Ahli Waris Tiluata Menyebut Tidak Pernah Menjual Tanah Kepada Pengusaha Thomas Thiodorus

SPIRITNESIA.COM, Keluarga ahli waris almarhum Welhelmus Tiluata menyebut tidak pernah menjual tanah atau memberikan pelepasan HAK kepada siapapun. Dan membantah pengusaha Thomas Thiodorus yang mengklaim bahwa tanah yang mereka sebut dalam Somasi pada 13 Agustus 2025 itu Milik Thomas itu tidak benar.

Hal ini disampaikan istri almarhum Welhelmus Tiluata, Sarah Pooroe kepada tim media ini saat di temui di kediamannya pada, Sabtu, 11/04/2026.

“Dari sejak almarhum Welhelmus Tiluata masih hidup, setahu saya (Sarah Pooroe, red), suami saya tidak pernah menjual atau memberikan pelepasan HAK kepada siapapun. Sehingga Somasi pada 13 Agustus lalu yang mengklaim bahwa itu milik mereka (Thomas Thiodorus, red) itu tidak benar,” beber istri almarhum Welhelmus Tiluata, Sarah Pooroe.

Ia menegaskan bahwa, somasi yang dilakukan oleh kuasa hukum Thomas, pada Agustus 2025 lalu dan mengklaim kalau lahan dari sebagian ini adalah miliknya bahkan katanya sudah bersertifikat itu adalah pembohong besar.

“Kami menempati tempat ini dari sejak sejak tahun 1985. Dan kami memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM) dengan Nomor 298 atas nama almarhum Welhelmus Tiluata. Karena kita punya tanah tidak pernah dijual kepada siapapun,” tegasnya.

Lebih lanjut, pihak keluarga juga menegaskan bahwa tidak pernah terjadi proses jual beli ataupun pelepasan hak atas tanah tersebut.

“Kami sangat terkejut dan heran. Tidak pernah ada proses jual beli, tetapi tiba-tiba tanah kami diklaim dan sudah ada sertifikat atas nama pihak lain,” katanya.

Ia juga mempertanyakan kinerja dari pihak Pertahanan kota Kupang atas sertifikat ganda yang diperoleh pengusaha Thomas Thiodorus.

“Bagaimana Pengusaha itu mendapatkan sertifikat hak milik, sementara kami keluarga besar Tiluata tidak pernah menjual bahkan memberikan pelepasan HAK kepada siapapun,” ujarnya.

Sementara itu, Kuasa Hukum Thomas Thiodorus, George Dieter Nakmofa, SH., MH ketika dihubungi media berjanji akan memberikan keterangan pada keesokan harinya. Ia mengaku masih dalam perjalanan ke suatu tempat

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *