SPIRITNESIA.COM, KUPANG – Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, memimpin langsung Apel Kendaraan Dinas lingkup Pemerintah Provinsi NTT yang digelar di Halaman GOR Flobamora Kupang, Rabu (1/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, Wagub menegaskan agar pemerintah daerah menjadi teladan (role model) dalam tertib administrasi dan kepatuhan pajak.
Dalam arahannya, Johni menekankan bahwa pengelolaan aset daerah bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah strategis untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurutnya, Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) merupakan tulang punggung pembiayaan infrastruktur dan pelayanan publik di NTT.
“Pengelolaan kendaraan dinas harus dilakukan secara tertib dan sesuai peraturan. Tidak boleh ada kendaraan dinas yang tidak patuh administrasi. Pemerintah harus menjadi contoh bagi masyarakat,” tegas Wagub Johni di hadapan para ASN.
Berdasarkan laporan Plt. Kepala Badan Pendapatan dan Aset Daerah (BPAD) NTT, Johni Ataupah, apel ini diikuti oleh 71 unit kendaraan dari total 354 unit yang tersebar di 22 kabupaten/kota. Kendaraan yang tidak hadir dilaporkan sedang dalam masa penugasan di daerah.
Selain soal pajak, Wagub juga menyoroti pentingnya efisiensi anggaran di tengah situasi ekonomi yang belum stabil. Ia menginstruksikan pengurangan perjalanan dinas dan mendorong budaya hidup hemat di lingkungan kerja.
“Penggunaan kendaraan dinas harus benar-benar untuk kepentingan pelayanan masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi,” tambahnya.
Usai apel, Wagub Johni didampingi sejumlah pejabat melakukan pemeriksaan fisik kendaraan dan dokumen administrasi. Aksi nyata dilakukan dengan menempelkan stiker peringatan pada kendaraan dinas yang kedapatan belum melunasi kewajiban pajaknya.
Langkah ini diambil sebagai bentuk sanksi sosial sekaligus pengingat bagi setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bertanggung jawab atas aset yang dikelola. Johni juga mendorong percepatan digitalisasi sistem pembayaran pajak agar masyarakat dan instansi pemerintah lebih mudah dalam memenuhi kewajiban mereka.
Turut hadir dalam kegiatan ini perwakilan PT Jasa Raharja NTT, Dinas Perhubungan, BKEUDA, serta jajaran Kepala Biro Setda Provinsi NTT. Selain pemeriksaan kendaraan, acara ditutup dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi ASN dan kehadiran Samsat Keliling untuk memfasilitasi pembayaran pajak di lokasi. (Melky)

