Sukses Manfaatkan Kulong Bekas Tambang, Berikanesia Lestari Jadi Model Ekonomi Sirkular di Belitung

Berikanesia Lestari bersama Instellar dan para mitra lokal sukses menjalankan program inovasi ekonomi biru selama satu tahun di Pulau Belitung, yang didiseminasikan pada 14 Januari 2026. Program ini merevitalisasi kulong bekas tambang menjadi lokasi budidaya ikan nila bernutrisi, mengolah limbah ikan pasar menjadi pakan terjangkau, serta mendorong pengembangan produk UMKM berbasis perikanan. Melalui kolaborasi lintas sektor, inisiatif ini mampu menjawab tantangan lingkungan, memperkuat ekonomi lokal, sekaligus mendukung intervensi gizi bagi anak-anak malnutrisi dan stunting. Pendekatan ekonomi sirkular dan berbasis komunitas ini menunjukkan potensi untuk direplikasi di wilayah pesisir lainnya sebagai model pembangunan berkelanjutan.

Bangka Belitung, 14 Januari 2026

Changemakers dari Belitung yang tergabung dalam inisiatif Berikanesia Lestari, dengan dukungan dari Instellar, sukses menjalankan inovasi ekonomi biru selama satu tahun terakhir di Pulau Belitung. Melalui kolaborasi erat bersama pemerintah daerah, kelompok nelayan, petani tambak, kader kesehatan, dan masyarakat setempat, Berikanesia Lestari membagikan hasil, pembelajaran, serta praktik baik program dalam kegiatan Diseminasi Hasil Program Berikanesia Lestari.

Program ini menjadi contoh penerapan prinsip ekonomi sirkular di tingkat lokal dengan mereklamasi lahan bekas tambang (kulong) menjadi kolam budidaya ikan nila, mengolah limbah ikan dari pasar menjadi pakan ikan terjangkau, serta mendorong pengembangan produk UMKM berbasis perikanan. Pendekatan terintegrasi ini tidak hanya menjawab tantangan lingkungan, tetapi juga membuka peluang baru di bidang kesehatan masyarakat dan penguatan ekonomi lokal.

Selama satu tahun implementasi, Berikanesia Lestari berhasil memanfaatkan satu kulong bekas tambang sebagai lokasi percontohan budidaya ikan nila air tawar. Hasil budidaya tersebut dimanfaatkan untuk intervensi gizi berbasis protein ikan bagi anak-anak malnutrisi, sekaligus menjadi bahan baku bagi produk olahan UMKM lokal. Di sisi lain, limbah ikan dari aktivitas pasar nelayan diolah menjadi pakan ikan berkualitas, sehingga membantu menekan biaya produksi budidaya sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan.

“Program yang telah dijalankan telah menunjukkan hasil signifikan, yaitu satu lahan bekas tambang timah dapat direvitalisasi secara produktif menjadi lokasi budidaya ikan nila dengan menggunakan pakan yang diolah dari sisa ikan nelayan se-Kabupaten Belitung. 11,7 ton limbah ikan berhasil diselamatkan menjadi produk turunan 7 ton olahan tepung ikan dan 2,7 ton pelet ikan terjangkau. Kami berkolaborasi dengan 30 pengumpul limbah dan 50 petani ikan.” Ujar Ibnu Hasanuddin dalam sambutannya.

Pada sesi diskusi panel dan policy talk, perwakilan Berikanesia Lestari, Khodijah A Zahir, menyampaikan bahwa program ini menunjukkan potensi besar dari solusi berbasis komunitas yang terintegrasi. Dari hasil budidaya ikan tersebut, dikembangkan produk-produk turunan bernilai ekonomi, yaitu sagoo crackers, mie pandai, abon ikan, sambal lingkung, dan kerupuk kemplang, yang diproduksi melalui Rumah Produksi bersama komunitas lokal. Ikan nila juga dimanfaatkan sebagai makanan intervensi gizi bagi 87 anak dengan kondisi malnutrisi dan stunting di Desa Aik Seruk. 

“Intervensi ini menunjukkan hasil yang positif, dengan 26% balita telah bebas stunting dan 21% balita berstatus gizi baik. Capaian ini menjadi bukti bahwa pendekatan berbasis komunitas dapat menjawab tantangan lingkungan, kesehatan, dan ekonomi secara bersamaan,” ujar Khodijah.

Dari sisi mitra pendukung, Rizky Anugrah, Head of Impact-Driven Enterprise Advisory Instellar, menilai Berikanesia Lestari sebagai contoh keberhasilan inovasi lokal yang mampu diterjemahkan menjadi dampak nyata. Melalui program Catalyst Changemakers Ecosystem (CCE), Instellar mendorong lahirnya solusi yang tidak berhenti pada gagasan, tetapi teruji di lapangan dan menjawab kebutuhan masyarakat. Dalam hal ini, Berikanesia Lestari dipandang berhasil menunjukkan bahwa kolaborasi lintas sektor dan pendekatan berbasis komunitas dapat menghasilkan model ekonomi biru yang berkelanjutan dan memiliki potensi untuk direplikasi di wilayah lain dengan tantangan serupa. 

Wakil Bupati Belitung, Bapak Syamsir S.I.Kom, menyebutkan program ini sebagai titik balik pemanfaatan lahan bekas tambang yang membuka peluang ekonomi baru sekaligus memperkuat perbaikan gizi anak. Pengolahan limbah ikan menjadi pakan budidaya dinilai menciptakan sistem ekonomi sirkular yang ramah lingkungan. Ia mendorong agar praktik baik ini dilanjutkan dan diintegrasikan dengan agenda pembangunan daerah hingga nasional agar dampaknya semakin luas dan berkelanjutan.

Berikanesia Lestari merupakan konsorsium dari tiga organisasi, yaitu Berikan Protein Initiative, Ikanesia, dan Selaras Muba Lestari. Inisiatif ini lahir dari program Catalyst Changemakers Ecosystem (CCE) 3.0 di bawah binaan Instellar, yang berfokus pada penguatan kapasitas changemakers dalam mengembangkan solusi berkelanjutan melalui pendampingan, jejaring, dan kolaborasi lintas sektor.

Melalui kegiatan diseminasi ini, Berikanesia Lestari berharap praktik baik yang telah dijalankan dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah, komunitas, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mendorong ekonomi biru yang inklusif dan berkelanjutan di Pulau Belitung dan wilayah lainnya di pesisir Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pelindo Multi Terminal Lembar Layani Puluhan Ribu Penumpang Selama Nataru 2025/2026

Lombok Barat, Januari 2026 – PT Pelabuhan Indonesia
(Persero) melalui PT Pelindo Multi Terminal mencatat kinerja layanan
kepelabuhanan yang terkendali selama penyelenggaraan Angkutan Natal dan Tahun
Baru (Nataru) 2025/2026 di Pelabuhan Lembar, Nusa Tenggara Barat. Arus
penumpang H-15 hingga H+15 atau periode 10 Desember 2025 hingga 9 Januari 2026,
Terminal Penumpang Kedaro dan Terminal Penumpang Gilimas tercatat melayani
22.870 penumpang, sementara arus kendaraan mencapai 26.571 unit.

Capaian tersebut mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat
selama periode libur akhir tahun, sekaligus menunjukkan kesiapan Pelindo Multi
Terminal dalam menjaga kelancaran layanan penumpang dan kendaraan di Pelabuhan
Lembar. Seluruh operasional terminal berjalan dengan tertib dan aman, seiring
dengan penerapan standar pelayanan serta koordinasi lintas instansi yang
konsisten.

Branch Manager Pelindo Multi Terminal Lembar, Kunto
Wibisono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung
kelancaran penyelenggaraan Angkutan Nataru 2025/2026.

“Kelancaran arus penumpang dan kendaraan selama masa Nataru
ini merupakan hasil sinergi dan kolaborasi yang baik antara Pelindo Multi
Terminal dengan seluruh pemangku kepentingan. Kami mengapresiasi dukungan KSOP
setempat, aparat keamanan, pemerintah daerah, operator kapal, serta seluruh
stakeholder yang bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan
layanan di Pelabuhan Lembar,” ujar Kunto.

Kunto menambahkan bahwa kesiapan layanan di Terminal
Penumpang Kedaro dan Gilimas didukung oleh penguatan fasilitas operasional,
optimalisasi personel pelayanan, serta koordinasi lintas instansi yang
dilakukan secara berkelanjutan. Langkah-langkah tersebut menjadi kunci dalam
menjaga kelancaran arus penumpang dan kendaraan selama periode Nataru.

Lebih lanjut, Kunto menyampaikan bahwa penyelenggaraan
Angkutan Nataru 2025/2026 menjadi bagian dari proses evaluasi menyeluruh dalam
rangka meningkatkan kesiapan Pelindo Multi Terminal menghadapi agenda
transportasi berikutnya, khususnya Angkutan Lebaran yang secara historis
memiliki tingkat pergerakan penumpang dan kendaraan lebih tinggi.

“Berbagai pengalaman selama masa Angkutan Nataru ini menjadi
bahan evaluasi penting bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan,
memperkuat koordinasi lintas sektor, serta memastikan seluruh fasilitas dan
sumber daya manusia berada dalam kondisi siap guna menghadapi puncak arus
Angkutan Lebaran,” tegas Kunto.

Keberhasilan penyelenggaraan Angkutan Nataru 2025/2026 di
Pelabuhan Lembar juga tercermin dari optimalnya layanan di Terminal Penumpang
Kedaro dan Terminal Penumpang Gilimas. Selama periode layanan, seluruh proses
embarkasi dan debarkasi penumpang berjalan tertib dan lancar, didukung oleh
kesiapan fasilitas terminal, pengaturan alur penumpang yang efektif, serta
kehadiran petugas pelayanan yang siaga. Hal tersebut memberikan kontribusi
signifikan terhadap terciptanya kenyamanan, keamanan, dan keselamatan penumpang
selama berada di area pelabuhan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Cash Flow vs Profit: Mana yang Lebih Penting bagi Investor Pemula?

Bagi banyak investor pemula, memahami istilah dasar dalam laporan keuangan seperti cash flow dan profit sering kali membingungkan. Keduanya tampak seperti indikator kesuksesan bisnis, tetapi sebenarnya memiliki peran yang berbeda dalam menilai kesehatan finansial suatu perusahaan. Seringkali investor terlalu fokus pada laba semata tanpa memperhatikan aliran kas, padahal cash flow yang sehat justru menentukan kemampuan perusahaan dalam mempertahankan operasi dan tumbuh di masa depan.

Artikel ini akan membahas perbedaan antara cash flow dan profit, mengapa kedua metrik tersebut penting, dan bagaimana investor pemula dapat menggunakannya untuk mengambil keputusan investasi yang lebih cerdas.

Cara Sederhana Membaca Laporan Keuangan

Saat membaca laporan keuangan, profit atau laba bersih menunjukan seberapa besar perusahaan menghasilkan keuntungan setelah semua biaya dan pajak dikurangi dari pendapatan. Dengan kata lain, profit adalah angka yang sering muncul di media ketika sebuah perusahaan melaporkan hasil kuartalan atau tahunan mereka. Profit biasanya menjadi indikator utama kinerja perusahaan, tetapi angka ini bisa saja tidak mencerminkan kesehatan uang tunai mereka secara real time.

Sementara itu, cash flow mengukur seberapa besar uang tunai yang masuk dan keluar dari bisnis. Ini mencakup semua transaksi kas dari operasi bisnis, investasi, dan pembiayaan. Cash flow yang positif menunjukkan bahwa perusahaan memiliki cukup uang tunai untuk membayar kewajiban, menggaji pegawai, dan melakukan investasi tanpa harus menambah utang.

Seorang perusahaan bisa saja mencatat profit besar tetapi cash flow negatif jika banyak piutang yang belum tertagih atau investasi besar yang dilakukan secara tunai. Ini bisa menjadi sinyal peringatan bagi investor, karena meskipun laba tinggi, likuiditas perusahaan bisa terganggu.

Untuk memahami bagaimana berbagai indikator keuangan ikut memengaruhi penilaian aset dan kondisi pasar, Anda dapat mengikuti pembahasan dan analisis sentimen pasar di Market Analysis KVB Indonesia

Cash Flow vs Profit: Mana yang Lebih Penting?

Dalam investasi, baik cash flow maupun profit memiliki peranan yang penting. Profit dapat menunjukkan kemampuan perusahaan menghasilkan laba dari operasionalnya, sedangkan cash flow menunjukan likuiditas dan kemampuan perusahaan menghadapi kebutuhan finansial jangka pendek.

Bagi investor jangka panjang, fokus utama sebaiknya tidak hanya pada profit semata. Sebuah perusahaan dengan cash flow yang kuat menandakan stabilitas dan kemampuan untuk bertahan dalam kondisi pasar yang tidak menentu. Investor yang memahami pentingnya aliran kas sering kali mampu menyaring peluang yang lebih realistis dan menghindari perusahaan yang hanya tampak “menguntungkan” di atas kertas.

Kunci bagi investor pemula adalah melihat keduanya secara bersamaan, bukan memilih salah satu sebagai yang lebih penting. Dengan kombinasi pemahaman cash flow dan profit, keputusan investasi bisa menjadi lebih terukur dan berlandaskan data yang solid.

Menghubungkan Pemahaman Keuangan dengan Kesempatan Investasi

Pemahaman dasar tentang cash flow dan profit adalah fondasi yang penting sebelum Anda mulai memasuki dunia investasi lebih jauh. Namun, di luar laporan keuangan tradisional, pasar global juga dipengaruhi oleh berbagai faktor makro seperti sentimen ekonomi, kebijakan moneter, dan pergerakan aset global yang bisa menciptakan peluang trading yang menjanjikan.

Untuk memanfaatkan peluang tersebut, terutama di pasar finansial yang kompleks seperti forex, indeks, atau komoditas, dibutuhkan platform trading yang memberikan akses real time, execution cepat, serta insight pasar yang membantu pengambilan keputusan.

Broker Trading KVB Indonesia sebagai Mitra Investor

Dalam konteks pasar global yang dinamis, Broker Trading KVB Indonesia menyediakan fasilitas trading yang lengkap dan mendukung akses ke berbagai instrumen keuangan. Dengan infrastruktur platform yang kuat dan dukungan layanan pelanggan yang profesional, trader maupun investor dapat mengeksekusi strategi dengan lebih cepat dan efisien.

Bagi investor pemula yang ingin mulai memanfaatkan peluang pasar finansial global dan menerapkan pemahaman antara cash flow dan profit ke dalam keputusan trading nyata, pendaftaran akun dapat dilakukan disini

Dengan pengetahuan keuangan yang tepat dan dukungan platform yang handal, investor pemula dapat meningkatkan peluang sukses mereka di pasar modal dan trading global.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Battery Manufacture Selesai Diinstalasi, Wujudkan Ekosistem Baterai Terintegrasi di Indonesia

Karawang, 15/01/2026 – BPI Danantara selaku pemegang saham Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID, terus konsisten mengawal pembentukan ekosistem baterai kendaraan listrik terintegrasi di Indonesia.

Langkah ini sebagai bentuk kehadiran negara dalam merealisasikan investasi strategis hilirisasi dan industrialisasi jangka panjang yang mampu menciptakan nilai tambah berkelanjutan di dalam negeri, sebagaimana yang tertuang dalam Asta Cita Presiden.

Adapun, MIND ID melalui PT Industri Baterai Indonesia (PT IBI) telah bekerja sama dengan konsorsium Contemporary Amperex Technology Co., Limited, Brunp, Lygend (CBL) untuk membentuk perusahaan patungan (joint venture) yakni PT Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB), guna menjadi ujung tombak dalam pengembangan Ekosistem Baterai Terintegrasi.

CATIB saat ini tengah membangunan Fasilitas Produksi Battery Cells, Module & Pack yang direncanakan memiliki kapasitas awal sebesar 6,9 GWh pada fase pertama dan akan diekspansi hingga mencapai kapasitas total 15 GWh pada fase kedua.

Proyek yang dibangun di kawasan Artha Industrial Hills (AIH), Kabupaten Karawang dengan total luas 43 Ha ini, terdiri atas 2 fasilitas utama. Pertama, Module & Pack (MP) Plant yang Groundbreaking Ceremony-nya dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto pada Juni 2025, dan telah diselesaikan pembangunan serta instalasi Battery Manufacture Equipment pada Januari 2026. Ini adalah fasilitas inti, berupa rangkaian mesin yang bekerja dalam sistem otomatis untuk merakit baterai menjadi produk siap pakai bagi industri kendaraan listrik.

Kedua Cell Plant, yang pembangunannya tengah dilanjutkan. Ini merupakan fasilitas untuk memproduksi unit dasar sel baterai, untuk kemudian siap dirakit menjadi modul dan paket baterai untuk kendaraan listrik (EV) dan aplikasi energi lainnya.

Fasilitas Produksi Battery Cells, Module & Pack di Karawang ini ditargetkan mulai beroperasi secara komersial pada akhir tahun 2026, dan mampu menjadi tonggak bagi Indonesia untuk meningkatkan nilai tambah dari kekayaan sumber daya alam mineral, hingga meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri di setiap produk kendaraan listrik di Indonesia.

Dalam Ceremony First Incoming Equipment to Cell, Kamis (15/1/2026), Managing Director Technology Advancement Danantara Indonesia, Dwi Susanto, menyampaikan bahwa negara hadir untuk mendorong pembentukan industri strategis berbasis teknologi yang menjadi motor penggerak bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

“Melalui inisiatif strategis ini, Indonesia tidak hanya memperkuat kapasitas manufaktur baterai nasional, tetapi juga membangun penguasaan teknologi, peningkatan kapabilitas SDM, serta integrasi sistem industri hulu dan hilir kendaraan listrik. Dengan demikian, penciptaan nilai tambah ekonomi yang lebih besar dan berkelanjutan bagi Indonesia dapat terwujud,” ujarnya.

Dalam acara ini pun dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara MIND ID, PT IBI, dan Contemporary Amperex Technology Co., Limited (CATL) atas kerja sama penelitian dan pengembangan produk terkait baterai, energi terbarukan, dan mobilitas listrik untuk memperkuat posisi Indonesia dalam industri baterai dan energi terbarukan, khususnya dalam mempersiapkan peluncuran komersial atas seluruh rantai nilai baterai hulu hingga hilir yang terintegrasi di Indonesia pada tahun 2028.

Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin menyampaikan kolaborasi strategis yang telah berjalan ini, menjadi jembatan bagi MIND ID dalam menjalankan fungsinya sebagai penggerak hilirisasi.

Grup MIND ID terus mengoptimalkan kekayaan sumber daya alam mineral dan batu bara yang besar untuk menjadi motor bagi pembangunan peradaban masa depan.

“Kami akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam pengembangan ekosistem baterai terintegrasi, guna memberikan manfaat yang lebih besar bagi negara dan Masyarakat,” katanya.

Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Utama PT IBI Aditya Farhan Arif, menegaskan komitmen PT IBI dalam mengawal pengembangan industri baterai nasional agar tumbuh secara terintegrasi dan berdaya saing global serta berkontribusi terhadap pengembangan kepakaran nasional di bidang material maju untuk energi.

“PT IBI berkomitmen memastikan pengembangan ekosistem baterai nasional berjalan secara konsisten dari tahap perencanaan hingga implementasi. Dengan adanya kemajuan signifikan atas proyek CATIB saat ini mencerminkan kesiapan infrastruktur, teknologi, serta kolaborasi strategis yang dibangun untuk mendukung terbentuknya industri baterai yang kompetitif dan berkelanjutan. Penandatanganan MoU adalah cerminan komitmen agar keberadaan industri baterai nasional dapat berkontribusi pada peningkatan kepakaran Indonesia di bidang material maju untuk energi, khususnya teknologi baterai,” tambah Direktur Utama PT IBI.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

KA BIAS Layani Total 847.701 Penumpang Selama Tahun 2025, Meningkat 183 % Dibandingkan Tahun 2024

KAI Daop 6 telah melayani sebanyak 847.701 penumpang KA Bandara Adi Soemarmo (BIAS) selama tahun 2025 di stasiun pelayanan KA BIAS wilayah KAI Daop 6 Yogyakarta. KA BIAS menjadi moda transporasi andalan yang menyambungkan Bandara Adi Soemarmo ke berbagai daerah di relasi Stasiun Bandara Adi Soemarmo – Madiun – Caruban.

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih mengatakan bahwa KA BIAS memiliki perjalanan sebanyak 10 kali atau 5 perjalanan PP dengan total kapasitas tempat duduk per hari sebanyak 2.850 tempat duduk (TD) atau 285 TD per rangkaiand dengan kapasitas angkut mencapai 150%. Kapasitas ini memungkinkan KA BIAS dapat melayani lebih banyak penumpang baik duduk maupun tanpa tempat duduk (berdiri).

KAI Daop 6 juga mencatatkan keberangkatan penumpang KA BIAS sepanjang tahun 2025 sebanyak 411.171 penumpang, kemudian untuk penumpang tiba sebanyak 436.530 penumpang di stasiun KA BIAS wilayah Daop 6.

Berikut data stasiun pelayanan KA BIAS di Daop 6 Yogyakarta dengan volume keberangkatan penumpang tertinggi di tahun 2025:

1. Stasiun Solo Balapan: 210.990 penumpang

2. Stasiun Sragen: 66.780 penumpang

3. Stasiun Solo Jebres: 61.309 penumpang

4. Stasiun Adi Soemarmo: 57.118 penumpang

5. Stasiun Kadipiro: 8.066 penumpang

6. Stasiun Palur: 6.908 penumpang

Selain keberangkatan, KAI Daop 6 juga mencatatkan kedatangan penumpang KA BIAS sebanyak 436.530 penumpang di seluruh stasiun KA BIAS di Daop 6. Berikut adalah stasiun di wilayah Daop 6 dengan jumlah kedatangan penumpang KA BIAS tertinggi:

1. Stasiun Solo Balapan: 211.835 penumpang

2. Stasiun Solo Jebres: 95.805 penumpang

3. Stasiun Sragen: 58.603 penumpang

4. Stasiun Bandara Adi Soemarmo: 51.256 penumpang

5. Stasiun Palur: 13.182 penumpang

6.Stasiun Kadipiro: 5.849 penumpang

Faktor keselamatan, kenyamanan, keamanan, kapasitas angkut yang optimal dan jadwal perjalanan yang teratur menjadikan KA BIAS sebagai alternatif transportasi yang efektif baik di harihari biasa maupun selama masa liburan dan long weekend. Kereta Api Bandara hadir sebagai solusi perjalanan yang tidak hanya cepat dan tepat waktu, tetapi juga ramah lingkungan dan mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan raya.

Feni menyapaikan, “Jika dibandingkan dengan volume penumpang KA BIAS di wilayah Daop 6 pada tahun 2024, maka pada tahun 2025 terjadi peningkatan yang signifikan yaitu sebesar 183%. Tahun 2024, total volume penumpang KA BIAS naik dan turun mencapai 299.078 penumpang.

“KAI Daop 6 Yogyakarta berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik untuk mengkoneksikan kota-kota tujuan melalui integrasi antar moda agar perjalanan para penumpang lancar dan nyaman,” tutup Feni.

Untuk informasi mengenai pelayanan kereta api, masyarakat dapat mengontak Contact Center KAI 121 atau melaluo seluruh social media KAI 121.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Melalui SYNTHESIS 2026, Faculty of Engineering BINUS UNIVERSITY Tunjukkan Karya Mahasiswa yang Berdampak

Jakarta, 9 Januari 2026 — BINUS University, melalui Faculty of Engineering, sukses menyelenggarakan SYNTHESIS: Human, Machine, Meaning, sebuah pameran inovasi mahasiswa serta kegiatan International Talk Show yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Engineering Week 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 8–9 Januari 2026 di Lantai 1 BINUS @Kemanggisan, Anggrek Campus ini menegaskan peran strategis Faculty of Engineering dalam menjembatani perkembangan teknologi, kebutuhan industri, dan dampak sosial bagi masyarakat.

Sebagai bagian dari penguatan jejaring global, BINUS University berkolaborasi dengan  Arizona State University (ASU), yang dikenal sebagai Most Innovative University in the United States. Kolaborasi ini tercermin melalui kehadiran pembicara internasional dan diskusi akademik antara BINUS University dan ASU.

Pameran SYNTHESIS 2026 menampilkan lebih dari 40 prototipe multidisipliner, dengan kontribusi signifikan dari mahasiswa-mahasiswa (Computer Engineering, Civil Engineering, Industrial Engineering, BASE) dari Faculty of Engineering BINUS University dalam pengembangan solusi berbasis Internet of Things (IoT), automation systems, human–machine interaction, serta teknologi asistif inklusif. Prototipe-prototipe tersebut dirancang tidak hanya sebagai eksplorasi akademik, tetapi juga sebagai solusi aplikatif yang relevan dengan kebutuhan industri dan tantangan masyarakat saat ini. Kegiatan SYNTHESIS juga mempresentasikan hasil workshop dan proyek EPICS untuk komunitas di Indonesia kerjasama antara BINUS University dan ASU, yang diwakili oleh mahasiswa-mahasiswa (Architecture, Industrial Engineering, Food Technology dan Biotechnology) dari Fakultas Teknik BINUS University.

International Talkshow SYNTHESIS menghadirkan narasumber dari dunia akademik dan industri profesional di antaranya Jared Schoepf selaku Associate Teaching Professor sekaligus Director of EPICS Program dari Arizona State University, serta perwakilan dari Rockwell Automation, Indonesia. Dalam diskusi ini Faculty of  Engineering BINUS University menegaskan komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki sensitivitas terhadap isu sosial, keberlanjutan, dan inklusivitas. Berbagai karya yang ditampilkan menunjukkan bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk mendukung sektor pertanian, meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas dan lansia, serta menciptakan sistem interaksi cerdas yang berorientasi pada manusia.

Dalam sesi diskusi Jared Schoepf mengapresiasi kualitas karya dan pola pikir mahasiswa BINUS University dan menilai SYNTHESIS merupakan representasi kuat dari pendekatan pendidikan teknik yang modern.

Proyek-proyek yang ditampilkan menunjukkan bagaimana Faculty of Engineering BINUS University mampu mendorong inovasi yang bermakna. BINUS University berhasil menciptakan lingkungan pembelajaran yang mendorong mahasiswa untuk menerapkan teknologi maju dalam menjawab tantangan industri,”  ujar  Jared Schoepf selaku Associate Teaching Professor Arizona State University.

Dari sisi industri, Adi Darmadi selaku President Director Rockwell Automation Indonesia menilai karya mahasiswa BINUS University memiliki potensi aplikatif yang kuat.

Kami melihat mahasiswa BINUS University memiliki pemahaman yang baik terhadap sistem industri dan teknologi otomasi. Inovasi yang ditampilkan menunjukkan kesiapan talenta muda untuk berkontribusi langsung di dunia industri serta membuka peluang kolaborasi jangka panjang,” ungkap Adi Darmadi selaku President Director Rockwell Automation Indonesia.

Sementara itu, Dr. Ir. Ar. Nina Nurdiani, S.T., M.T., IAI selaku Dekan Faculty of Engineering BINUS University, menegaskan bahwa SYNTHESIS merupakan cerminan visi Fakultas Teknik dalam mengembangkan pendidikan teknik yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja baik secara nasional maupun secara global.

“Melalui SYNTHESIS, Faculty of Engineering BINUS University mendorong mahasiswa untuk tidak hanya menciptakan teknologi, tetapi juga memahami makna dan dampak dari inovasi tersebut bagi masyarakat. Karya-karya yang ditampilkan menunjukkan kualitas, kreativitas, dan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tantangan masa depan,” ujar Ibu Nina.

Melalui SYNTHESIS 2026, Faculty of Engineering BINUS University menunjukkan bagaimana pembelajaran teknik dapat melahirkan karya nyata yang relevan dengan industri dan bermanfaat bagi masyarakat. Dengan dukungan kolaborasi global dan industri, Faculty of Engineering BINUS University terus mendorong mahasiswa untuk berinovasi, berani bereksperimen, dan menciptakan solusi teknologi yang bermakna dan berdampak bagi masa depan juga peningkatan kualitas hidup manusia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Hujan Ekstrem Rendam Jalur Semarang, Sejumlah KA Tujuan Jakarta Alami Keterlambatan

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas keterlambatan sejumlah perjalanan kereta api yang datang dari arah Semarang menuju wilayah Daop 1 Jakarta.

Keterlambatan tersebut disebabkan oleh intensitas hujan yang sangat tinggi di wilayah Jalur Semarang Kendal dan sekitarnya, yang mengakibatkan beberapa titik jalur rel terendam air.

Demi menjamin keselamatan dan keamanan perjalanan, KAI melakukan penyesuaian operasional pada lintas terdampak, termasuk pembatasan kecepatan dan pengaturan pola perjalanan kereta api.

“Keselamatan perjalanan menjadi prioritas utama KAI. Akibat kondisi jalur yang terendam air, sejumlah perjalanan kereta api dari arah Semarang mengalami keterlambatan dan berdampak pada waktu kedatangan di wilayah Daop 1 Jakarta,” ujar Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo.

Hingga pukul 05.30 WIB, tercatat sebanyak 9 perjalanan kereta api mengalami keterlambatan kedatangan di Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir, dengan rentang keterlambatan antara 120 menit hingga 280 menit. Keterlambatan kedatangan tersebut turut berdampak pada jadwal keberangkatan kereta api selanjutnya, mengingat rangkaian kereta harus menunggu kedatangan dari perjalanan sebelumnya guna memastikan kesiapan sarana dan aspek keselamatan.

Dari sembilan perjalanan tersebut, lima kereta api dapat diberangkatkan tepat waktu, sementara empat perjalanan lainnya mengalami keterlambatan keberangkatan, yaitu KA Parahyangan, KA Sembrani, KA Tawang Jaya, dan KA Argo Bromo Anggrek.

Dalam menghadapi kondisi cuaca ekstrem ini, KAI Daop 1 Jakarta terus melakukan koordinasi dan komunikasi secara intensif dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk memperoleh informasi prakiraan cuaca terkini. Informasi tersebut menjadi dasar dalam upaya antisipasi, baik dari sisi kesiapan prasarana perkeretaapian maupun peningkatan pelayanan kepada pelanggan, sehingga dampak gangguan dapat diminimalkan.

Sebagai bentuk tanggung jawab pelayanan, KAI menyediakan service recovery bagi pelanggan terdampak sesuai ketentuan yang berlaku. Informasi terkait keterlambatan perjalanan juga disampaikan secara berkala kepada pelanggan melalui SMS blast dan kanal informasi resmi KAI.

Bagi pelanggan yang kereta apinya mengalami keterlambatan akibat kondisi banjir dan memutuskan untuk tidak melanjutkan perjalanan, KAI memberikan opsi pembatalan tiket dengan pengembalian dana 100 persen. Pembatalan dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI hingga dua jam sebelum jadwal keberangkatan, atau secara langsung di loket layanan stasiun hingga H+3 setelah jadwal keberangkatan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas pengertian dan kesabaran para pelanggan. KAI terus melakukan pemantauan dan upaya penanganan agar perjalanan kereta api dapat kembali berjalan normal, aman, dan selamat,” tutup Franoto.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Hari Pertama Libur Panjang Isra Miraj, 37 Ribu Lebih Penumpang Tinggalkan Jakarta dengan Kereta Api

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat tingginya mobilitas masyarakat pada hari pertama libur panjang Isra Miraj, Rabu (15/1). Pada hari ini, sebanyak 37.075 pelanggan tercatat berangkat menggunakan kereta api, sementara 21.244 penumpang tiba dan turun di stasiun wilayah Daop 1 Jakarta.

Manager Humas Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan pada hari ini tanggal 15 Januari 2026 disejumlah stasiun utama di wilayah Daop 1 Jakarta mencatat volume keberangkatan yang signifikan. Stasiun Pasar Senen mencatat jumlah penumpang berangkat terbanyak, yakni 14.667 pelanggan, disusul Stasiun Gambir sebanyak 14.337 pelanggan, Stasiun Bekasi 3.840 pelanggan, serta Stasiun Jatinegara 2.223 pelanggan.

Franoto menambakan bahwa kereta api masih menjadi moda transportasi pilihan masyarakat selama periode libur panjang.

“Pada hari pertama libur panjang Isra Miraj, volume penumpang yang berangkat dari wilayah Daop 1 Jakarta terpantau cukup tinggi, khususnya dari stasiun-stasiun utama seperti Pasar Senen dan Gambir,” ujar Franoto.

Ia menambahkan, hingga hari ini masih tersedia 2.905 tiket keberangkatan dari wilayah Daop 1 Jakarta. Namun demikian, jumlah tersebut diperkirakan akan terus berkurang seiring tingginya minat masyarakat dan kemudahan pemesanan tiket yang dilakukan secara daring melalui aplikasi Access by KAI maupun mitra resmi penjualan tiket KAI lainnya.

Adapun kota tujuan favorit pelanggan pada periode libur panjang ini antara lain Yogyakarta sekitar 18 ribu penumpang, Semarang 7.500 penumpang, Bandung 5.800 penumpang, Surabaya 5.200 penumpang, serta Purwokerto sebanyak 5.000 penumpang.

Selama periode 15–18 Januari 2026, KAI Daop 1 Jakarta menyediakan total 158.959 tempat duduk, dengan 88.106 tiket telah terjual hingga saat ini. Sementara itu, tiket untuk keberangkatan tanggal 16–18 Januari masih tersedia sebanyak 67.968 tempat duduk, dengan tingkat okupansi 68 persen pada 16 Januari, 26 persen pada 17 Januari, dan 35 persen pada 18 Januari.

KAI Daop 1 Jakarta mengimbau masyarakat bahwa kesempatan berlibur menggunakan kereta api masih terbuka karena ketersediaan tiket masih cukup untuk beberapa tanggal keberangkatan. Pelanggan diharapkan memastikan kembali jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket, serta mengatur waktu perjalanan menuju stasiun dengan baik, mengingat kondisi cuaca yang kerap turun hujan, agar perjalanan dapat berlangsung aman, lancar, dan nyaman.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Giatkan Inklusi Keuangan Digital di Masyarakat, Bank Raya Dorong Optimalisasi Program Loyalitas Pelanggan

Jakarta, 16  Januari 2026 – Sebagai bank digital BRI Group, Bank Raya terus mendorong inklusi keuangan digital di Indonesia melalui berbagai program menarik. Sebagai bagian dari flagship loyalty program, Raya Poin Flash Sale mengajak nasabah yang telah mengumpulkan poin melalui transaksi dan menabung di Aplikasi Raya untuk ditukarkan ke barang elektronik, maupun voucher belanja. Program ini merupakan bagian dari Program Pesta Raya yaitu program loyalitas nasabah yang berlangsung mulai 8 Agustus 2025 hingga 31 Januari 2026 untuk meningkatkan saldo tabungan dan bertransaksi di Aplikasi Bank Raya. 

Di program Pesta Raya, nasabah berkesempatan meraih hadiah langsung dari penukaran poin untuk mendapatkan berbagai reward menarik seperti Logam Mulia, Smartphone & Tablet, Gadget & Accessories, Home appliances.  Serta, undian hadiah yang akan diundi langsung pada periode akhir program yaitu 1 unit BYD Seal, 2 Motor Listrik Alva Cervo, 3 unit Samsung S25 Ultra dan 100 pemenang untuk Uang berupa Saldo Tabungan senilai Rp1 juta. 

Kicky Andrie Davetra selaku Direktur Bisnis Bank Raya mengatakan, “Sebagai bank digital kami memiliki peran krusial dalam mendorong percepatan inklusi keuangan. Hal ini merupakan komitmen kami sebagai digital attacker BRI Group untuk memperkuat posisi kami sebagai bank digital yang terpercaya dan menjadi bagian dari keseharian transaksi finansial para nasabah. Hadirnya loyalty program dan berbagai gimmick menarik di Aplikasi Raya ini akan semakin menambah pengalaman terbaik nasabah ketika bertransaksi perbankan.”

Dengan keunggulan Bank Raya yang berada dalam ekosistem BRI Group dengan jaringan terluas di seluruh Indonesia, Bank Raya terus hadir melengkapi kebutuhan masyarakat dan memungkinkan para pelaku usaha dan komunitas di Indonesia untuk mengakses fitur dan produk yang memudahkan mereka untuk mengelola keuangan personal dan usaha. Beragam fitur dan produk yang ada di Aplikasi Raya memungkinkan masyarakat mendapatkan pengalaman terbaik dalam siklus pengelolaan uang, mulai dari melakukan perencanaan keuangan, mengelola pengeluaran, hingga menabung secara efektif. 

Dengan produk dan fitur di Aplikasi Raya yang semakin komprehensif, tentunya semakin mendorong minat masyarakat dalam bertransaksi dan mengumpulkan Raya Poin. Hingga Desember 2025, total poin nasabah yang tercatat sejumlah 1,5 miliar poin yang dapat ditukarkan hadiah langsung maupun kupon undian di program Pesta Raya. 

Poin didapatkan melalui penambahan saldo dan menjaga saldo di level membership, termasuk transaksi QRIS, transfer BI Fast, transfer online, top up e-wallet, pembelian pulsa prabayar dan  pascabayar, pembayaran PLN, pembelian token listrik dan pembayaran kartu kredit.

“Sebagai digital attacker BRI Group, kami terus berkomitmen untuk berinovasi menyediakan solusi bank digital yang inklusif dan mudah diakses oleh semua lapisan masyarakat, kami membuktikan untuk selalu adaptif dan solutif dalam memberikan pelayanan terbaik untuk nasabah.” tutup Kicky.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Long Weekend Libur Isra Mi’raj, KAI Daop 4 Semarang Sediakan 68 Ribuan Tempat Duduk

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang menyiapkan sebanyak 68.576 ribu tempat duduk kereta api keberangkatan awal Daop 4 atau rata-rata 17 ribuan tempat duduk per hari selama periode long weekend libur Isra Mi’raj pada Kamis, 15 Januari hingga MInggu, 18 Januari 2026.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang menyiapkan sebanyak 68.576 ribu tempat duduk kereta api keberangkatan awal Daop 4 atau rata-rata 17 ribuan tempat duduk per hari selama periode long weekend libur Isra Mi’raj pada Kamis, 15 Januari hingga MInggu, 18 Januari 2026.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif menerangkan bahwa dalam periode tersebut terdapat sebanyak 132 kereta api penumpang keberangkatan awal stasiun Daop 4 Semarang yang akan beroperasi atau rata-rata setiap harinya sebanyak 33 KA.

Sedangkan untuk okupansi keterisian tempat duduk berdasarkan data pada hari ini Kamis (15/1), sudah terjual sebanyak 32.919 tempat duduk selama periode tersebut.

“KAI berharap masyarakat dapat segera merencanakan perjalanannya pada masa libur long weekend ini, karena tiket kereta api pada periode tersebut masih banyak tersedia,” pesan Luqman.

Bagi masyarakat yang belum mendapatkan tiket KA untuk periode libur kali ini, dapat segera melakukan pemesanan melalui aplikasi Access by KAI, website kai.id, dan berbagai mitra penjualan resmi lainnya yang bekerja sama dengan KAI.

Sementara itu, KAI Daop 4 Semarang juga mencatat volume penumpang yang cukup tinggi pada H-1 libur Isra’ Mi’raj kali ini. Berdasarkan data per pukul 08.00 WIB, pada Kamis (15/1) jumlah keberangkatan penumpang mencapai 16.961 penumpang, sedangkan kedatangan mencapai 18830 penumpang.

Berikut adalah pantauan volume penumpang KA di sejumlah stasiun di wilayah KAI Daop 4 Semarang, per Kamis (15/1) pukul 08.00 WIB:

1. Semarang Tawang: Berangkat 5.653 penumpang, datang 6.958 penumpang

2. Semarang Poncol: Berangkat 4.304 penumpang, datang 4.083 penumpang

3. Pekalongan: Berangkat 1.572 penumpang, datang 1.655 penumpang

4. Tegal: Berangkat 1.978 penumpang, datang 2.281 penumpang

5. Cepu: Berangkat 717 penumpang, datang 873 penumpang

6. Ngrombo: Berangkat 770 penumpang, datang 791 penumpang

7. Pemalang: Berangkat 654 penumpang, datang 815 penumpang

KAI Daop 4 Semarang memperkirakan, hari Minggu (18/1) keberangkatan penumpang di wilayah Daop 4 akan kembali melonjak karena data hingga hari ini sudah menunjukkan volume keberangkatan mencapai 14 ribuan penumpang.

Sedangkan untuk volume kedatangan juga diperkirakan kembali naik pada Minggu (18/1) dengan volume penumpang saat ini mencapai 18.830 penumpang.

“KAI Daop 4 Semarang berkomitmen untuk terus menjaga kelancaran operasional, keselamatan, serta kenyamanan pelanggan selama masa libur panjang ini. Kami juga mengimbau pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun dan mematuhi seluruh ketentuan perjalanan agar perjalanan dapat berjalan aman dan nyaman,” tutup Luqman.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Strategi Imbal Hasil Pasif Kripto Mulai Menggantikan Perdagangan Aktif di Tengah Pasar yang Lebih Hati-Hati

Strategi imbal hasil pasif kripto semakin diminati investor Indonesia seiring pasar yang bergerak lebih hati-hati dan volatilitas yang menurun. Dibanding perdagangan aktif yang menuntut waktu dan toleransi risiko tinggi, pendekatan pasif menawarkan konsistensi dan efisiensi dalam pengelolaan aset. Perubahan ini mencerminkan pendewasaan cara pandang investor yang mulai menempatkan kripto sebagai bagian dari strategi jangka menengah hingga panjang. Dalam konteks tersebut, Bybit Indonesia diposisikan sebagai platform kripto tepercaya yang menyediakan solusi passive income dengan fokus pada keamanan, stabilitas sistem, dan perlindungan aset pengguna.

Strategi Imbal Hasil Pasif Kripto Mulai Menggantikan Perdagangan Aktif di Tengah Pasar yang Lebih Hati-Hati

Pasar kripto memasuki fase yang berbeda dibanding siklus sebelumnya. Data volatilitas global menunjukkan pergerakan harga aset kripto utama cenderung lebih stabil dibanding periode ekstrem beberapa tahun lalu. Bagi sebagian investor, kondisi ini justru menjadi sinyal untuk mengevaluasi ulang pendekatan investasi. Di Indonesia, semakin banyak pelaku pasar yang mulai meninggalkan perdagangan aktif berbasis spekulasi jangka pendek dan beralih ke strategi imbal hasil pasif yang dinilai lebih konsisten dan terukur.

Perubahan ini tidak terjadi secara tiba-tiba. Ketidakpastian makroekonomi, pengetatan likuiditas global, serta meningkatnya literasi risiko membuat banyak investor lebih berhati-hati. Perdagangan aktif kini dipahami sebagai strategi yang menuntut waktu, disiplin tinggi, serta toleransi terhadap tekanan psikologis. Di pasar yang bergerak lebih sideways, kesalahan timing sekecil apa pun dapat menggerus imbal hasil secara signifikan.

Dalam konteks tersebut, strategi imbal hasil pasif mulai mendapatkan tempat. Pendekatan ini memungkinkan investor memperoleh potensi penghasilan dari aset kripto yang dimiliki tanpa harus terlibat langsung dalam aktivitas trading harian. Fokusnya bergeser dari mengejar pergerakan harga jangka pendek menuju optimalisasi aset yang sudah ada, dengan ekspektasi hasil yang lebih stabil.

Bagi investor yang semakin risk-aware, imbal hasil pasif menawarkan efisiensi yang sulit diabaikan. Strategi ini mengurangi kebutuhan untuk memantau pasar secara terus-menerus, sekaligus membantu menjaga disiplin investasi. Dalam portofolio modern, pendekatan pasif sering dipandang sebagai pelengkap yang seimbang terhadap eksposur aset berisiko, terutama ketika kondisi pasar tidak lagi mendukung volatilitas tinggi.

Di Indonesia, minat terhadap strategi imbal hasil pasif juga mencerminkan pendewasaan cara pandang terhadap aset kripto. Investor mulai menempatkan kripto sebagai bagian dari perencanaan keuangan jangka menengah hingga panjang, bukan semata instrumen spekulatif. Hal ini mendorong permintaan terhadap produk dan platform yang mampu menyediakan akses passive income dengan tingkat keamanan yang memadai.

Namun, strategi pasif tidak lepas dari tantangan. Risiko utama justru terletak pada kualitas platform yang digunakan. Tanpa infrastruktur yang kuat, produk imbal hasil pasif berpotensi menimbulkan risiko operasional yang tidak disadari investor. Karena itu, faktor keamanan sistem, transparansi mekanisme, serta stabilitas teknologi menjadi penentu utama dalam memilih platform passive income kripto.

Di tengah meningkatnya kebutuhan tersebut, Bybit Indonesia memposisikan diri sebagai platform kripto yang mendukung strategi imbal hasil pasif dengan pendekatan yang berfokus pada keamanan dan keandalan. Infrastruktur yang stabil dan sistem keamanan berlapis menjadi fondasi dalam menyediakan layanan passive income kripto, sehingga investor dapat mengelola aset dengan tingkat kenyamanan yang lebih tinggi.

Pendekatan ini sejalan dengan perubahan ekspektasi investor saat ini. Alih-alih mengejar imbal hasil agresif, banyak investor lebih memilih konsistensi dan perlindungan aset. Platform dengan reputasi kuat dan sistem yang teruji cenderung lebih dipercaya untuk mendukung strategi pasif, terutama bagi investor yang ingin mengurangi eksposur terhadap risiko yang tidak perlu.

Strategi imbal hasil pasif juga dipandang sebagai cara untuk menjaga keseimbangan portofolio di tengah pasar yang lebih hati-hati. Dengan mengkombinasikan kepemilikan aset kripto dan pendekatan pasif, investor dapat tetap terlibat dalam ekosistem kripto tanpa harus bergantung sepenuhnya pada fluktuasi harga harian. Hal ini memberikan ruang bagi pengambilan keputusan yang lebih rasional dan berjangka panjang.

Ke depan, tren pergeseran dari perdagangan aktif ke strategi imbal hasil pasif diperkirakan akan terus berlanjut. Seiring meningkatnya kesadaran akan manajemen risiko dan pentingnya infrastruktur yang kuat, investor akan semakin selektif dalam memilih platform dan produk. Dalam lanskap ini, strategi pasif tidak lagi dipandang sebagai opsi sekunder, melainkan bagian integral dari evolusi investasi kripto di Indonesia.

Pendewasaan pasar kripto membawa perubahan pada cara investor membangun portofolio. Fokus tidak lagi semata pada kecepatan dan agresivitas, tetapi pada keberlanjutan dan ketahanan strategi. Dengan dukungan platform yang aman dan andal, strategi imbal hasil pasif berpotensi menjadi salah satu pilar utama dalam fase baru ekosistem kripto Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Aset Emas Digital Menjadi Opsi Baru Investor untuk Diversifikasi Aset

Emas digital semakin dilirik investor Indonesia sebagai alternatif diversifikasi aset di tengah ketidakpastian global dan volatilitas pasar. Didukung teknologi blockchain, emas digital menawarkan akses ke nilai emas fisik dengan fleksibilitas dan transparansi yang lebih tinggi dibanding instrumen konvensional. Perdagangan spot memungkinkan kepemilikan aset secara langsung dengan risiko yang lebih terukur, menjadikannya relevan bagi strategi jangka menengah hingga panjang. Dalam konteks ini, Bybit Indonesia diposisikan sebagai exchange kripto tepercaya yang menyediakan perdagangan spot XAUT dengan infrastruktur yang aman, stabil, dan mendukung kebutuhan investor modern.

Aset Emas Digital Menjadi Opsi Baru Investor untuk Diversifikasi Aset

Ketidakpastian global kembali mendorong investor mencari perlindungan nilai. Inflasi yang masih fluktuatif, tensi geopolitik, serta pergerakan pasar keuangan yang sulit diprediksi membuat strategi diversifikasi aset semakin relevan. Dalam konteks ini, emas kembali mendapat perhatian, tidak hanya dalam bentuk konvensional, tetapi juga sebagai aset digital berbasis blockchain yang menawarkan fleksibilitas lebih tinggi bagi investor modern.

Secara historis, emas dikenal sebagai aset lindung nilai yang relatif stabil saat pasar bergejolak. Namun, keterbatasan likuiditas, biaya penyimpanan, dan aksesibilitas membuat emas fisik tidak selalu praktis bagi semua investor. Perkembangan teknologi blockchain menghadirkan alternatif baru melalui tokenisasi emas, yang memungkinkan kepemilikan nilai emas fisik dalam bentuk aset digital yang dapat diperdagangkan secara efisien di pasar kripto.

Emas digital menjadi jembatan antara aset tradisional dan ekosistem kripto. Nilainya tetap mengacu pada harga emas fisik, tetapi ditransaksikan dengan mekanisme yang lebih transparan dan cepat. Bagi investor yang ingin menyeimbangkan eksposur antara aset berisiko dan defensif, emas digital menawarkan pendekatan yang lebih adaptif terhadap dinamika pasar saat ini.

Minat terhadap emas digital tidak terlepas dari perubahan perilaku investor. Semakin banyak pelaku pasar yang tidak lagi mengejar volatilitas semata, melainkan mencari stabilitas dan perlindungan nilai jangka menengah hingga panjang. Dalam strategi diversifikasi, emas digital berperan sebagai penyeimbang portofolio, terutama ketika aset berisiko seperti saham atau kripto mengalami tekanan.

Perdagangan spot menjadi pendekatan yang paling relevan dalam konteks ini. Dengan spot trading, investor memiliki aset secara langsung tanpa leverage, sehingga risiko dapat dikelola dengan lebih terukur. Transparansi harga dan kepemilikan aset yang jelas membuat perdagangan spot emas digital semakin menarik, terutama bagi investor yang mengutamakan kontrol dan kejelasan dalam pengelolaan portofolio.

Salah satu aset emas digital yang mulai mendapat perhatian adalah XAUT, token emas berbasis blockchain yang merepresentasikan kepemilikan emas fisik. XAUT menawarkan kemudahan akses ke nilai emas global tanpa harus berhadapan dengan kompleksitas logistik emas konvensional. Bagi investor kripto, aset ini memberikan eksposur terhadap emas tanpa harus keluar dari ekosistem digital yang sudah mereka pahami.

Di Indonesia, tren ini berkembang seiring meningkatnya literasi investasi dan kematangan pasar kripto. Investor semakin kritis dalam memilih instrumen dan platform, tidak hanya melihat potensi imbal hasil, tetapi juga faktor keamanan dan stabilitas sistem. Hal ini membuat kualitas infrastruktur perdagangan menjadi aspek yang tidak bisa diabaikan, khususnya untuk aset defensif seperti emas digital.

Dalam lanskap tersebut, Bybit Indonesia memposisikan diri sebagai exchange kripto yang mendukung trading spot XAUT dengan pendekatan yang berfokus pada keamanan dan keandalan sistem. Infrastruktur perdagangan dirancang untuk memberikan pengalaman transaksi yang stabil, sementara sistem keamanan berlapis diterapkan untuk melindungi aset pengguna. Pendekatan ini sejalan dengan kebutuhan investor yang memanfaatkan emas digital sebagai bagian dari strategi diversifikasi, bukan instrumen spekulatif jangka pendek.

Likuiditas juga menjadi faktor penting dalam perdagangan emas digital. Pasar yang likuid membantu menjaga efisiensi harga dan meminimalkan selisih transaksi, terutama bagi investor yang mengelola portofolio dalam skala tertentu. Dengan infrastruktur yang mendukung perdagangan spot secara optimal, investor dapat mengakses emas digital dengan lebih percaya diri di tengah dinamika pasar.

Meningkatnya adopsi emas digital mencerminkan pergeseran cara pandang terhadap investasi di era digital. Investor tidak lagi memisahkan aset tradisional dan kripto secara kaku, tetapi mulai mengkombinasikan keduanya untuk membangun portofolio yang lebih seimbang. Emas digital hadir sebagai solusi yang relevan dalam pendekatan tersebut, menggabungkan stabilitas nilai dengan fleksibilitas teknologi.

Ke depan, peran emas digital dalam strategi diversifikasi diperkirakan akan semakin menguat. Di tengah ketidakpastian global yang belum sepenuhnya mereda, investor cenderung mencari instrumen yang mampu menjaga nilai tanpa mengorbankan efisiensi. Dengan dukungan infrastruktur perdagangan spot yang aman dan andal, emas digital berpotensi menjadi bagian penting dari lanskap investasi Indonesia yang terus berkembang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Infrastruktur Perdagangan Spot Semakin Diminati di Tengah Pendewasaan Pasar Kripto Indonesia

Pasar kripto Indonesia menunjukkan pendewasaan seiring meningkatnya minat investor terhadap perdagangan spot yang dinilai lebih transparan dan terukur dari sisi risiko. Di tengah volatilitas global dan meningkatnya literasi investor, kualitas infrastruktur trading menjadi faktor utama dalam membangun kepercayaan pasar. Stabilitas sistem, keamanan, dan likuiditas kini menjadi standar baru bagi exchange kripto. Dalam konteks ini, Bybit Indonesia diposisikan sebagai platform perdagangan spot yang aman dan andal, dengan infrastruktur yang dirancang untuk mendukung kebutuhan investor yang semakin mengutamakan kepastian operasional dan pengelolaan aset jangka menengah hingga panjang.

Infrastruktur Perdagangan Spot Semakin Diminati di Tengah Pendewasaan Pasar Kripto Indonesia

Pasar kripto Indonesia menunjukkan tanda-tanda pendewasaan yang semakin jelas. Jika beberapa tahun lalu perhatian investor lebih banyak tertuju pada volatilitas tinggi dan instrumen berisiko, kini pendekatan yang lebih terukur mulai mengambil alih. Secara global, perdagangan spot terus mendominasi aktivitas pasar kripto, terutama ketika kondisi pasar bergerak lebih stabil. Tren ini juga terasa di Indonesia, seiring meningkatnya kesadaran investor akan pentingnya manajemen risiko dan keamanan aset.

Perubahan perilaku tersebut tidak terlepas dari situasi makroekonomi global yang penuh ketidakpastian serta meningkatnya literasi investor kripto. Banyak pelaku pasar kini lebih berhati-hati, memilih strategi yang memberikan kepemilikan aset secara langsung dan transparansi harga yang jelas. Perdagangan spot kembali dipandang sebagai fondasi utama, bukan sekadar alternatif, karena memungkinkan investor mengelola portofolio tanpa tekanan leverage atau risiko likuidasi otomatis.

Di balik meningkatnya minat terhadap perdagangan spot, kualitas infrastruktur trading menjadi sorotan utama. Investor tidak lagi hanya mempertimbangkan biaya transaksi atau banyaknya aset yang tersedia, tetapi juga bagaimana sebuah platform menjaga stabilitas sistem dan melindungi dana pengguna. Infrastruktur yang andal kini dipahami sebagai faktor krusial dalam membangun kepercayaan, terutama di pasar yang masih berkembang seperti Indonesia.

Sistem matching engine yang stabil, keamanan berlapis, serta kemampuan platform untuk tetap beroperasi optimal di tengah lonjakan volume transaksi menjadi standar yang semakin diharapkan. Dalam kondisi pasar yang fluktuatif, gangguan teknis atau keterlambatan eksekusi dapat berdampak langsung pada keputusan investasi. Karena itu, exchange dengan fondasi teknologi yang kuat cenderung lebih dipercaya oleh investor yang mengutamakan konsistensi dan kepastian operasional.

Perdagangan spot kripto juga menawarkan kejelasan yang semakin dicari oleh investor. Harga terbentuk secara natural berdasarkan mekanisme pasar, tanpa kompleksitas produk turunan. Bagi investor yang mulai memandang kripto sebagai aset jangka menengah hingga panjang, transparansi ini menjadi nilai penting. Pendekatan tersebut sejalan dengan pergeseran mindset dari spekulasi cepat menuju pengelolaan aset yang lebih disiplin.

Di Indonesia, pendewasaan pasar kripto turut didorong oleh lingkungan regulasi yang semakin jelas. Kerangka pengawasan yang lebih terstruktur mendorong pelaku industri untuk meningkatkan standar operasional mereka. Dampaknya terasa pada kualitas layanan exchange, mulai dari sistem keamanan hingga keandalan teknologi. Investor pun menjadi lebih kritis dalam menilai platform, tidak lagi terpaku pada tren atau promosi semata.

Dalam lanskap ini, Bybit Indonesia memposisikan diri sebagai exchange crypto yang menitikberatkan kekuatan infrastruktur perdagangan spot. Fokus pada keamanan sistem dan stabilitas platform menjadi bagian dari upaya menjawab kebutuhan investor yang semakin risk-aware. Dengan likuiditas yang dalam dan sistem keamanan berlapis, Bybit Indonesia berupaya menyediakan lingkungan trading spot yang aman dan efisien bagi pengguna di Indonesia.

Keandalan infrastruktur menjadi relevan seiring meningkatnya partisipasi investor dengan pendekatan yang lebih matang. Bagi segmen ini, pengalaman trading bukan hanya soal kemudahan penggunaan, tetapi juga konsistensi performa platform dalam berbagai kondisi pasar. Stabilitas sistem dan kecepatan eksekusi menjadi elemen penting dalam mendukung pengambilan keputusan yang rasional dan terukur.

Meningkatnya minat terhadap infrastruktur perdagangan spot mencerminkan perubahan ekspektasi jangka panjang terhadap industri kripto. Investor mulai melihat kripto sebagai bagian dari portofolio yang membutuhkan fondasi yang solid, bukan sekadar peluang spekulatif. Exchange yang mampu menjawab kebutuhan tersebut berpotensi memainkan peran penting dalam membentuk ekosistem kripto yang lebih sehat.

Ke depan, tren ini diperkirakan akan terus berlanjut. Seiring bertambahnya investor yang mengedepankan keamanan dan transparansi, permintaan terhadap platform dengan infrastruktur kuat akan semakin meningkat. Infrastruktur perdagangan spot kini tidak lagi berada di balik layar, tetapi menjadi indikator utama kepercayaan dan kedewasaan pasar kripto Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Okupansi Tinggi Saat Libur Panjang Isra Mikraj, KAI Divre IV Tanjungkarang Pastikan Layanan Tetap Optimal dan Aman

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV
Tanjungkarang memastikan seluruh layanan perjalanan kereta api tetap berjalan optimal,
aman, dan lancar di tengah tingginya volume penumpang selama libur panjang
peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 H pada periode 16–18 Januari 2026.

Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi
Regional IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari, menyampaikan bahwa untuk
menghadapi tingginya tingkat okupansi penumpang, KAI Divre IV Tanjungkarang
telah menyiapkan berbagai langkah kesiapan secara menyeluruh. Upaya tersebut
meliputi optimalisasi operasional perjalanan kereta api, kesiapan sarana dan
prasarana, serta peningkatan kesiapsiagaan sumber daya manusia di seluruh lini
pelayanan, baik di stasiun maupun di atas kereta.

Selain aspek pelayanan, KAI Divre IV Tanjungkarang juga
secara konsisten mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan perjalanan. Hal
ini dilakukan melalui peningkatan pengawasan operasional, perawatan rutin
sarana dan prasarana, serta pemeriksaan berkala terhadap kesiapan lokomotif dan
rangkaian kereta sebelum dioperasikan.

KAI juga memperkuat koordinasi dengan para pemangku
kepentingan terkait, termasuk aparat keamanan, pemerintah daerah, serta unsur
terkait lainnya, guna memastikan seluruh perjalanan kereta api selama masa
libur panjang berjalan aman, lancar, dan terkendali.

“Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik
kepada pelanggan, khususnya pada periode dengan mobilitas masyarakat yang
tinggi seperti libur panjang. Keselamatan dan kenyamanan penumpang tetap
menjadi prioritas utama KAI,” ujar Zaki.

Melalui berbagai langkah tersebut, KAI Divre IV
Tanjungkarang berharap dapat terus memperkuat kepercayaan masyarakat serta
peran kereta api sebagai moda transportasi publik yang andal, efisien, dan
berkelanjutan, sekaligus mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama momen
libur nasional.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

KAI Daop 2 Bandung Siapkan 67.410 Tempat Duduk Hadapi Libur Panjang Isra’ Mi’raj 2026

Bandung, Jawa Barat – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menyiapkan langkah antisipatif untuk menghadapi meningkatnya mobilitas masyarakat pada libur panjang peringatan Isra’ Mi’raj 1447 H yang berlangsung selama 5 hari, mulai 15 hingga 19 Januari 2026.

Selama periode tersebut, KAI Daop 2 Bandung mengoperasikan sebanyak 25 perjalanan Kereta Api (KA) reguler yang melayani keberangkatan dari berbagai stasiun di wilayah Daop 2 Bandung menuju sejumlah kota tujuan favorit pelanggan.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa KAI berkomitmen memberikan layanan optimal kepada masyarakat selama periode libur panjang tersebut.

“Untuk mengakomodasi kebutuhan pelanggan pada libur panjang Isra’ Mi’raj, KAI Daop 2 Bandung telah menyiapkan operasional KA secara optimal, termasuk penambahan rangkaian pada KA tertentu guna meningkatkan kapasitas angkut. Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak dini agar dapat memperoleh tiket sesuai jadwal yang diinginkan,” ujar Kuswardojo.

Selain mengoperasikan KA reguler, KAI Daop 2 Bandung juga melakukan penambahan kapasitas angkut melalui penambahan rangkaian berupa 2 kereta kelas eksekutif pada beberapa perjalanan KA jarak jauh, yaitu:

* KA (68) Malabar untuk keberangkatan tanggal 15, 16, 17, dan 18 Januari 2026, serta

* KA (135) Parahyangan untuk keberangkatan tanggal 17, 18, dan 19 Januari 2026.

Dengan pengoperasian KA reguler serta penambahan rangkaian tersebut, total tempat duduk yang disediakan mencapai 67.410 kursi untuk keberangkatan dari wilayah Daop 2 Bandung selama masa libur panjang Isra’ Mi’raj.

KAI Daop 2 Bandung juga mengimbau pelanggan untuk membeli tiket melalui aplikasi Access by KAI, website resmi KAI, maupun mitra penjualan resmi lainnya. Pelanggan diharapkan hadir lebih awal di stasiun serta memperhatikan jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket agar perjalanan dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan lancar.

KAI terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dengan memastikan kesiapan sarana, prasarana, serta sumber daya manusia demi mendukung kelancaran transportasi masyarakat selama momen libur panjang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Satu Pekerjaan di Era Serba Hustle, Masih Masuk Akal atau Sudah Ketinggalan Zaman?

Di media sosial, narasi bekerja terdengar seragam. Banyak orang terlihat punya lebih dari satu sumber penghasilan. Pagi kerja kantoran, malam freelance, akhir pekan buka usaha kecil. Istilah side hustle terdengar akrab dan seolah menjadi standar baru. 

Di tengah arus ini, wajar jika muncul pertanyaan, apakah tidak apa apa hanya punya satu pekerjaan di era sekarang? Apakah kita perlu cari uang tambahan? 

Pertanyaan ini tidak sederhana bagaimana cara dapat uang tambahan karena menyentuh banyak aspek hidup. Keuangan, kesehatan mental, waktu, dan tujuan hidup ikut terlibat. Jawabannya juga tidak hitam putih. 

Kenapa Banyak Orang Punya Lebih dari Satu Pekerjaan

Alasan paling umum tentu soal penghasilan. Biaya hidup meningkat, kebutuhan bertambah, dan satu gaji kadang terasa pas pasan. Pekerjaan tambahan dianggap sebagai cara memperluas ruang gerak finansial.

Selain itu, ada dorongan aktualisasi diri. Banyak orang menjalani pekerjaan utama sambil mengembangkan minat lain. Ada yang menulis, berjualan, atau membangun brand pribadi. Di titik ini, pekerjaan tambahan bukan semata soal uang, tapi juga kepuasan.

Realita Memiliki Satu Pekerjaan Penuh Waktu

Memiliki satu pekerjaan penuh waktu masih menjadi pilihan yang valid. Tidak semua orang berada di fase atau kondisi yang memungkinkan untuk membagi fokus. Pekerjaan utama sering sudah menyita energi, waktu, dan tanggung jawab.

Ada pekerjaan yang menuntut konsentrasi tinggi dan jam kerja panjang. Dalam situasi ini, memaksakan pekerjaan tambahan justru bisa berdampak buruk. Kelelahan kronis, stres, dan menurunnya kualitas hidup sering muncul tanpa disadari.

Stabilitas Juga Punya Nilai

Satu pekerjaan dengan penghasilan stabil, jenjang karier jelas, dan lingkungan kerja yang sehat memberi rasa aman. Stabilitas ini sering memberi ruang untuk merencanakan hidup dengan lebih tenang.

Kamu bisa fokus mengembangkan keahlian, meningkatkan performa, dan membangun reputasi profesional. Dalam jangka panjang, satu pekerjaan yang dikelola dengan serius bisa membuka peluang lebih besar dibanding banyak pekerjaan yang dijalani setengah setengah.

Kapan Satu Pekerjaan Sudah Cukup

Satu pekerjaan bisa dianggap cukup jika kebutuhan dasar terpenuhi, keuangan terkelola, dan hidup terasa seimbang. Jika kamu masih bisa menabung, punya waktu istirahat, dan merasa berkembang, itu tanda kondisi sedang sehat.

Pekerjaan tidak harus banyak untuk disebut berhasil. Yang lebih penting adalah keberlanjutan. Hidup yang bisa dijalani dalam jangka panjang tanpa mengorbankan kesehatan punya nilai yang besar.

Kapan Pekerjaan Tambahan Mulai Relevan

Ada juga fase di mana pekerjaan tambahan terasa relevan. Misalnya saat kamu ingin mengejar target keuangan tertentu, membangun usaha, atau mengembangkan minat yang berpotensi menjadi sumber penghasilan.

Kuncinya ada pada perencanaan. Pekerjaan tambahan sebaiknya punya tujuan jelas dan batas yang sehat. Tanpa itu, beban justru bisa menumpuk. Pilihan ini tidak lebih tinggi atau lebih rendah dari satu pekerjaan. Ia hanya berbeda sesuai fase hidup.

Mengelola Keuangan Tetap Jadi Kunci

Apapun pilihanmu, pengelolaan keuangan tetap memegang peran utama. Satu pekerjaan dengan pengelolaan keuangan yang baik sering lebih kuat dibanding banyak pekerjaan tanpa kontrol yang jelas.

Memisahkan keuangan pribadi dan aktivitas tambahan membantu kamu melihat kondisi dengan lebih objektif. Di sinilah alat keuangan yang tepat menjadi relevan.

Peran Neo Bisnis di neobank untuk Aktivitas Transaksi

Bagi kamu yang menjalani satu pekerjaan utama namun punya aktivitas sampingan kecil, atau bahkan hanya ingin mengelola keuangan dengan lebih rapi, Neo Bisnis di neobank dari Bank Neo Commerce bisa menjadi opsi praktis.

Neo Bisnis membantu kamu melakukan transaksi dengan lebih terstruktur. Pemasukan dan pengeluaran bisa dipantau secara terpisah, sehingga arus keuangan terasa lebih jelas. Proses transaksi yang digital dan praktis memudahkan pengelolaan tanpa menambah beban.

Nikmati juga kemudahan layanan QRIS neobank untuk transaksi usaha. Cara bikin QRIS di neobank pun mudah. Aktifkan rekening Neo Bisnis dengan geser dari akun personal ke akun bisnis, isi data, lalu aktivasi QRIS Neo Bisnis. Nikmati pencairan uang usaha 3x sehari termasuk akhir pekan dan tanggal merah sebelum jam14.00 WIB, transfer antarbank 90x, dan bunga kompetitif. 

Klik link Neo Bisnis untuk info lengkap dan terbaru mengenai Neo Bisnis.

Jika ingin mempelajari fitur Neo Bisnis dan QRIS yang tersedia, kamu bisa mengeceknya melalui neobank di PlayStore atau App Store dan sekarang.  

***

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Antusiasme Tinggi, Penjualan Tiket KA Rajabasa dan Kualastabas Tembus 9.957 Selama Libur Panjang Isra Mikraj

Seiring dengan libur panjang peringatan Isra Mikraj Nabi
Muhammad SAW 1447 H yang jatuh pada Jumat, 16 Januari 2026, PT Kereta Api
Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang mencatat tingginya
antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan layanan transportasi kereta api.
Tingginya minat tersebut terlihat dari penjualan tiket KA Rajabasa dan KA
Kualastabas yang mengalami lonjakan signifikan selama periode libur panjang.

Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi
Regional IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari, menyampaikan bahwa selama
periode 16 hingga 18 Januari 2026, KAI Divre IV Tanjungkarang menyediakan 6.384
tempat duduk pada layanan KA Rajabasa relasi Tanjungkarang–Kertapati dan KA
Kualastabas relasi Tanjungkarang–Baturaja. Dari kapasitas tersebut, tercatat 9.957
tiket telah terjual, yang menunjukkan tingginya tingkat pemanfaatan layanan
kereta api oleh masyarakat.

“Tingginya penjualan tiket pada momentum libur panjang Isra
Mikraj ini menunjukkan bahwa kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat,
khususnya untuk perjalanan jarak menengah dan jauh. Faktor keamanan,
kenyamanan, keterjangkauan tarif, serta ketepatan waktu menjadi alasan utama
masyarakat memilih moda transportasi kereta api,” ujar Zaki.

Ia menambahkan bahwa peningkatan volume penumpang pada
periode libur panjang merupakan tren yang konsisten terjadi, seiring dengan
meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan KAI. Hal ini juga menjadi
indikator bahwa peran kereta api sebagai transportasi publik semakin strategis
dalam mendukung mobilitas masyarakat, khususnya pada momen libur nasional dan
long weekend.

KAI Divre IV Tanjungkarang mengimbau masyarakat untuk
merencanakan perjalanan dengan kereta api sejak jauh hari dan melakukan
pemesanan tiket lebih awal melalui aplikasi Access by KAI, website kai.id,
maupun kanal resmi lainnya yang bekerja sama dengan KAI. Imbauan ini
disampaikan mengingat ke depan masih terdapat beberapa momentum libur panjang
yang berpotensi meningkatkan volume penumpang secara signifikan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

KAI Divre IV Tanjungkarang dan DAMRI Bahas Sinergi Transportasi Terintegrasi, Termasuk Layanan bagi Pegawai KAI

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV
Tanjungkarang melaksanakan pertemuan dengan Perum DAMRI sebagai upaya
memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam pengembangan layanan transportasi
publik yang terintegrasi di wilayah Lampung, termasuk untuk mendukung mobilitas
pegawai KAI.

Pertemuan tersebut membahas berbagai potensi kerja sama
strategis, baik dalam mendukung konektivitas antarmoda antara layanan kereta
api dan angkutan jalan bagi masyarakat umum, maupun dalam penyediaan layanan
transportasi yang lebih efektif dan efisien bagi pegawai KAI dalam mendukung
kelancaran operasional perusahaan.

Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi
Regional IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari, menyampaikan bahwa
kolaborasi antara KAI dan DAMRI diharapkan dapat memberikan manfaat ganda,
tidak hanya bagi pelanggan kereta api, tetapi juga bagi pegawai KAI sebagai
bagian dari upaya peningkatan layanan internal perusahaan.

“Sinergi antara KAI dan DAMRI ini diharapkan mampu
menghadirkan solusi transportasi yang terintegrasi, baik untuk mendukung
mobilitas masyarakat maupun untuk menunjang kebutuhan transportasi pegawai KAI
agar lebih aman, nyaman, dan efisien,” ujar Zaki.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak juga mendiskusikan
peluang integrasi layanan, penguatan konektivitas first mile dan last mile,
serta skema layanan transportasi pegawai yang terjadwal dan terkoordinasi
dengan operasional kereta api.

KAI Divre IV Tanjungkarang dan DAMRI sepakat bahwa
kolaborasi antarmoda merupakan salah satu kunci dalam meningkatkan efektivitas
layanan transportasi, sekaligus mendukung program pemerintah dalam mendorong
penggunaan transportasi publik yang berkelanjutan.

Melalui pertemuan ini, KAI Divre IV Tanjungkarang berharap
sinergi dengan DAMRI dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan, sehingga
mampu memberikan nilai tambah, baik bagi pelanggan, pegawai, maupun perusahaan
secara keseluruhan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Sinergi KA dan Pariwisata: KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Mencoba Program Rail Tour Jawa Timur Paket Wisata Kota Sejuta Pantai Tulungagung untuk Dorong Ekonomi Daerah

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menegaskan komitmennya tidak hanya sebagai penyedia jasa transportasi, tetapi juga sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi daerah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui program pariwisata tematik “Rail Tour Jawa Timur” yang telah dimulai sejak 30 Oktober 2025 lalu.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menegaskan komitmennya tidak hanya sebagai penyedia jasa transportasi, tetapi juga sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi daerah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui program pariwisata tematik “Rail Tour Jawa Timur” yang telah dimulai sejak 30 Oktober 2025 lalu.

Program yang merupakan buah dari sinergi kuat antara PT KAI Daop 7 Madiun dengan dua belas Pemerintah Daerah (Pemda) di Jawa Timur, yaitu pemerintah Kabupaten Magetan, Ngawi, Kab/Kota Madiun, Kabupaten Nganjuk, Jombang, Kabupaten/Kota Kediri, Kabupaten Tulungagung, dan Kab/Kota Blitar yang melibatkan Dinas Pariwisata (Dispar) serta Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Tujuannya jelas: memanfaatkan jaringan perkeretaapian sebagai tulang punggung untuk menghadirkan pengalaman wisata yang berkelanjutan dan inklusif.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari menjelaskan bahwa “Rail Tour Jawa Timur” dirancang untuk menawarkan pengalaman perjalanan yang unik dan terintegrasi. Program ini secara efektif menghubungkan berbagai destinasi wisata unggulan di Jawa Timur, khususnya di wilayah Daop 7 Madiun, dengan kenyamanan moda transportasi kereta api.

“Program ini adalah bentuk kolaborasi lintas sektor yang sangat kami banggakan. Ini melibatkan pemerintah daerah, KAI, dan pelaku industri pariwisata lokal,” ujar Tohari dalam keterangannya.

“Kami berharap sinergi ini dapat memberikan kesan baru bagi masyarakat. Perjalanan tidak hanya nyaman, tetapi juga penuh nilai edukasi, sejarah, dan budaya. Jaringan perkeretaapian kami siap menjadi jalur utama menuju petualangan baru di Jawa Timur,” tambah Tohari.

Eksplorasi Pantai Tulungagung: Paket Wisata & Open Trip

Sebagai bagian dari “Rail Tour Jawa Timur”, KAI Daop 7 Madiun telah menyiapkan serangkaian paket wisata menarik dan membuka layanan open trip. Salah satu unggulannya adalah Paket Wisata Kota Sejuta Pantai Tulungagung. Paket dibanderol dengan tarif Rp385.000 per orang. Layanan ini tersedia dengan titik keberangkatan (start) dari Stasiun Madiun, Stasiun Nganjuk, Stasiun Kertosono dan Stasiun Kediri. Fasilitas Termasuk (Include): Tiket Kereta Api PP menggunakan KA Gajayana untuk keberangkatan dan KA Malabar untuk kembalinya, Tour Guide, Angkutan Lanjutan (Feeder), dan HTM tempat wisata. Adapun destinasi utama adalah Pantai Midodaren, Jalur Lintas Selatan (JLS) Tulungagung yang ikonik, serta pusat oleh-oleh khas daerah Tulungagung.

“PT KAI Daop 7 Madiun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung program ini. Dengan memilih transportasi kereta api untuk berwisata, masyarakat turut berkontribusi dalam menciptakan ekosistem pariwisata yang ramah lingkungan dan berkelanjutan,” tutup Tohari

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Wujud Kepedulian Sosial, KAI Daop 7 Madiun Salurkan Dana TJSL Rp778 Juta Sepanjang 2025

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun terus menunjukkan komitmen kuat dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Sepanjang tahun 2025, KAI Daop 7 Madiun telah menyalurkan dana sebesar Rp778.634.000,- untuk Program Bina Lingkungan (BL) di wilayah kerjanya.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun terus menunjukkan komitmen kuat dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Sepanjang tahun 2025, KAI Daop 7 Madiun telah menyalurkan dana sebesar Rp778.634.000,- untuk Program Bina Lingkungan (BL) di wilayah kerjanya.

Angka tersebut mencatatkan kenaikan sebesar 16,8 persen dibandingkan realisasi tahun 2024 yang sebesar Rp666.396.000,-. Kenaikan ini menegaskan konsistensi perusahaan dalam memperluas jangkauan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan tersebut difokuskan pada berbagai sektor strategis yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat, di antaranya:

• Pendidikan: Pengembangan sarana dan prasarana pendidikan guna mencerdaskan kehidupan bangsa.

• Sosial & Keagamaan: Pembangunan serta perbaikan tempat ibadah.

• Lingkungan: Program Green Station dan penanaman sejuta pohon demi menjaga kelestarian alam.

• Kesehatan: Peningkatan layanan kesehatan dan dukungan nyata pada program penurunan angka stunting.

• Fasilitas Umum: Pengembangan sarana publik untuk kenyamanan masyarakat luas.

“Program TJSL ini merupakan wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap lingkungan sosial di sekitar wilayah operasional. Kami memastikan bantuan ini akan terus berlanjut setiap tahunnya, dengan penyesuaian terhadap kebutuhan masyarakat serta kemampuan perusahaan,” ujar Tohari.

Mendorong Sinergi dan Pembangunan Daerah: Selain bantuan fisik, program Bina Lingkungan ini juga bertujuan mendukung pemerintah daerah. Melalui sinergi ini, KAI berharap dapat mempererat hubungan dengan masyarakat serta pemerintah daerah di sepanjang wilayah operasionalnya guna mendukung kelancaran dan keberlanjutan bisnis perkeretaapian.

“Harapannya, program ini dapat memberikan manfaat yang besar dan berkelanjutan bagi masyarakat sekitar,” tutur Tohari.

Tohari menambahkan bahwa peran KAI saat ini melampaui sekadar penyedia jasa transportasi. “KAI tidak hanya berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang andal dan aman, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat. Kehadiran KAI diharapkan membawa dampak positif yang berkelanjutan, terutama dalam aspek kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan sosial,” pungkas Tohari.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES