatan 19 Maret 2026

• Pemesanan tiket pada 3 Februari 2026 untuk keberangkatan 20 Maret 2026

• Pemesanan tiket pada 4 Februari 2026 untuk keberangkatan 21 Maret 2026

• Pemesanan tiket pada 5 Februari 2026 untuk keberangkatan 22 Maret 2026

• Pemesanan tiket pada 6 Februari 2026 untuk keberangkatan 23 Maret 2026

• Pemesanan tiket pada 7 Februari 2026 untuk keberangkatan 24 Maret 2026

• Pemesanan tiket pada 8 Februari 2026 untuk keberangkatan 25 Maret 2026

• Pemesanan tiket pada 9 Februari 2026 untuk keberangkatan 26 Maret 2026

• Pemesanan tiket pada 10 Februari 2026 untuk keberangkatan 27 Maret 2026

• Pemesanan tiket pada 11 Februari 2026 untuk keberangkatan 28 Maret 2026

• Pemesanan tiket pada 12 Februari 2026 untuk keberangkatan 29 Maret 2026

• Pemesanan tiket pada 13 Februari 2026 untuk keberangkatan 30 Maret 2026

• Pemesanan tiket pada 14 Februari 2026 untuk keberangkatan 31 Maret 2026

• Pemesanan tiket pada 15 Februari 2026 untuk keberangkatan 1 April 2026

Saat ini di wilayah Daop 7 Madiun telah beroperasi sebanyak 60 perjalanan KA Jarak Jauh (KAJJ) baik keberangkatan awal maupun yang melintasi wilayah Daop 7 Madiun serta 10 perjalanan KA Bandara, diharapkan dapat mengakomodir kebutuhan masyarakat dalam mobilisasi untuk momen Lebaran 2026.

Berikut jadwal KAJJ keberangkatan awal dari wilayah Daop 7 Madiun:

1. KA Madiun Jaya, relasi Madiun – Pasarsenen, berangkat pukul 07.55 WIB

2. KA Singasari, relasi Blitar – Pasarsenen, berangkat pukul 16.40 WIB

3. KA Brantas, relasi Blitar – Pasarsenen, berangkat pukul 12.55 WIB

4. KA Bangunkarta, relasi Jombang – Pasarsenen, berangkat pukul 06.55 WIB

5. KA Kahuripan, relasi Blitar – Kiaracondong, berangkat pukul 17.10 WI

Tohari mengimbau masyarakat untuk melakukan pembelian tiket hanya melalui kanal resmi KAI, yakni aplikasi Access by KAI, website booking.kai.id, Contact Center KAI 121, mitra penjualan resmi, serta online travel agent yang bekerja sama dengan KAI.

“Kami mengajak masyarakat untuk selalu membeli tiket melalui kanal resmi agar terhindar dari risiko penipuan maupun biaya tambahan yang tidak semestinya,” tutup Tohari.

Masyarakat yang membutuhkan informasi terkait perjalanan dan pelayanan KA dapat menghubungi Contact Center KAI melalui telepon 121, WhatsApp 081-122-233-121, email cs@kai.id, atau media sosial @KAI121.

Salam,

PT KAI Daop 7 Madiun

Manager Humas

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Kelangkaan Chip Memori Global Kian Parah, Permintaan AI Tekan Pasokan hingga 2026

Micron Technology menyatakan bahwa kelangkaan chip memori global kini memasuki fase yang semakin parah dan bahkan bersifat “belum pernah terjadi sebelumnya.” Kondisi ini dipicu oleh lonjakan permintaan memori berperforma tinggi, khususnya high-bandwidth memory (HBM), yang menjadi komponen krusial dalam infrastruktur kecerdasan buatan (AI). Permintaan dari sektor AI menyerap kapasitas industri memori secara masif, sehingga menimbulkan kekurangan pasokan bagi segmen tradisional seperti smartphone dan komputer pribadi (PC).

Dalam pernyataannya, Micron menegaskan tekanan pasokan tersebut diperkirakan akan berlanjut setidaknya hingga setelah 2026. Antrean panjang dari produsen perangkat yang berlomba mengamankan pasokan chip memori menjadi indikasi bahwa ketidakseimbangan antara permintaan dan suplai masih akan berlangsung dalam jangka menengah. Fokus industri pada pemenuhan kebutuhan akselerator AI membuat kapasitas produksi yang tersedia bagi produk konsumen semakin terbatas.

Dampak dari kondisi ini mulai terasa di berbagai lini industri teknologi. Sejumlah produsen smartphone dilaporkan memangkas target pengiriman karena kenaikan biaya memori, sementara produsen PC juga memperingatkan potensi gangguan pasokan yang dapat memengaruhi harga dan ketersediaan produk di pasar. Situasi tersebut berpotensi menekan margin keuntungan produsen perangkat sekaligus mendorong kenaikan harga bagi konsumen akhir.

Untuk mengatasi keterbatasan pasokan, Micron mengambil langkah strategis dengan memprioritaskan pelanggan utama di sektor AI, termasuk perusahaan seperti Nvidia. Bahkan, Micron memutuskan untuk menghentikan bisnis memori konsumen bermerek Crucial, guna mengalihkan kapasitas produksi ke segmen yang dinilai memiliki nilai strategis lebih tinggi. Langkah ini mencerminkan perubahan fokus industri memori yang kini semakin terpusat pada kebutuhan AI dan pusat data.

Di sisi ekspansi, Micron mempercepat investasi besar-besaran untuk meningkatkan kapasitas manufaktur. Perusahaan mengumumkan proyek investasi senilai US$100 miliar di New York, serta mengakuisisi fasilitas manufaktur di Taiwan. Ekspansi ini bertujuan memperluas kapasitas DRAM dan memastikan pasokan memori berperforma tinggi dapat memenuhi permintaan AI yang terus melonjak. Namun, pembangunan fasilitas baru membutuhkan waktu, sehingga tekanan pasokan diperkirakan belum akan mereda dalam waktu dekat.

Bagi pasar keuangan, kondisi ini menjadi faktor penting yang memengaruhi kinerja saham-saham sektor semikonduktor, khususnya emiten memori dan perusahaan yang terlibat dalam rantai pasok AI. Investor mencermati bagaimana kelangkaan chip dapat berdampak pada pendapatan, margin, serta strategi jangka panjang perusahaan teknologi global.

Bagi investor Indonesia yang ingin memantau perkembangan sektor teknologi global, pergerakan saham Amerika Serikat, aset kripto, dan emas digital dapat diakses melalui aplikasi Nanovest. Platform ini memungkinkan investor mengikuti dinamika pasar global secara real-time dalam satu aplikasi yang praktis.

Jika kamu tertarik untuk mulai berinvestasi di saham global maupun aset kripto, Nanovest dapat menjadi pilihan yang aman dan tepercaya. Nanovest merupakan aplikasi investasi saham dan kripto yang terdaftar dan berlisensi resmi sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selain itu, aset pengguna juga mendapatkan perlindungan dari risiko cybercrime melalui Asuransi Sinarmas, memberikan rasa aman bagi investor pemula maupun berpengalaman.

Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui www.nanovest.io. Aplikasi Nanovest juga tersedia di Play Store dan App Store, membantu investor menjelajahi peluang investasi di tengah transformasi industri teknologi global yang terus berkembang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Komitmen JTT Hadirkan Layanan Optimal melalui Pemeliharaan Jalan Tol Berkelanjutan

Bekasi (22/01) – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) terus memperkuat komitmennya dalam menjaga infrastruktur jalan tol tetap optimal melalui pelaksanaan pemeliharaan jalan tol secara berkelanjutan di seluruh ruas Trans Jawa. Upaya ini merupakan bagian dari tanggung jawab JTT dalam menghadirkan layanan jalan tol yang aman, nyaman, dan andal bagi pengguna jalan.

VP Corporate Secretary & Legal JTT, Ria Marlinda Paallo, menegaskan bahwa pemeliharaan jalan tol dilaksanakan secara rutin dan terencana sebagai wujud komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas layanan. “Kegiatan pemeliharaan mencakup penanganan lubang jalan, perbaikan perkerasan, serta pemeliharaan fasilitas keselamatan jalan. Melalui pelaksanaan yang konsisten dan berkelanjutan, kami memastikan infrastruktur jalan tol tetap dalam kondisi optimal sehingga pengguna jalan dapat berkendara dengan aman dan nyaman,” ujar Ria.

Dalam pelaksanaan pemeliharaan jalan tol, JTT menjalankan kegiatan secara rutin dan terukur dengan mengacu pada Standar Pelayanan Minimal (SPM) Jalan Tol serta ketentuan Service Level Agreement (SLA) dalam kontrak manajemen. Inspeksi kondisi jalan dilakukan setiap hari melalui mekanisme self assessment oleh petugas di lapangan, sehingga potensi gangguan kondisi jalan dapat teridentifikasi sejak dini dan segera ditindaklanjuti sesuai indikator pelayanan yang berlaku.

Khusus untuk seluruh jenis gangguan berupa jalan berlubang, penanganan dilakukan secara prioritas dengan batas waktu maksimal 2×24 jam sejak temuan di lapangan atau diterimanya atensi masyarakat, sesuai ketentuan Standar Pelayanan Minimal Jalan Tol. Sementara itu, untuk jenis gangguan kondisi jalan lainnya, penanganan dilakukan berdasarkan indikator teknis serta waktu toleransi pemenuhan masing-masing sesuai standar yang berlaku.

Sebagai bagian dari komitmen tersebut, JTT memastikan setiap atensi masyarakat maupun temuan di lapangan terkait gangguan kondisi jalan ditindaklanjuti secara cepat dan terukur. Salah satu contohnya, pada 4 Januari 2026 telah dilaksanakan pekerjaan perbaikan lubang di KM 15+070 arah Jakarta lajur 1 Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek melalui metode patching tipe 1 (permanen). Saat ini, kondisi jalan tersebut telah kembali dapat dilalui dengan aman oleh pengguna jalan.

Selain itu, JTT Group juga terus mengoptimalkan kesiapsiagaan tim lapangan sebagai respons terhadap kondisi cuaca yang kurang mendukung, khususnya curah hujan yang tinggi. Pada salah satu ruas favorit di Jawa Tengah, Ruas Jalan Tol Batang-Semarang yang dikelola oleh PT Jasamarga Semarang Batang, telah dilaksanakan sejumlah kegiatan pemeliharaan jalan berupa penanganan perkerasan dan perbaikan kondisi jalan pada rentang KM 354 hingga KM 358, guna menjaga kualitas infrastruktur tetap terjaga dalam dinamika kondisi cuaca.

Dengan mempertimbangkan potensi curah hujan yang masih tinggi, JTT Group terus melakukan pemantauan lanjutan terhadap hasil perbaikan yang telah dilakukan serta menyiapkan langkah-langkah antisipatif agar kualitas layanan jalan tol tetap terjaga secara berkelanjutan.

Melalui penerapan inspeksi rutin, kepatuhan terhadap regulasi, serta penanganan prioritas terhadap lubang jalan, JTT menegaskan bahwa pemeliharaan jalan tol merupakan wujud komitmen berkelanjutan untuk menjaga infrastruktur tetap optimal sekaligus menghadirkan perjalanan yang aman dan nyaman bagi masyarakat di seluruh ruas Trans Jawa.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Kedutaan Besar India Dorong Kolaborasi AI Inklusif India–Indonesia melalui AI Pre-Summit 2026

JAKARTA — Kedutaan Besar India di Jakarta, bekerja sama dengan MicroSave Consulting (MSC), India Indonesia Chamber of Commerce (IndCham), serta Women Entrepreneurship Platform (WEP) di bawah NITI Aayog, menyelenggarakan acara resmi Pra-KTT AI Impact Summit 2026 bertajuk People, Planet, Progress: Dialog India–Indonesia tentang AI Inklusif di Le Meridien Jakarta, Rabu (21/01/2026).

Forum ini mempertemukan pejabat pemerintah senior, pemimpin industri, mitra pembangunan global, serta pakar teknologi dari India dan Indonesia untuk memperdalam kerja sama dalam pengembangan kecerdasan buatan yang bertanggung jawab, berpusat pada manusia, dan berlandaskan tata kelola etis.

Memperkuat Kemitraan AI untuk Kepentingan Publik

Dalam sambutan pembuka, Duta Besar India untuk Indonesia menegaskan peran strategis kecerdasan buatan dalam mendorong kemaslahatan sosial dan pembangunan berkelanjutan.

“Kecerdasan buatan memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas layanan publik, memperluas inklusi keuangan, serta memperkuat sistem perlindungan sosial berbasis kebutuhan. Tantangan kita bersama adalah memastikan bahwa AI benar-benar melayani masyarakat,” ujar Duta Besar India.

Indonesia dan India saat ini bekerja sama erat, termasuk melalui peran Indonesia sebagai negara ketua bersama dalam kelompok kerja AI untuk Pertumbuhan Ekonomi dan Kemaslahatan Sosial. Dialog di Jakarta ini menjadi pondasi penting menuju AI Impact Summit 2026 yang akan diselenggarakan di New Delhi pada 19 hingga 20 Februari 2026 di bawah koordinasi Kementerian Elektronika dan Teknologi Informasi India.

Pertumbuhan Ekonomi Digital sebagai Peluang Bersama

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Indonesia (Komdigi), Nezar Patria, menyoroti besarnya peluang yang muncul dari pertumbuhan ekonomi digital kedua negara.

“Ekonomi digital Indonesia diproyeksikan mencapai sekitar 330 miliar dolar AS pada 2030, sementara ekonomi digital India berada pada jalur menuju 1 triliun dolar AS. Pertumbuhan paralel ini membuka peluang strategis untuk memanfaatkan AI dalam menjawab tantangan publik, mulai dari inklusi keuangan hingga ketahanan iklim,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan komitmen terhadap konsep Sovereign AI di tengah dinamika geopolitik global.

“Kemampuan negara untuk membangun, mengatur, dan menerapkan AI dengan memanfaatkan data, talenta, dan infrastrukturnya sendiri merupakan kunci dalam menjaga kedaulatan digital,” tambahnya.

Rantai Pasok Teknologi dan Semikonduktor yang Tangguh

Diskusi juga menyoroti pentingnya pendekatan menyeluruh terhadap pengembangan AI, termasuk aspek perangkat keras dan rantai pasok semikonduktor.

“Indonesia dengan kekayaan sumber daya mineralnya, dan India dengan misi semikonduktornya yang ambisius, berada pada posisi yang unik untuk membangun rantai pasok teknologi yang terintegrasi dan tangguh,” kata Nezar.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi ini penting agar negara-negara Global South tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga produsen dan inovator teknologi dasar abad ke-21.

AI Impact Summit 2026 Fokus pada Dampak Nyata

Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, menegaskan bahwa AI Impact Summit 2026 di India akan menempatkan dampak nyata sebagai fokus utama.

“Forum ini tidak hanya akan membahas bagaimana memanfaatkan AI, tetapi bagaimana AI dapat secara konkret meningkatkan kualitas hidup dan menjembatani kesenjangan sosial dan ekonomi. Tantangan terbesar pengembangan AI saat ini adalah memastikan inklusivitas,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa posisi India sebagai representasi Global South memungkinkan terjadinya pembelajaran multidimensi antarnegara, termasuk dari pengalaman Indonesia.

Peran Industri dan Inovasi dalam Mendorong Inklusivitas

President Director dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menekankan pentingnya kolaborasi lintas industri dalam menerjemahkan visi kebijakan AI menjadi dampak ekonomi yang nyata.

“Interoperabilitas sistem AI, kemitraan bisnis India dan Indonesia, serta penguatan ekosistem startup dan UMKM merupakan fondasi agar AI tidak berhenti pada inovasi teknologi, tetapi benar-benar mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berdaya saing,” ujarnya.

Sementara itu, Programme Director dan Mission Director Women Entrepreneurship Platform, Anna Roy, menyoroti komitmen India dalam mendorong inovasi AI yang dipimpin oleh perempuan.

“Ekosistem AI yang inklusif harus menjamin akses yang setara terhadap keterampilan, perangkat, dan peluang bagi perempuan serta inovator muda di kawasan,” katanya.

Memperkuat Kerja Sama Selatan–Selatan

Acara ini juga menghadirkan diskusi panel strategis yang melibatkan pembuat kebijakan, sektor swasta, lembaga filantropi, dan organisasi pembangunan multilateral. Panel membahas penguatan kerja sama Selatan–Selatan, interoperabilitas data, digital public goods, serta peran AI dalam pemberdayaan tenaga kerja dan UMKM.

Direktur Infrastruktur, Ekosistem, dan Keamanan Digital Kementerian PPN Bappenas, Andianto Haryoko, menegaskan bahwa AI dan transformasi digital merupakan pilar penting pembangunan jangka menengah dan panjang Indonesia.

“AI harus mendorong transformasi ekonomi dan memperkuat layanan publik, dengan memastikan manfaatnya dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk perempuan, pekerja informal, dan UMKM,” ujarnya.

Komitmen Bersama pada AI Berpusat pada Manusia

Acara ditutup dengan sambutan penutup dari Grace Retnowati, Partner dan Country Head MSC Southeast Asia, yang menegaskan komitmen MSC dalam mendorong pengembangan AI yang berpusat pada manusia di kawasan Asia Tenggara.

“Nilai sejati AI terletak pada kemampuannya menjunjung martabat manusia, memperluas kesempatan, dan memberdayakan komunitas. Kami akan terus berkolaborasi dengan pemerintah dan industri untuk memastikan sistem AI dirancang secara bertanggung jawab dan dapat diakses secara luas,” katanya.

Melalui AI Pre-Summit 2026 ini, India dan Indonesia menegaskan kembali komitmen bersama untuk membangun ekosistem kecerdasan buatan yang inklusif, etis, dan berdampak nyata, sejalan dengan aspirasi negara-negara Global South dan prinsip people, planet, dan progress.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES