Pertumbuhan Kripto Tinggi, Apakah Investor Indonesia Sudah Aman?

Jakarta, 22 Januari 2026 – Ramainya kripto belakangan ini menempatkan aspek keamanan dan perlindungan investor kembali ke pusat perhatian. Di tengah pertumbuhan adopsi yang cepat, penguatan regulasi dan literasi dinilai penting agar ekosistem berkembang secara sehat dan inklusif.

Riset Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) mengungkapkan bahwa mayoritas investor kripto di Indonesia memiliki tingkat pendapatan yang relatif terbatas. 

Dari 1.225 responden survei, sebanyak 1.093 investor tercatat memiliki pendapatan bulanan di bawah Rp8 juta, sementara hanya 132 responden yang berpenghasilan di atas angka tersebut. Dari sisi demografi, sebagian besar investor berusia di bawah 35 tahun dan mayoritas merupakan lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA). Temuan ini menunjukkan bahwa adopsi kripto di Indonesia banyak digerakkan oleh kelompok usia produktif awal yang secara finansial belum memiliki bantalan ekonomi yang kuat.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat nilai transaksi aset kripto di Indonesia sepanjang tahun 2025 mencapai Rp482,23 triliun. Jumlah investor juga terus meningkat, dengan total 19,56 juta investor hingga November 2025, naik dari 19,08 juta investor pada Oktober 2025. Data tersebut mempertegas bahwa kripto telah berkembang menjadi fenomena besar dalam sistem keuangan nasional, bahkan menempatkan Indonesia dalam jajaran 10 besar negara dengan adopsi kripto tercepat di dunia.

LPEM FEB UI dalam riset berjudul “Kontribusi Ekonomi Kripto terhadap Perekonomian Indonesia” menekankan bahwa potensi pertumbuhan aset kripto perlu dibarengi kebijakan strategis agar ekosistemnya tetap sehat dan berkelanjutan. Peralihan status kripto dari komoditas menjadi aset keuangan digital melalui Peraturan OJK Nomor 27 Tahun 2024 dinilai memperkuat posisi kripto dalam sistem keuangan, namun sekaligus meningkatkan risiko apabila tidak diiringi praktik pasar yang sehat, termasuk pengawasan terhadap platform ilegal dan perlindungan investor.

Kuatkan Perlindungan Konsumen Kripto

CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menilai temuan ini menegaskan bahwa perlindungan investor harus menjadi fokus utama, terutama karena mayoritas investor datang dari kelompok yang ruang amannya terbatas.

“Ketika mayoritas investor kripto berpenghasilan di bawah Rp8 juta dan didominasi usia produktif awal, kita tidak bisa memandang kripto hanya dari sisi tren atau keuntungan sesaat. Tantangan utamanya adalah memastikan mereka punya pemahaman yang cukup, akses ke platform legal, dan perlindungan yang kuat,” ujar Calvin.

Ia menambahkan, peralihan pengawasan aset kripto ke OJK perlu dimaknai sebagai momentum memperkuat praktik pasar yang sehat. “Peraturan OJK Nomor 27 Tahun 2024 adalah langkah penting karena menegaskan kripto sebagai aset keuangan digital. Namun, transisi ini harus diikuti dengan penguatan pengawasan, penindakan platform ilegal, serta standar perlindungan konsumen yang makin ketat agar ekosistemnya bertumbuh dengan cara yang benar,” kata Calvin.

Di sisi lain, riset LPEM FEB UI juga mencatat kuatnya pengaruh media sosial dalam membentuk persepsi investor kripto. Kanal seperti Twitter, Telegram, dan Discord disebut sangat mempengaruhi keputusan investasi sebesar 57,89%, disusul oleh influencer dan YouTuber kripto sebesar 30,77%. 

Kondisi ini memperkuat urgensi peningkatan literasi keuangan digital serta peninjauan ulang aturan periklanan kripto agar tidak menyesatkan masyarakat, terutama investor pemula. “Di era ketika informasi bergerak cepat di media sosial, literasi menjadi benteng pertama. Edukasi tidak boleh kalah cepat dari promosi, dan platform legal harus aktif membangun pemahaman yang seimbang tentang risiko dan kehati-hatian,” ujar Calvin.

Tantangan Perkembangan Industri Kripto

Tantangan lain yang disoroti adalah masih maraknya aktivitas di platform ilegal. Meski investor di platform legal tercatat lebih aktif dengan rata-rata 60 transaksi per tahun senilai Rp55 juta, transaksi di platform ilegal justru mencatat nilai jual beli lebih besar, mencapai rata-rata Rp88,7 juta per tahun. Akibatnya, potensi penerimaan pajak yang hilang diperkirakan mencapai Rp1,1–1,7 triliun per tahun. Kondisi ini dinilai tidak hanya merugikan negara, tetapi juga melemahkan ekosistem kripto yang legal dan terpercaya.

Calvin menekankan bahwa upaya memberantas platform ilegal perlu dibarengi penguatan literasi dan kolaborasi multipihak agar manfaat kripto tidak berubah menjadi risiko sosial. 

“Kita perlu ekosistem yang aman dan inklusif, karena kripto punya potensi mendorong inklusi keuangan, terutama bagi masyarakat bermodal kecil. Tapi tanpa literasi yang memadai, perlindungan data, dan penegakan terhadap pihak ilegal, kelompok yang paling rentan justru bisa menjadi pihak yang paling terdampak,” tutur Calvin.

Menurutnya, kolaborasi antara regulator, industri, komunitas, dan akademisi menjadi kunci agar perdagangan aset kripto dapat memperkuat ekonomi digital Indonesia secara aman dan berkelanjutan.

 “Kunci pertumbuhan yang sehat adalah kolaborasi. Regulator memastikan rambu dan penegakan, industri memastikan kepatuhan dan perlindungan pengguna, komunitas memperluas edukasi, dan akademisi menyediakan riset sebagai dasar kebijakan. Kalau ini berjalan bersama, kripto bisa memberi manfaat ekonomi tanpa mengorbankan keamanan investor,” pungkas CEO Tokocrypto.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dari Desa untuk Iklim, SUCOFINDO Hadirkan Pelatihan Digital Marketing untuk Perkuat Desa ProKlim

Palembang — Upaya memperkuat ketahanan desa terhadap perubahan iklim terus dilakukan melalui kolaborasi multipihak. PT SUCOFINDO (PERSERO) bersama United Nations Office for Project Services (UNOPS) dan Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) menghadirkan Program Penguatan Aksi Iklim dan Mata Pencaharian Berbasis Desa. Program ini dirancang untuk membantu masyarakat desa beradaptasi terhadap tantangan iklim sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi berbasis potensi lokal.

Salah satu bentuk nyata dari program tersebut diwujudkan melalui pelatihan digital marketing yang diikuti oleh perwakilan dari 100 desa dampingan Program Kampung Iklim (ProKlim) di Provinsi Sumatera Selatan. Pelatihan ini membekali pelaku usaha desa dan UMKM dengan keterampilan praktis, mulai dari membangun identitas merek, teknik fotografi produk sederhana, hingga pemanfaatan marketplace dan media sosial seperti Instagram dan TikTok agar produk desa dapat menjangkau pasar yang lebih luas.

Kepala PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Palembang, Andhies Arman, menyampaikan bahwa pelatihan ini disusun agar mudah dipahami dan langsung dapat diterapkan oleh masyarakat desa. Peserta diajak memahami dasar-dasar branding, cara menata dan memotret produk menggunakan perangkat yang tersedia, menyusun konten promosi yang menarik, serta memanfaatkan platform digital sebagai sarana pemasaran yang berkelanjutan.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap produk-produk unggulan desa ProKlim tidak hanya dikenal di lingkungan sekitar, tetapi juga memiliki nilai tambah dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujar Andhies Arman.

Ia menambahkan, keterlibatan SUCOFINDO dalam program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk hadir dan bertumbuh bersama masyarakat.

“SUCOFINDO tidak hanya menjalankan peran di bidang inspeksi dan sertifikasi, tetapi juga berupaya mendukung penguatan kapasitas masyarakat. Kami ingin desa-desa ProKlim dampingan kami semakin mandiri secara ekonomi, sekaligus tetap konsisten menjalankan aksi iklim berbasis komunitas,” jelasnya.

Program pendampingan Proklim yang dijalankan PT SUCOFINDO (PERSERO) ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mengintegrasikan adaptasi perubahan iklim dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sinergi antara SUCOFINDO, UNOPS, dan KLH/BPLH diharapkan dapat menjadi contoh kolaborasi yang saling menguatkan dalam mendorong pembangunan berkelanjutan di tingkat desa.

“Kedepan, SUCOFINDO berkomitmen untuk terus mendukung inisiatif serupa melalui pendampingan, peningkatan kapasitas, serta penyediaan layanan profesional yang mendorong praktik berkelanjutan dan inklusif di seluruh wilayah Indonesia,” tutup Andhies Arman.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Lima KA Favorit Daop 2 Bandung Catat Okupansi Tinggi Saat Long Weekend Isra’ Mi’raj 2026

Bandung (Jawa Barat), 21 Januari 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat tingginya minat masyarakat terhadap layanan kereta api selama long weekend Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW tahun 2026. Selama periode 15 s.d. 19 Januari 2026, KAI Daop 2 Bandung mengoperasikan 25 perjalanan KA reguler dan berhasil melayani pelanggan dengan tingkat keterisian yang tinggi.

Secara keseluruhan, selama long weekend Isra’ Mi’raj 2026, jumlah tiket terjual mencapai 69.346 tiket dengan tingkat okupansi sebesar 102,9 persen dari total 67.410 tempat duduk yang disediakan. Capaian ini menunjukkan bahwa animo masyarakat menggunakan kereta api tetap tinggi, bahkan melampaui kapasitas tempat duduk yang tersedia melalui pengaturan perjalanan dinamis pelanggan.

Dari total perjalanan tersebut, terdapat lima kereta api favorit keberangkatan dari wilayah Daop 2 Bandung dengan penjualan tiket dan okupansi tertinggi. KA (70) Malabar relasi Bandung–Malang menjadi yang paling diminati dengan 5.239 tiket terjual atau okupansi 201,5 persen dari 2.600 tempat duduk. Disusul KA (274) Kahuripan relasi Kiaracondong–Blitar yang mencatat 6.671 tiket terjual dengan okupansi 179,8 persen dari 3.710 tempat duduk.

Selanjutnya, KA (299) Cikuray relasi Garut–Pasar Senen melayani 4.751 pelanggan dengan tingkat okupansi 169,7 persen dari 2.800 tempat duduk. KA (68) Malabar relasi Bandung–Malang juga tetap menjadi pilihan masyarakat dengan 3.187 tiket terjual atau 144,9 persen dari 2.200 tempat duduk. Sementara itu, KA (10A) Argo Wilis relasi Bandung–Surabaya Gubeng mencatat 2.380 tiket terjual dengan okupansi 136 persen dari 1.750 tempat duduk yang tersedia.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo menyampaikan bahwa tingginya okupansi tersebut mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan KAI, khususnya pada momen libur panjang. “Tingginya jumlah pelanggan dan okupansi selama long weekend Isra’ Mi’raj 2026 menjadi evaluasi positif bagi KAI Daop 2 Bandung dalam menghadirkan layanan transportasi yang andal, aman, dan nyaman bagi masyarakat,” ujarnya.

KAI Daop 2 Bandung menyampaikan seluruh perjalanan KA selama periode libur panjang tersebut telah dioperasikan dengan mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan ketepatan waktu, dengan dukungan kesiapan sarana, prasarana, serta petugas operasional di lapangan.

“KAI Daop 2 Bandung mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pelanggan atas kepercayaan yang diberikan. KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan guna memberikan pengalaman perjalanan yang selamat, nyaman, dan berkesan bagi masyarakat,” pungkas Kuswardojo.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bittime Ingatkan Pentingnya Literasi di Tengah Gejolak Ekonomi Global dan Dampaknya Terhadap Kondisi Aset Kripto

Jakarta, 21 Januari 2026 – Pasar aset kripto, khususnya Bitcoin ($BTC), terpantau bergerak stabil di kisaran harga $89.000 setelah sempat mengalami tekanan jual yang cukup signifikan pada awal pekan ini. Meski dalam kondisi stabil, Bittime, platform pertukaran aset kripto yang resmi dan diawasi di Indonesia kembali tegaskan pentingnya literasi dan strategi investasi jangka panjang. 

Sebelumnya, kondisi pasar saat ini mencerminkan sikap waspada para investor yang saat ini tengah mencermati dinamika politik global, terutama setelah munculnya pernyataan mengejutkan dari Amerika Serikat. 

Gejolak ketidakpastian ini muncul akibat adanya ancaman pengenaan pajak impor atau tarif baru yang dilontarkan oleh presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terhadap 8 negara di kawasan Eropa sebagai bagian dari “tawarannya” terhadap rencana akuisisi wilayah Greenland. 

Di sisi lain, berdasarkan data terbaru dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), nilai transaksi aset kripto di tanah air menembus angka Rp482,23 triliun dengan jumlah investor yang terus merangkak naik hingga mencapai 19,56 juta orang pada akhir tahun 2025.

Tren secara keseluruhan menunjukkan bahwa minat masyarakat domestik terhadap aset kripto yang kuat dan terus bertumbuh, di luar dari gejolak kondisi ekonomi yang terjadi sepanjang setahun terakhir.

Menanggapi fenomena dan antusiasme ini,  Bittime menekankan bahwa pemahaman mendalam atau literasi investasi aset kripto menjadi kunci utama bagi masyarakat. Hal ini ditunjukkan agar masyarakat Indonesia khususnya para investor tidak terjebak dalam sentimen berita sesaat.

Lebih lanjut, penting untuk menentukkan arah langkah dan strategi investasi berkelanjutan berdasarkan tingkat risiko masing-masing investor. Bagi investor dengan tingkat risiko yang lebih rendah dengan visi investasi jangka panjang, investasi aset kripto dengan strategi Dollar-Cost Averaging (DCA) dan staking dapat menjadi pilihan.

Strategi DCA berarti, investor dapat secara rutin membeli aset dalam jumlah yang tetap, guna mengurangi dampak volatilitas pasar dan mendapatkan harga rata-rata pembelian. Sehingga, ketika kondisi pasar membaik, portofolio yang telah terbangun dari hasil akumulasi ini dapat berpotensi memberikan keuntungan yang lebih optimal.

Selaras dengan ini, Bittime menghadirkan kampanye PayDay GainDay.  Program ini bertujuan memanfaatkan periode gajian atau upah bulanan para pekerja untuk disisihkan pada investasi. Ini ditujukan guna mendorong minat para investor muda untuk secara disiplin mengalokasikan sebagian pendapatan bulanan pada alternatif investasi, seperti aset kripto.

Melalui program ini, Bittime tidak hanya memfasilitasi adopsi aset kripto yang berkelanjutan tetapi juga secara efektif mengedukasi masyarakat mengenai disiplin investasi.

Namun, tentu seperti diketahui, investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal tersebut termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya, salah satunya komunitas Bittime

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Ketika Arena Bertemu Outfield: EVOS x TOPGOLF Jakarta Hadirkan One Stop Entertainment Partner di Asia Tenggara

EVOS dan TOPGOLF Jakarta resmi mengumumkan kolaborasi strategis pada 21 Januari 2026, menjadikan TOPGOLF Jakarta sebagai One Stop Entertainment Partner pertama EVOS di Asia Tenggara. Kolaborasi ini menggabungkan kekuatan budaya esports EVOS dengan pengalaman hiburan lifestyle kelas dunia dari TOPGOLF Jakarta, menghadirkan konsep hiburan inovatif yang menghubungkan dunia digital dan fisik. Melalui berbagai aktivitas seperti esports watch party, hiburan live, pengalaman kuliner, dan ruang sosial yang inklusif, EVOS x TOPGOLF Jakarta dihadirkan sebagai “third space” bagi generasi muda untuk terhubung, berkompetisi, dan bersosialisasi. Inisiatif ini menandai babak baru industri hiburan Indonesia serta memperkuat posisi Jakarta sebagai pusat hiburan dan budaya generasi baru di Asia Tenggara.

Jakarta, 21 Januari 2026 — Jakarta belum pernah menyaksikan kolaborasi seperti ini sebelumnya. Ketika EVOS, organisasi esports terkemuka di Asia Tenggara, bergabung dengan TOPGOLF Jakarta, hasilnya bukan sekadar kerja sama, melainkan lahirnya One Stop Entertainment Partner bagi generasi yang tumbuh dengan koneksi, kompetisi, dan budaya.

Not About Golf. Not About Games. About Play.

TOPGOLF Jakarta bukanlah driving range tradisional. Ini adalah tempat dimana olahraga bertransformasi menjadi permainan sosial, tempat tertawa bersama teman, menantang rival, dan menciptakan momen yang berkesan. Hal ini mencerminkan perjalanan EVOS di dunia esports, yang mengubah kompetisi game menjadi sebuah gerakan budaya di Indonesia dan kawasan sekitarnya.

Bersama-sama, EVOS dan TOPGOLF mendefinisikan ulang makna “play” di tahun 2026, menjadikan EVOS x TOPGOLF Jakarta sebagai One Stop Entertainment Partner yang menjembatani dunia digital dan fisik.

Seperti yang disampaikan oleh Hartman Harris, CEO EVOS:

Gaming tidak berhenti di layar. Bermain tidak berhenti di bay. Kolaborasi ini adalah tentang menyatukan dua dunia, menjadikan Jakarta sebagai pusat pertemuan budaya fisik dan digital.”

Kemeriahan suasana EVOS Esports Watchparty yang diadakan di TOPGOLF Jakarta” />

Taste, Vibes, and Stories

Kolaborasi ini menghadirkan lebih dari sekadar aktivitas golf atau gaming. Denny Boy Gunawan, Head of Operations TOPGOLF Jakarta, figur yang dikenal melalui Top Chef Indonesia dan Iron Chef Indonesia. TOPGOLF memastikan setiap elemen pengalaman, mulai dari kuliner hingga atmosfer, dikurasi dengan standar hospitality dan kreativitas tinggi.

“Setiap detail di TOPGOLF dirancang untuk menciptakan pengalaman yang berkesan, bukan hanya bermain, tetapi juga bersantap dan bersosialisasi dalam satu tempat,” ujar Denny.

Building New-Gen Leisure

Bagi Santy, Senior Manager of Business Development TOPGOLF Jakarta, kolaborasi ini merupakan langkah untuk membentuk masa depan industri hiburan di Indonesia.

“Anak muda saat ini tidak hanya ingin keluar rumah, mereka ingin merasa menjadi bagian dari sebuah tempat,” jelas Santy. “TOPGOLF adalah third space tersebut: bukan rumah, bukan tempat kerja, melainkan arena bermain yang hidup, tempat untuk teman, kreator, dan komunitas saling terhubung. EVOS membawa komunitas digitalnya, sementara kami menghadirkan panggung fisiknya.”

Lebih dari Sekadar Venue

Dengan berbagai aktivitas seperti esports watch party, live music, DJ night, hingga kolaborasi gaming kreator dan brand lifestyle, TOPGOLF berkembang menjadi panggung hiburan lintas industri yang dinamis dan relevan.

Dampak dan Relevansi

Kolaborasi EVOS x TOPGOLF Jakarta menandai babak baru industri hiburan di Indonesia:

EVOS menghadirkan basis penggemar muda dan budaya esports.

TOPGOLF membawa venue hiburan berkelas dunia dengan pendekatan lifestyle.

• Bersama, keduanya memperkuat posisi Jakarta sebagai pusat hiburan dan budaya generasi baru di Asia Tenggara.

EVOS x TOPGOLF Jakarta bukan sekadar partnership, melainkan sebuah gerakan yang mendefinisikan ulang cara generasi muda bermain, berinteraksi, dan menikmati hiburan.

— Selesai —

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

SUCOFINDO Perkuat Peran Penilaian Kawasan Berkelanjutan, PIB College Raih Platinum GREENSHIP Neighborhood

Denpasar – PT SUCOFINDO (PERSERO) kembali menegaskan perannya sebagai lembaga independen penilai kesesuaian dalam mendukung penerapan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Melalui proses penilaian dan verifikasi yang dilakukan sesuai standar Green Building Council Indonesia (GBCI), Kawasan Politeknik International Bali (PIB College) resmi meraih predikat Platinum dalam Sertifikasi GREENSHIP kategori Neighborhood versi 1.1 untuk bangunan non-office.

Sertifikasi GREENSHIP merupakan sistem penilaian bangunan hijau yang menilai perencanaan dan pengelolaan kawasan secara komprehensif, meliputi aspek efisiensi energi dan air, pengelolaan lingkungan, hingga dampak sosial dan ekonomi. Dalam skema ini, PT SUCOFINDO (PERSERO) berperan sebagai lembaga penilai dan verifikator independen yang memastikan seluruh kriteria keberlanjutan diterapkan secara objektif dan terukur.

Kepala PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Denpasar, Rusdi Palureng, menyampaikan bahwa pencapaian predikat Platinum ini menunjukkan keberhasilan penerapan prinsip keberlanjutan kawasan yang dinilai secara menyeluruh dan konsisten melalui proses sertifikasi yang kredibel.

“Sebagai Lembaga Pemeriksa Kesesuaian, SUCOFINDO berkomitmen mendampingi berbagai sektor, termasuk sektor pendidikan, dalam memastikan penerapan prinsip keberlanjutan berjalan sesuai standar nasional dan internasional. Sertifikasi ini menjadi bukti bahwa pengelolaan kawasan pendidikan dapat memberikan nilai tambah lingkungan, sosial, dan ekonomi secara berimbang,” ujar Rusdi Palureng.

Dalam proses penilaian yang dilakukan oleh PT SUCOFINDO (PERSERO), Kawasan PIB College menunjukkan kinerja unggul pada sejumlah kategori utama, antara lain Innovation and Future Development (IFD), Land Ecological Enhancement (LEE) melalui penyediaan ruang terbuka hijau, Water Management and Conservation (WMC) melalui sistem pengelolaan air terintegrasi, serta Solid Waste Management (SWM) melalui penerapan pengelolaan daur hidup sampah dan upaya pengurangan sampah berkelanjutan.

Selain itu, pada aspek sosial dan budaya, PT SUCOFINDO (PERSERO) menilai penerapan Community Wellbeing Strategy (CWS) di Kawasan PIB College melalui peningkatan kepedulian sivitas akademika terhadap konsep keberlanjutan serta pelestarian dan penguatan budaya lokal. Sementara pada kategori Building and Energy (BAE), penerapan bangunan hijau tercermin dari efisiensi dan konservasi energi, pemanfaatan energi terbarukan, serta upaya pengurangan polusi cahaya dan kebisingan.

“Nilai tertinggi diperoleh pada kategori Movement and Connectivity (MAC) dengan penerapan universal movement, seperti prioritas fasilitas pejalan kaki dan pesepeda yang ramah difabel, serta keterhubungan kawasan dengan moda transportasi umum. Hal ini menunjukkan bahwa keberlanjutan kawasan juga harus menjawab aspek mobilitas dan inklusivitas,” tambah Rusdi Palureng.

Direktur PIB College, Anastasia Sulistyawati, mengapresiasi peran PT SUCOFINDO (PERSERO) dalam proses sertifikasi kawasan kampus tersebut. Menurutnya, penilaian yang dilakukan secara profesional menjadi faktor penting dalam mewujudkan kawasan pendidikan berkelanjutan.

“Diraihnya sertifikasi GREENSHIP Platinum ini tidak terlepas dari peran SUCOFINDO sebagai mitra independen yang memastikan setiap tahapan pengelolaan kawasan kami selaras dengan prinsip keberlanjutan. Capaian ini memperkuat komitmen kami untuk terus mengembangkan kawasan pendidikan yang berkelanjutan, tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar. Kami percaya bahwa pendidikan vokasi memiliki peran strategis dalam mendorong praktik keberlanjutan di masa depan,” tutur Anastasia Sulistyawati.

Lebih lanjut, Rusdi Palureng menegaskan bahwa pencapaian ini sejalan dengan komitmen SUCOFINDO dalam mendukung agenda Environmental, Social, and Governance (ESG) serta Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs) melalui layanan sertifikasi, verifikasi, dan assurance yang andal.

“Kedepan, SUCOFINDO akan terus memperluas perannya dalam mendukung pengembangan kawasan berkelanjutan di berbagai sektor. Kami berharap keberhasilan PIB College ini dapat menjadi referensi dan inspirasi bagi institusi pendidikan dan pengelola kawasan lainnya di Indonesia,” tutupnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Progres pembangunan gedung health science kampus A Universitas Airlangga,
Foto by Management PT KWOSM    

KWOSM Pasok 2.000 Ton Besi Beton untuk Gedung Health Science Universitas Airlangga

Jakarta, 21 Januari 2026 – PT Krakatau Wajatama Osaka Steel Marketing (KWOSM) memasok 2.000 ton besi beton untuk pembangunan Gedung Health Science Kampus A, Universitas Airlangga (Unair), Surabaya.

Proyek strategis ini
dikerjakan oleh PT Nindya Karya (Persero) sebagai kontraktor utama, dengan
target pembangunan berjalan sesuai jadwal dan topping off direncanakan pada
November 2025.

Direktur Utama KWOSM, Ika
Maulid Nur Ahmad, menegaskan bahwa pasokan material baja bukan hanya untuk
memenuhi kebutuhan konstruksi, tetapi juga sebagai dukungan nyata Krakatau
Steel Group terhadap pengembangan pendidikan dan riset kesehatan di Indonesia.

“Kami bangga dapat
berkontribusi dalam pembangunan Gedung Health Science Universitas Airlangga.
Melalui penyediaan besi beton berkualitas, PT KWOSM ingin memastikan proyek ini
selesai tepat waktu dengan standar keamanan dan kekuatan konstruksi terbaik,” ujarnya.

Gedung Health Science Kampus
A Unair diproyeksikan menjadi pusat kegiatan akademik, penelitian, serta
inovasi di bidang kesehatan. Kehadirannya diharapkan memperkuat peran
Universitas Airlangga sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia
dalam mencetak tenaga kesehatan profesional sekaligus mendukung riset kesehatan
berkelas internasional.

Progres pembangunan gedung health science kampus A Universitas Airlangga,
Foto by Management PT KWOSM    

Dengan dukungan Krakatau
Steel Group, pembangunan gedung ini ditargetkan selesai sesuai jadwal sehingga
segera bisa dimanfaatkan oleh mahasiswa, dosen, dan masyarakat luas.

Adapun KWOSM dibawah PT
Krakatau Steel Group (Persero) Tbk (KS Group) yang dipimpin oleh Dr. Akbar
Djohan sebagai Direktur Utama yang juga menjabat sebagai chairman Indonesia
Iron & Steel Industry Association (IISIA) dan Chairman Asosiasi Logistik &
Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA) menegaskan bahwa hal ini merupakan komitmen
kuat dari KS Group dalam membangun Indonesia dimana baja merupakan “Mother of
Industry” yang tujuan akhirnya untuk kemakmuran masyarakat dan ini menjadi
bagian dari pencapaian ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Adira Finance Tanam 350 Mangrove di Dusun Tangkolak Karawang

Semarang, 19 Januari 2026 – PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) memperkuat komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan melalui kegiatan penanaman pohon mangrove di Dusun Tangkolak, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. 

Aksi ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-35 Adira Finance sekaligus implementasi nyata program keberlanjutan perusahaan yaitu Sayang Bumiku yang telah berjalan sejak 2020.

Kegiatan penanaman pohon ini mengusung tema “35 Years: Growing in Harmony for A Sustainable Future”, sebagai refleksi perjalanan Adira Finance yang tidak hanya berfokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga pada kontribusi sosial dan lingkungan. 

Melalui kolaborasi bersama LindungiHutan, Adira Finance menjadikan momentum ulang tahun perusahaan sebagai aksi nyata pemulihan ekosistem pesisir.

Program ini dijalankan melalui CorporaTree, sebuah skema kolaborasi CSR yang memungkinkan perusahaan berkontribusi secara terukur, transparan, dan berkelanjutan terhadap pelestarian lingkungan. 

Melalui CorporaTree, dampak penanaman pohon dapat dipantau secara berkala, mulai dari perencanan hingga monitoring & pelaporan.

Abrasi dan Banjir Rob di Dusun Tangkolak Kabupaten Karawang

Dusun Tangkolak merupakan salah satu dusun nelayan yang terletak di Desa Sukakerta, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang. 

Kawasan pesisir ini memiliki sejarah panjang aktivitas kelautan sejak masa kolonial dan dikenal dengan potensi terumbu karang serta wisata bahari.

Namun, masyarakat Dusun Tangkolak menghadapi tantangan lingkungan yang serius. Abrasi pantai dan banjir rob kerap mengganggu permukiman warga serta mengancam keberlanjutan mata pencaharian masyarakat pesisir. 

Degradasi lahan pesisir juga berdampak pada menurunnya kualitas lingkungan dan hilangnya perlindungan alami dari gelombang laut.

Sejak 2019, LindungiHutan telah membangun kemitraan dengan masyarakat setempat untuk melakukan penanaman mangrove di Pesisir Tangkolak. Mangrove berperan penting dalam menahan laju abrasi, mengurangi dampak banjir rob, serta memperbaiki struktur tanah pesisir. 

Upaya ini sekaligus membuka peluang pengembangan ekowisata mangrove dan wisata bahari berbasis masyarakat.

Melihat urgensi tersebut, Adira Finance mengambil bagian dalam mendukung pemulihan ekosistem pesisir Dusun Tangkolak sebagai wujud tanggung jawab sosial perusahaan.

Kampanye CSR Adira Finance: “35 Years: Growing in Harmony for A Sustainable Future”

Kegiatan penanaman mangrove ini menjadi bagian strategis dari perayaan HUT ke-35 Adira Finance. Di tengah pertumbuhan ekonomi dan kawasan industri yang pesat di Karawang, Adira Finance melihat pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan.

Melalui kampanye “35 Years: Growing in Harmony for A Sustainable Future”, Adira Finance menegaskan bahwa kontribusi perusahaan tidak hanya diukur dari aspek ekonomi, tetapi juga dari dampaknya terhadap masyarakat dan alam. 

Penanaman mangrove dipilih sebagai aksi konkret karena perannya yang krusial dalam melindungi wilayah pesisir dari abrasi, intrusi air laut, serta menjaga kualitas ekosistem.

Program ini juga melibatkan karyawan dan komunitas lokal sebagai bagian dari upaya kolektif menciptakan perubahan jangka panjang. Kolaborasi lintas pihak menjadi kunci agar manfaat kegiatan dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh generasi mendatang.

Kegiatan Penanaman Pohon di Dusun Tangkolak Karawang

Kegiatan penanaman pohon dilaksanakan pada 20 November 2025 di kawasan pesisir Dusun Tangkolak, Kabupaten Karawang. 

Sebanyak 350 bibit mangrove Rhizophora ditanam dengan melibatkan 15 peserta, yang terdiri dari perwakilan Adira Finance, tim LindungiHutan, serta masyarakat setempat.

Jenis mangrove yang ditanam adalah Rhizophora mucronata, spesies yang dikenal memiliki kemampuan tinggi dalam menahan abrasi dan beradaptasi di wilayah pesisir berlumpur.

Mangrove ini juga memiliki tingkat keberhasilan tumbuh yang baik dan berperan besar dalam memperkuat garis pantai.

Dari kegiatan ini, tercatat  karbon terserap sebesar 9,82 kg CO₂eq dan memberikan gambaran kontribusi jangka panjang Adira Finance dalam upaya pengendalian perubahan iklim melalui aksi penanaman pohon.

Selain manfaat ekologis, kegiatan ini juga memberikan dampak sosial dan ekonomi. Masyarakat setempat terlibat langsung dalam persiapan lahan, penanaman, hingga perawatan pohon, sehingga membuka peluang kerja dan meningkatkan kesadaran lingkungan di tingkat lokal.

Manfaat Mangrove Rhizophora bagi Ekosistem dan Masyarakat

Mangrove Rhizophora memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Akar tunjangnya mampu menahan sedimen, meredam gelombang laut, dan melindungi daratan dari abrasi serta banjir rob.

Dari sisi ekologis, mangrove berfungsi sebagai area penghijauan alami dan habitat berbagai biota pesisir. Mangrove juga dikenal sebagai penyerap karbon yang efektif, bahkan mampu menyimpan karbon lebih besar dibandingkan hutan daratan.

Manfaat ekonomi mangrove dapat dirasakan melalui pemanfaatan kayu dan kulitnya untuk kebutuhan tradisional, seperti bahan bangunan, kayu bakar, hingga arang. 

Selain itu, keberadaan mangrove mendukung pengembangan ekowisata mangrove, wisata bahari terumbu karang, hingga museum bawah laut barang muatan kapal tenggelam yang berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat Dusun Tangkolak.

Secara sosial, program ini turut mendukung pencapaian SDGs 1, 8, 13, dan 15, mulai dari peningkatan kesejahteraan masyarakat, penyediaan lapangan kerja, hingga perlindungan ekosistem daratan dan pesisir.

CorporaTree: Wadah Program CSR Perusahaan yang Terukur dan Berkelanjutan

Melalui program CorporaTree, perusahaan dapat menjalankan kegiatan CSR penanaman pohon secara transparan dan berdampak. Setiap aksi penanaman didukung dengan laporan perkembangan pohon, estimasi serapan karbon, serta dampak sosial yang dihasilkan.

Partisipasi Adira Finance dalam CorporaTree menunjukkan bagaimana program CSR perusahaan dapat diintegrasikan dengan tujuan keberlanjutan jangka panjang. 

Aksi ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak perusahaan untuk terlibat dalam pemulihan lingkungan pesisir Indonesia.

Mari Dukung Program CSR Bersama LindungiHutan melalui CorporaTree

Saatnya perusahaan Anda mengambil peran aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan. Melalui program CorporaTree, Anda dapat berkontribusi pada kegiatan penanaman pohon yang terukur, transparan, dan berkelanjutan.

Bersama LindungiHutan, perusahaan Anda dapat memilih lokasi penanaman, memantau perkembangan pohon, serta memperoleh laporan dampak lingkungan dan sosial secara berkala. Mulai langkah hijau perusahaan Anda hari ini bersama CorporaTree

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Jaga Keselamatan Perjalanan KA, KAI Daop 4 Semarang Laksanakan Sosialisasi Keselamatan di Perlintasan Sebidang di Grobogan

Dalam rangka meningkatkan keamanan dan keselamatan perjalanan kereta api serta keselamatan pengguna jalan, KAI Daop 4 Semarang melakukan kegiatan Sosialisasi Keamanan dan Keselamatan (Soskamsel) di sejumlah perlintasan sebidang pada wilayah petak jalan Ngrombo – Gambringan, Grobogan, Jawa Tengah Rabu (21/1).

Dalam rangka meningkatkan keamanan dan keselamatan perjalanan kereta api serta keselamatan pengguna jalan, KAI Daop 4 Semarang melakukan kegiatan Sosialisasi Keamanan dan Keselamatan (Soskamsel) di sejumlah perlintasan sebidang pada wilayah petak jalan Ngrombo – Gambringan, Grobogan, Jawa Tengah Rabu (21/1).

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen KAI Daop 4 Semarang dalam menekan potensi kecelakaan di perlintasan sebidang sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya disiplin berlalu lintas di sekitar jalur kereta api.

“Perlintasan sebidang masih menjadi salah satu titik rawan kecelakaan. Oleh karena itu, KAI Daop 4 Semarang secara konsisten melakukan sosialisasi langsung kepada masyarakat agar disiplin dan selalu mengutamakan keselamatan perjalanan kereta api,” ujar Luqman.

Adapun lokasi pelaksanaan kegiatan meliputi perlintasan sebidang (JPL) Nomor 81, 82, dan 83.

Kegiatan Soskamsel dilaksanakan mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, dengan melibatkan petugas internal dan eksternal. Adapun unsur eksternal yang terlibat adalah TNI serta para penjaga perlintasan swadaya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan briefing sebelum pelaksanaan, dilanjutkan dengan pembentangan spanduk keselamatan yang berisi larangan menerobos perlintasan sebidang.

Selain itu, petugas juga memberikan sosialisasi dan imbauan langsung kepada para pengguna jalan agar selalu berhati-hati saat melintas di perlintasan sebidang serta mendahulukan perjalanan kereta api. Dalam kegiatan tersebut turut dibagikan brosur keselamatan sebagai sarana edukasi kepada masyarakat.

Pada kesempatan ini KAI Daop 4 juga melakukan sosialisasi larangan dan sanksi pelemparan kereta api, serta larangan dan sanksi beraktivitas di area jalur kereta api.

“KAI Daop 4 Semarang berharap melalui kegiatan sosialisasi ini, kesadaran masyarakat terhadap keselamatan di perlintasan sebidang semakin meningkat sehingga dapat menekan risiko kecelakaan serta mewujudkan perjalanan kereta api yang aman dan selamat bagi seluruh pihak,” tutup Luqman.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

India dan Global South: Memperkuat Kemitraan demi Masa Depan Bersama

JAKARTA — India terus menegaskan komitmennya sebagai mitra utama negara-negara Global South melalui pendekatan yang berlandaskan solidaritas historis, kerja sama konkret, serta visi bersama untuk pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Hubungan India dengan Global South berakar pada pengalaman sejarah yang sama, perjuangan kolektif melawan kolonialisme, serta aspirasi bersama untuk kemandirian dan keadilan global. Seiring waktu, peran India berkembang dari kepemimpinan dalam Gerakan Non-Blok menjadi salah satu penggerak utama kerja sama Selatan–Selatan di era kontemporer.

Voice of the Global South: Menyatukan Aspirasi Negara Berkembang

Kemitraan India dengan Global South mencapai momentum baru di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Narendra Modi dengan diselenggarakannya Voice of the Global South Summit (VOGSS) pertama pada 12–13 Januari 2023, tidak lama setelah India mengambil alih Presidensi G20. Keberhasilan KTT ini mendorong penyelenggaraan dua KTT lanjutan pada tahun yang sama dan pada tahun 2024.

Melalui VOGSS, India secara konsisten mengangkat kepentingan, prioritas, dan tantangan Global South ke dalam berbagai forum internasional. Komitmen ini tidak berhenti pada tataran wacana, tetapi diwujudkan melalui berbagai bentuk dukungan nyata yang berdampak langsung bagi negara-negara mitra.

India sebagai Mitra Pembangunan Global South

India memanfaatkan pertumbuhan ekonomi yang pesat, fondasi demokrasi yang kuat, serta posisi geopolitik strategisnya untuk memperjuangkan tata kelola global yang lebih adil dan representatif.

Program Indian Technical and Economic Cooperation (ITEC) menjadi salah satu pilar utama kontribusi India, dengan menyediakan pelatihan, pengembangan kapasitas, dan bantuan teknis kepada lebih dari 160 negara. Program ini mencakup sektor-sektor vital seperti kesehatan, pendidikan, pertanian, dan teknologi informasi, yang berkontribusi langsung pada pembangunan sumber daya manusia di Global South.

Vasudhaiva Kutumbakam: Dunia sebagai Satu Keluarga

Filosofi Vasudhaiva Kutumbakam, Dunia adalah Satu Keluarga, telah menjadi landasan kebijakan luar negeri India selama lebih dari satu dekade. Prinsip ini mencapai perwujudan nyata selama Kepemimpinan India di G20 tahun 2023 melalui moto “One Earth, One Family, One Future.”

India memastikan bahwa seluruh keputusan dan kesepakatan G20 mencerminkan semangat inklusivitas, keberlanjutan, serta kepentingan negara-negara berkembang.

Pencapaian Strategis dan Peran sebagai First Responder

Salah satu pencapaian diplomatik utama India selama Presidensi G20 adalah diterimanya Uni Afrika sebagai anggota penuh G20, yang mewakili 54 negara Afrika. Langkah bersejarah ini mencerminkan komitmen nyata India dalam memperkuat suara Global South dalam tata kelola global.

Seiring meningkatnya kapasitas ekonominya, India juga memainkan peran penting sebagai mitra yang andal dalam situasi krisis. Selama pandemi Covid-19, India menyalurkan obat-obatan ke lebih dari 150 negara serta menyediakan lebih dari 300 juta dosis vaksin kepada lebih dari 100 negara melalui inisiatif Vaccine Maitri. India juga memberikan bantuan keuangan dan kemanusiaan kepada Sri Lanka, Afghanistan, Maladewa, dan negara-negara lainnya, serta secara konsisten bertindak sebagai first responder dalam situasi bencana alam.

Empat Pilar Utama Keterlibatan India dengan Global South

1. Infrastruktur Publik Digital

India mendorong perluasan solusi digital seperti Unified Payments Interface (UPI) ke berbagai negara Global South serta mendukung pembangunan sistem identitas dan pembayaran digital melalui Dana Dampak Sosial.

2. Kepemimpinan Kesehatan dan Farmasi

Sebagai “Apotek Dunia”, India menyediakan obat generik berkualitas tinggi dan terjangkau, sekaligus membangun kapasitas regulasi farmasi di negara-negara mitra.

3. Global Development Compact

Diusulkan pada akhir 2024, inisiatif ini menekankan perdagangan untuk pembangunan dan pembiayaan konsesional berbasis hibah, sebagai alternatif pembiayaan yang berkelanjutan.

4. Keadilan Iklim dan Transisi Energi

India mempromosikan prinsip tanggung jawab bersama namun dibedakan, memperkuat International Solar Alliance, serta mendorong Mission LiFE untuk gaya hidup berkelanjutan.

Menuju Tatanan Global yang Lebih Inklusif

Keterlibatan proaktif India dengan Global South menegaskan komitmennya terhadap tatanan dunia multipolar yang lebih adil dan inklusif. Sebagai pemimpin sekaligus mitra, India akan terus bekerja bersama negara-negara Global South untuk menghadapi tantangan global dan memanfaatkan peluang abad ke-21.

Artikel ini ditulis oleh Ashok Sajjanhar, mantan Duta Besar India untuk Kazakhstan, Swedia, dan Latvia, serta pernah bertugas dalam berbagai posisi diplomatik di Washington DC, Brussels, Moskow, Jenewa, Teheran, Dhaka, dan Bangkok.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Kebijakan DP 0% Berlaku, BRI Finance Sambut Positif Dengan Terapkan Strategi Selektif

JAKARTA, 21 Januari 2026 – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) baru saja menerbitkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 35 Tahun 2025 berupa izin relaksasi uang muka (Down Payment/DP) 0% bagi perusahaan pembiayaan yang memenuhi kriteria tertentu. PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”), sebagai bagian dari BRI Group, menyambut positif diterbitkannya peraturan tersebut. Kebijakan ini dipandang sebagai langkah strategis untuk menstimulasi permintaan di pasar otomotif, terutama bagi konsumen yang memiliki keterbatasan uang muka namun memiliki kapasitas pembayaran yang memadai. BRI Finance menilai kebijakan ini berpotensi menjaga momentum pemulihan industri otomotif di tengah kondisi pasar yang masih menantang. 

Meskipun menyambut baik stimulus tersebut, BRI Finance menekankan bahwa implementasi DP 0% akan dijalankan secara sangat selektif. Perusahaan berkomitmen menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dengan kualitas aset (NPL) dan keberlanjutan kinerja keuangan. 

Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menyatakan bahwa penguatan manajemen risiko menjadi kunci utama dalam penerapan kebijakan ini. “BRI Finance mengelola risiko pembiayaan pada penerapan DP 0% dengan memperkuat seleksi debitur melalui penilaian kelayakan yang lebih ketat, penyesuaian skema pembiayaan, serta pengendalian tenor dan plafon pembiayaan, khususnya untuk pembiayaan multiguna atau konsumtif,” ujar Wahyudi. 

Beliau juga menambahkan bahwa perusahaan akan melakukan pemantauan portofolio secara berkala. “Kami memastikan pertumbuhan pembiayaan tetap terjaga selaras dengan kualitas aset dan profil risiko yang dapat diterima oleh perusahaan,” tegasnya. 

BRI Finance memproyeksikan segmen kendaraan roda empat sebagai segmen yang paling potensial dalam pemanfaatan kebijakan ini. Namun segmen roda dua juga tidak kalah selektif, terutama untuk kebutuhan produktif, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, terutama jika terjadi risiko peningkatan gagal bayar. Oleh karena itu, penguatan manajemen risiko, penyesuaian skema pembiayaan, dan pemantauan berkelanjutan menjadi pilar utama agar pertumbuhan bisnis tetap sehat dan berkelanjutan di masa depan. 

*** 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pelindo Multi Terminal Hadir di Universitas Al Azhar, Jembatani Dunia Pendidikan & Industri Pelabuhan

Medan, Januari 2026 – PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, memperkuat komitmen keberlanjutan dan ketahanan operasional pelabuhan dengan hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan Ceremony MoU dan MoA serta Kuliah Tamu bertajuk “Sinergi BMKG–Pelabuhan dalam Ketahanan Lingkungan Berbasis Cuaca” bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sumatera Utara yang diselenggarakan Universitas Al Azhar pada Selasa (20/1). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk menghadapi tantangan perubahan iklim dan risiko hidrometeorologi di kawasan pelabuhan.

Rektor Universitas Al Azhar, Mawardi, mengapresiasi kehadiran Pelindo Multi Terminal dan BMKG yang menjadi momentum penting dalam menghubungkan dunia akademik dengan dunia industri.

“Kedatangan mitra dari dunia usaha dan industri diharapkan dapat membuka ruang implementasi nyata dari kerja sama ini. MoU dan MoA antara Al Azhar dengan SPMT dan BMKG menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman lapangan melalui program magang, memperkaya keterampilan, serta memahami praktik kerja profesional. Pembelajaran tidak hanya teori, tetapi juga langsung terjun ke lapangan melalui kegiatan magang bersertifikat” ujar Mawardi.

Kuliah ini membahas secara komprehensif pemanfaatan informasi cuaca dalam menunjang keberlanjutan operasi pelabuhan, keterkaitannya dengan Sustainable Development Goals (SDGs), serta penguatan ketahanan infrastruktur pelabuhan. Diskusi menyoroti bagaimana isu lingkungan kini berkembang menjadi risiko bisnis yang berdampak pada operasional, biaya modal, hingga reputasi perusahaan.

Direktur SDM Pelindo Multi Terminal, Edi Priyanto, menegaskan pentingnya integrasi data meteorologi dan klimatologi dalam pengelolaan pelabuhan modern.

“Risiko iklim tidak lagi hanya isu lingkungan, tetapi telah menjadi risiko bisnis yang mempengaruhi kelancaran operasional pelabuhan, efisiensi investasi, serta kepercayaan pengguna jasa. Sinergi dengan BMKG memungkinkan Pelindo Multi Terminal memperoleh dukungan informasi cuaca yang akurat dan andal sebagai dasar mitigasi risiko dan pengambilan keputusan strategis,” jelasnya.

Perwakilan Kepala Stasiun BMKG Sumatera Utara, Wahyudin, memaparkan konteks nasional meningkatnya bencana hidrometeorologi akibat perubahan iklim dan variabilitas cuaca. Ia menjelaskan adanya korelasi antara kenaikan suhu global dan intensitas curah hujan yang berdampak signifikan pada wilayah pesisir dan pelabuhan.

“Pada sektor kepelabuhanan, banjir rob merupakan risiko dominan yang dipicu oleh pasang ekstrem, kenaikan muka air laut, dan penurunan muka tanah. Kolaborasi BMKG dan Pelindo Multi Terminal sangat penting dalam memperkuat sistem peringatan dini, perencanaan adaptasi, dan pengelolaan risiko berbasis data ilmiah,” ungkapnya.

Dalam kegiatan ini, BMKG menegaskan perannya dalam menyediakan data, informasi, serta analisis cuaca dan iklim, sementara Pelindo Multi Terminal mengimplementasikannya dalam sistem operasional dan perencanaan pelabuhan. Universitas Al Azhar menjadi mitra strategis dalam pengembangan SDM, riset, dan inovasi yang mendukung ketahanan lingkungan pesisir.

Acara ditutup dengan Penandatangan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dan Nota Kesepakatan (Memorandum of Agreement/MoA) yang menegaskan komitmen bersama antara dunia pendidikan, kepelabuhanan, dan lembaga negara dalam pengembangan sumber daya manusia, penelitian terapan, serta pemanfaatan informasi cuaca dan iklim guna mendukung keberlanjutan dan ketahanan operasional pelabuhan. Kolaborasi ini memperkuat sinergi antara Pelindo Multi Terminal, Universitas Al Azhar, dan BMKG dalam mewujudkan pelabuhan yang adaptif terhadap perubahan iklim, mendukung pembangunan berkelanjutan, serta mencetak generasi muda yang kompeten dan siap menghadapi tantangan sektor maritim dan logistik nasional.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Akulaku PayLater Tingkatkan Limit hingga Rp40 Juta, Tawarkan Fleksibilitas Finansial dengan Bunga Rendah

JAKARTA – PT Akulaku Finance Indonesia kembali memperkuat posisinya sebagai pionir layanan pembiayaan digital di Indonesia dengan meningkatkan limit Akulaku Paylater hingga Rp40 juta. Peningkatan limit ini dihadirkan untuk memberikan fleksibilitas finansial yang lebih luas bagi masyarakat dalam memenuhi berbagai kebutuhan barang maupun jasa melalui ribuan merchant online dan offline mitra Akulaku.

Peningkatan limit ini menjadi jawaban atas kebutuhan konsumen akan solusi pengelolaan arus kas (cash flow) yang lebih praktis. Dengan sistem pembayaran bertahap, pengguna dapat memenuhi kebutuhan mendesak atau produktif tanpa harus mengganggu stabilitas keuangan di awal.

Keunggulan Kompetitif dan Kemudahan Transaksi

Selain limit yang lebih besar, Akulaku PayLater menawarkan berbagai keunggulan yang dirancang untuk kenyamanan pengguna, di antaranya:

Bunga Kompetitif: Mulai dari 0,03% per transaksi.
Tenor Fleksibel: Pilihan cicilan yang beragam hingga jangka waktu 12 bulan.
Tanpa Beban Awal: Pengajuan tanpa uang muka (down payment) dan bebas biaya administrasi.

Proses Pendaftaran Digital yang Cepat

Untuk menikmati layanan ini, masyarakat dapat melakukan pendaftaran secara mandiri melalui aplikasi Akulaku dengan langkah-langkah sederhana:

1. Unduh aplikasi Akulaku dan daftar menggunakan nomor ponsel aktif.
2. Lengkapi data diri sesuai formulir yang tersedia.
3. Lakukan verifikasi identitas melalui unggah foto KTP dan swafoto (selfie).
4. Ajukan limit Paylater melalui menu utama di aplikasi.

Komitmen Edukasi Finansial

Sebagai perusahaan pembiayaan yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), PT Akulaku Finance Indonesia tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan. Manajemen menghimbau masyarakat untuk senantiasa menggunakan layanan paylater secara bijak dan bertanggung jawab.
“Kami mendorong pengguna untuk menyesuaikan penggunaan layanan dengan kemampuan finansial masing-masing. Gunakanlah untuk kebutuhan yang produktif agar kondisi keuangan tetap sehat dan terjaga dalam jangka panjang,” tulis pernyataan resmi manajemen PT Akulaku Finance Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRIliaN Branch Office Otista Region 6/Jakaarta 1 Gelar Kegiatan Tracking sebagai Bentuk Kepedulian terhadap Kesehatan

Sebagai wujud komitmen dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan karyawan, BRI Branch Office Otista menyelenggarakan kegiatan tracking yang diikuti oleh karyawan dari berbagai unit kerja. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya perusahaan dalam mendorong gaya hidup sehat dan meningkatkan kebugaran jasmani karyawan.

Melalui kegiatan tracking ini, para karyawan diajak untuk melakukan aktivitas fisik secara bersama-sama di alam terbuka, yang tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan tubuh, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kesehatan mental. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan, kekompakan, dan semangat kerja antar karyawan.

Penyelenggaraan kegiatan tracking ini sejalan dengan komitmen BRI dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, produktif, dan berkelanjutan. Dengan kondisi fisik dan mental yang prima, diharapkan karyawan dapat memberikan kinerja terbaik dalam mendukung pelayanan kepada nasabah dan pencapaian tujuan perusahaan.

Ke depan, BRI Branch Office Otista akan terus menghadirkan berbagai program dan kegiatan positif yang berorientasi pada kesejahteraan karyawan sebagai aset utama perusahaan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

KAI Daop 1 Jakarta dan Pemkot Cilegon Bahas Penanganan Banjir di Sekitar Jalur Rel

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta bersama Pemerintah Kota Cilegon menggelar rapat koordinasi penanganan banjir yang berdampak pada kawasan permukiman dan prasarana perkeretaapian di wilayah Cilegon.

Koordinasi tersebut membahas sejumlah titik rawan genangan yang beririsan langsung dengan prasarana perkeretaapian, khususnya di lintasan antara Stasiun Cigading hingga Stasiun Krenceng.

Kegiatan tersebut dihadiri Deputy Daop 1 Jakarta Deddy Hendrady beserta jajaran. Dari Pemerintah Kota Cilegon hadir Plt Sekretaris Daerah Kota Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade Putra, Kepala Dinas PUPR Kota Cilegon Dendi Rudiatna, Kepala DPMPTSP Hayati Nufus, Kabid PSDAAMP Dinas PUPR Kota Cilegon Edi Helfinadi, serta unsur terkait lainnya.

Plt Sekretaris Daerah Kota Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade Putra menyampaikan terdapat 13 titik yang beririsan dengan aliran air dan berpotensi menimbulkan genangan di sekitar jalur rel antara Stasiun Cigading dan Stasiun Krenceng. Pemerintah Kota Cilegon mengajukan rencana peningkatan kapasitas gorong-gorong di sekitar jalur rel untuk memperlancar aliran air.

Selain itu, Pemkot Cilegon juga menyampaikan rencana penggunaan alat berat berupa excavator yang akan melintasi jalur rel untuk mendukung pekerjaan penanganan banjir, sehingga diperlukan pengaturan teknis dan operasional.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan setiap pekerjaan yang beririsan langsung dengan jalur dan prasarana kereta api harus melalui kajian teknis, prosedur perizinan, serta pengaturan operasional.

“Keselamatan perjalanan kereta api dan keandalan prasarana menjadi prioritas dalam setiap rencana pekerjaan,” ujar Franoto.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Kejar Target Nol Warga di Tenda Saat Ramadan, Menteri PU Dorong Percepatan Huntara di Aceh

ACEH TAMIANG, 21 Januari 2026 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di Provinsi Aceh. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menargetkan seluruh warga terdampak sudah dapat menempati hunian yang layak dan tidak ada lagi yang tinggal di tenda pengungsian saat memasuki bulan suci Ramadan.

Hal tersebut disampaikan Menteri Dody saat meninjau langsung
lokasi pembangunan Huntara di Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang,
Selasa (20/1/2026). Saat ini, Kementerian PU tengah merampungkan tahap akhir
pembangunan huntara tersebut dengan progres fisik mencapai 98,75%.

“Kita dorong secepat-cepatnya agar segera selesai. Kita semua
bekerja keras supaya saat Ramadan, kalau bisa nol warga yang tinggal di tenda.
Kami ingin masyarakat bisa menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih tenang dan
maksimal,” ujar Menteri Dody.

Penyelesaian huntara sebelum Ramadan ini merupakan tindak lanjut
dari arahan Presiden Prabowo Subianto. Kepala Negara menekankan bahwa
penanganan pascabencana tidak boleh hanya berfokus pada penyelesaian fisik
bangunan semata, namun juga harus menjamin rasa aman dan kenyamanan masyarakat,
khususnya dalam menjalankan ibadah.

“Itu sudah menjadi arah Bapak Presiden. Kita memberikan dukungan
penuh kepada masyarakat, khususnya di Aceh dan Sumatera Barat yang mayoritas
Muslim, agar saat Ramadan mereka bisa beribadah dengan lebih tenang, meskipun
dalam kondisi pascabencana,” tegas Menteri Dody.

Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang ini merupakan bagian dari
paket Penanganan Keadaan Darurat Pascabencana Aceh 1. Untuk mengejar target
waktu di tengah kondisi darurat, Kementerian PU menerapkan metode konstruksi
modular dengan sistem Modular Lite (MOLI). Teknologi ini
memungkinkan pembangunan dilakukan dengan cepat tanpa memerlukan alat berat.

Secara teknis, Huntara 1 di Aceh Tamiang berdiri di atas lahan
seluas 5.427 m² dengan total luas bangunan mencapai 2.052 m². Kompleks ini
terdiri dari 7 blok hunian yang mencakup 114 modul. Kapasitas huntara dirancang
untuk menampung 84 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 336 jiwa.

Guna menjamin kesehatan dan kenyamanan penghuni, kawasan huntara
dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, antara lain berupa 42 unit
Mandi Cuci Kakus (MCK), area komunal multifungsi dan area jemur, musala untuk
kegiatan ibadah, dan utilitas pendukung berupa genset dan toren air.

Kementerian PU juga memastikan ketersediaan sanitasi dan air
bersih yang memadai. Sumber air bersih diperoleh dari sumur bor yang disalurkan
melalui tandon, sementara pengolahan air kotor menggunakan sistem biotek. Untuk
pasokan listrik, kawasan ini telah terhubung dengan jaringan PLN.

Dengan rampungnya tahap akhir ini, huntara ditargetkan dapat
segera dimanfaatkan oleh warga terdampak bencana, sehingga pemulihan kehidupan
sosial dan ekonomi masyarakat setempat dapat berjalan lebih cepat.

Program kerja
ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam
menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Kementerian PU Susun Rencana Rehabilitasi 23 Muara Sungai Terdampak Bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat

JAKARTA, 21 Januari 2026 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah menyiapkan rencana strategis penanganan 23 muara sungai yang tersebar di wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Tahapan ini merupakan bagian dari upaya rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana guna memulihkan kapasitas pengendalian air dan memperlancar aliran sedimen ke laut.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa penanganan muara
sungai di wilayah terdampak bencana di Sumatera memerlukan pendekatan teknis
yang cermat dan spesifik. Metode penanganannya tidak dapat disamaratakan antara
satu sungai dengan sungai lainnya.

Menurut Menteri Dody, berdasarkan survei lapangan, sebagian besar
muara sungai besar yang mengalami pendangkalan berat akibat sedimentasi bencana
memerlukan penanganan menggunakan kapal keruk (dredger).

“Sebagian besar pembersihan muara itu membutuhkan dredger.
Tidak bisa cukup hanya menggunakan alat berat biasa seperti ekskavator atau
metode percepatan lainnya. Memang ada muara tertentu yang bisa ditangani
tanpa dredger, contohnya di Krueng Meureudu, tetapi dari total 23
muara, mungkin hanya sekitar satu sampai tiga lokasi yang bisa menggunakan pola
yang sama,” ujar Menteri Dody.

Berdasarkan hasil inventarisasi dan survei teknis yang dilakukan
Kementerian PU, tercatat ada 23 muara sungai terdampak bencana di tiga provinsi
tersebut. Di Provinsi Aceh, terdapat 8 muara terdampak. Rinciannya: 1 muara
sedang ditangani, 2 muara masuk dalam rencana penanganan, dan 5 muara belum
tertangani.

Sementara itu di Provinsi Sumatera Utara, terdapat 11 muara
terdampak. Rinciannya: 8 muara dalam rencana penanganan dan 3 muara belum
ditangani. Sedangkan di Provinsi Sumatera Barat, terdapat 4 muara terdampak.
Rinciannya: 3 muara telah ditangani dan 1 muara dalam rencana penanganan.

Menteri Dody menjelaskan bahwa penggunaan kapal keruk (dredger)
juga tidak dapat dilakukan serta-merta tanpa perencanaan yang matang. Tahapan
desain mutlak diperlukan untuk menentukan lokasi pembuangan material hasil
pengerukan (disposal area), apakah akan dimanfaatkan untuk memperkuat
tanggul, ditempatkan menjauh ke laut, atau untuk kebutuhan teknis lainnya.

“Kalau materialnya mau dijadikan tanggul, desainnya juga harus
benar. Jangan sampai saat terjadi banjir berikutnya, tanggulnya tidak cukup
kuat. Karena itu, untuk muara-muara besar, prosesnya masuk ke tahap
rehabilitasi dan rekonstruksi, bukan lagi sekadar tanggap darurat,” jelas
Menteri Dody.

Sembari menyusun rencana
strategis rekonstruksi muara sungai, Kementerian PU saat ini juga masih
memprioritaskan penanganan cepat pada infrastruktur air yang bersentuhan
langsung dengan kehidupan masyarakat. Fokus utama saat ini adalah perkuatan
tanggul eksisting, khususnya pada sungai yang melintasi kawasan perkotaan,
serta normalisasi sungai pada titik-titik kritis untuk melancarkan aliran air.

“Untuk muara-muara yang relatif kecil dan bisa ditangani
tanpa dredger, itu akan kita kerjakan dalam beberapa hari ke depan.
Namun untuk muara yang besar, pengerjaannya harus menunggu desain selesai agar
penanganannya tepat dan berkelanjutan,” jelas Menteri Dody.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera
II Medan, Feriyanto Pawenrusi, menyatakan bahwa kondisi muara memegang peranan
vital dalam sistem pengendalian banjir dari hulu ke hilir. Penyempitan dan
pendangkalan muara berpotensi memperlambat aliran sungai, sehingga berpotensi
menyebabkan air sungai meluap ke permukiman, dan meningkatkan risiko banjir
berulang.

“Kondisi muara ini sangat menentukan. Kalau muara tersumbat,
sebaik apapun normalisasi sungai di hulu, air tetap sulit keluar ke laut.
Karena itu penanganan muara harus menjadi bagian penting dari sistem
pengendalian banjir secara menyeluruh,” jelas Feriyanto.

Kementerian PU memastikan penanganan muara ini akan diintegrasikan
secara penuh ke dalam rencana rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Hal
ini bertujuan agar fungsi hidrologi sungai dan muara dapat pulih optimal serta
mampu memitigasi risiko bencana hidrometeorologi di masa mendatang.

Program kerja
ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam
menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pin Prioritas LRT Jabodebek Jadi Instrumen Atur Hak Pengguna Rentan di Ruang Publik

KAI memperkenalkan program pin prioritas untuk pengguna LRT Jabodebek dengan kebutuhan khusus, seperti ibu hamil, lansia, dan penyandang disabilitas, untuk meningkatkan layanan yang lebih inklusif.

PT Kereta Api Indonesia menerapkan program pin bagi pengguna LRT Jabodebek sebagai bagian dari penguatan layanan transportasi publik yang inklusif. Pin ini digunakan sebagai penanda hak prioritas bagi pengguna dengan kebutuhan tertentu, tidak hanya untuk tempat duduk, tetapi juga dalam akses ruang, antrean, dan interaksi di dalam kereta.

Sejak diperkenalkan pada 12 Januari 2026, program tersebut mulai digunakan secara aktif oleh masyarakat. Dalam periode 12–20 Januari 2026, tercatat 179 pin prioritas telah dimanfaatkan pengguna LRT Jabodebek, terdiri dari 97 ibu hamil, 2 pendamping balita, 14 lansia, dan 66 penyandang disabilitas.

Data tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan layanan prioritas hadir secara nyata dalam perjalanan harian pengguna LRT Jabodebek, seiring meningkatnya intensitas mobilitas perkotaan yang mempertemukan pengguna dengan kondisi fisik dan kebutuhan yang beragam dalam satu ruang perjalanan.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan bahwa pin prioritas berfungsi sebagai penanda non-verbal untuk mengatur interaksi sosial pada transportasi publik. Hal ini juga mencerminkan karakter LRT Jabodebek sebagai transportasi publik yang digunakan bersama oleh pengguna dengan kondisi yang beragam.

“Transportasi publik adalah ruang bersama. Dalam kondisi padat, perbedaan kebutuhan sering kali sulit dikenali dan bisa memicu ketidaknyamanan. Pin menjadi alat bantu sederhana agar kebutuhan prioritas tersebut dapat dikenali secara lebih jelas oleh sesama pengguna dan petugas,” ujarnya.

KAI mengimbau masyarakat untuk menggunakan pin prioritas sesuai peruntukannya serta memberikan ruang kepada pengguna dengan kebutuhan khusus. Keberhasilan sistem transportasi publik tidak hanya ditentukan oleh sarana dan prasarana, tetapi juga oleh kesadaran kolektif pengguna dalam berbagi ruang secara tertib dan saling menghormati.

Program pin prioritas ini menjadi bagian dari upaya KAI dalam menghadirkan layanan LRT Jabodebek yang inklusif, tertib, dan ramah bagi semua kalangan, baik pengguna reguler maupun pengguna prioritas, seiring meningkatnya peran transportasi publik sebagai tulang punggung mobilitas masyarakat Jabodebek.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dorong Pertumbuhan Sektor Otomotif, BRI Branch Office Otista Region 6/Jakarta 1 Jalin Sinergi Strategis dengan PT Indomobil

BRI Branch Office Otista semakin memperkokoh posisinya sebagai mitra finansial utama sektor industri dengan menjalin sinergi strategis bersama salah satu raksasa otomotif Indonesia, PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (Indomobil Group).

Kolaborasi ini bertujuan untuk memberikan solusi perbankan terintegrasi yang mampu mendukung operasional bisnis sekaligus mempermudah akses kepemilikan kendaraan bagi masyarakat. Sinergi ini menandai langkah nyata BRI Branch Office Otista dalam mendukung pemulihan dan pertumbuhan industri otomotif nasional melalui layanan keuangan yang inovatif dan efisien.

Mendukung Ekosistem Bisnis yang Tangguh

Kerja sama ini diharapkan tidak hanya meningkatkan volume bisnis kedua belah pihak, tetapi juga memberikan dampak positif bagi ekosistem UMKM yang menjadi mitra pendukung di industri otomotif. Dengan akses permodalan dan sistem pembayaran yang lancar, rantai pasok industri ini diharapkan semakin solid.

Pihak PT Indomobil mengapresiasi dukungan BRI Branch Office Otista yang proaktif dalam memberikan solusi finansial yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Keandalan sistem perbankan BRI menjadi alasan utama Indomobil mempercayakan sebagian besar layanan transaksinya kepada BRI.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dari Karya ke Aksi Nyata: Caleb, Siswa BINUS SCHOOL Simprug Ajak Generasi Muda Peduli Lingkungan dan Satwa Langka Indonesia

Kepekaan terhadap isu lingkungan menjadi bekal penting bagi
generasi muda di tengah meningkatnya ancaman terhadap kelestarian alam dan satwa langka
Indonesia. Kesadaran ini tidak hanya perlu dipahami, tetapi juga disuarakan agar mampu
mendorong perubahan nyata. Melalui karya ilustrasinya, Caleb, siswa BINUS SCHOOL Simprug,
hadir sebagai contoh anak muda yang berani mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap
lingkungan, khususnya perlindungan satwa langka Indonesia.

Sebagai wujud nyata dari semangat tersebut, Caleb berkolaborasi dengan BINA NUSANTARA untuk
mengimplementasikan karya ilustrasinya ke dalam produk merchandise eksklusif yang telah
tersedia di BEEHIVE BINUS Store. Pameran seni yang mengusung tema lingkungan hidup ini
menjadi proyek perdana dari program Creativerse yang dipersiapkan untuk secara berkelanjutan
dapat mendukung secara serius talenta-talenta muda berbakat BINUS menampilkan karyanya,
mengasah jiwa entrepreneurship sekaligus berkontribusi dampak positif, baik bagi lingkungan
maupun masyarakat luas.

Proyek ini berawal dari pengalaman Caleb saat duduk di kelas 5 dan mengembangkan ide kreatif
pertamanya menjadi karya yang memiliki dampak nyata. Dalam proyek sebelumnya, Caleb
menciptakan karya bertema kepedulian lingkungan dan ekosistem laut, karya tersebut berhasil
diwujudkan menjadi berbagai produk, dengan hasil penjualan yang didonasikan kepada NGO Divers
Clean Action untuk mendukung penanaman mangrove di kawasan PIK.

Seiring perkembangannya, karya Caleb semakin banyak terinspirasi oleh tema hewan dan
lingkungan, khususnya satwa dilindungi khas Indonesia. Rangkaian karya bertema animal series
kemudian dikembangkan menjadi merchandise eksklusif BINUS SCHOOL Simprug. Salah satu
karyanya juga merupakan hasil kolaborasi menggambar dan mewarnai bersama anak-anak asuh
Yayasan Wahana Visi Indonesia.

Pada proyeknya kali ini, hasil penjualan merchandise akan didonasikan kepada Yayasan Wahana
Visi Indonesia untuk mendukung peningkatan kualitas hidup anak-anak dan komunitas yang
membutuhkan.

Inisiatif ini ditandai dengan peluncuran produk kolaborasi Caleb dan BINA NUSANTARA pada Rabu
(21/01/2026). Dalam kesempatan tersebut dibahas perjalanan kreatif Caleb, proses pembelajaran
yang dijalani, serta pentingnya memberikan ruang bagi siswa untuk berkontribusi melalui bakat
dan minat sejak usia dini.

Caleb menyampaikan rasa bangganya karena karya ilustrasinya dapat berkembang menjadi produk
yang bermanfaat bagi banyak orang. “Aku senang sekali karena gambarku bisa dijadikan produk
dan bermanfaat untuk orang lain. Lewat gambar-gambar ini, aku ingin mengajak teman-teman
untuk lebih peduli pada hewan dan lingkungan, karena hal kecil yang kita lakukan bisa punya
dampak besar kalau dilakukan bersama-sama,” ujar Caleb.

Sementara itu, Mr. Isaac menerangkan bahwa inisiatif ini sejalan dengan Journeys Programme di
BINUS SCHOOL Simprug, sebuah pendekatan pembelajaran yang mendampingi perjalanan tumbuh
kembang siswa secara menyeluruh, dengan mendorong siswa untuk mengeksplorasi potensi diri,
serta mengimplementasikan proses belajar ke dalam aksi nyata yang berdampak.

“Kami ingin siswa tidak hanya menjalani proses belajar di kelas, tetapi juga mengalami perjalanan
belajar yang bermakna melalui Journeys Programme BINUS SCHOOL Simprug. Karya siswa tidak
hanya menjadi hasil pembelajaran, tetapi juga memiliki nilai dan manfaat nyata bagi lingkungan
sekitar. Melalui kolaborasi ini, kami memberikan ruang bagi siswa untuk mengekspresikan
kreativitasnya sekaligus belajar tentang empati, berpikir kritis, dan kepedulian terhadap lingkungan
sejak usia dini,” ujar Isaac Koh selaku Kepala Sekolah BINUS SCHOOL Simprug.

Melalui kolaborasi ini, BINUS SCHOOL Simprug menegaskan komitmennya dalam menciptakan
lingkungan belajar yang mendukung kreativitas, kepedulian sosial, serta membentuk karakter siswa
yang berdampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES