Spiritnesia. com Kota Kupang – PT (Perseroan Terbatas) Watu Mori Farm merupakan salah satu perusahaan yang fokus bergerak di bidang pertanian holistik.
PT Watu Mori Farm yang terletak di Kampung Melo, Desa Liang Ndara, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, NTT. Yang dalam penerapannya menggunakan sistem pertanian holistik yang dilandasi dengan komitmen pengembangan perusahaan yang berkarakter terpadu, ekologis dan berkelanjutan.
Menurut Owner PT Watu Mori Farm, dr. Stevi Cecilia Harman, dalam mengembangkan perusahaan, pihaknya selalu membuka kesempatan dan ruang bagi seluruh siswa SMK dan Mahasiswa Pertanian untuk melakukan praktek kerja lapangan. Senin, 27/05/2024.
“Hingga tahun 2024 sudah 4 angkatan siswa PKL dan 1 angkatan mahasiswa dari UNIKA St. Paulus Ruteng yang sudah melakukan praktik kerja di sini,” ujar dr. Stevi Harman.
Lanjut dr. Stevi Harman yang merupakan Anggota DPD RI terpilih periode 2024-2029 Dapil NTT mengungkapkan bahwa niat dan tekat PT. Watu Mori Farm, yang selalu membuka diri untuk menjadi tempat belajar maupun bekerja tidak akan memudar.
“Usaha yang dikembangkan di sini bisa menjadi inspirasi bagi para petani dan peternak muda untuk mengembangkan usaha ke depannya,” imbuh dokter muda yang ramah itu.
Hal ini tampak dalam sistem perusahaan yang berkosentrasi dalam mengembangkan SDM pertanian yang juga didesain untuk menjadi salah satu camp pelatihan kepemimpinan bagi siswa dan mahasiswa yang melakukan praktik lapangan.
Selain itu juga tampak terlihat dari kerangka pembinaan perusahaan yang mendorong penguatan karakter, leadership, pembinaaan pengembangan diri seperti public speaking, kedisiplinan, membuat perencanaan baik personal maupun tim, dan berbagai pembinaan lainnya.
PT. Watu Mori Farm juga menyediakan berbagai jenis usaha seperti usaha pertanian, peternakan, perikanan, dan bidang usaha lain sebagai satu kesatuan sistem yang saling mendukung dan memiliki hubungan simbiosis mutualisme. Hal ini terbukti, dengan kehadiran PT. Watu Mori Farm sejak tahun 2018 merupakan sebuah pemikiran menyambut penetapan Kota Labuan Bajo sebagai kawasan wisata super premium.
Salah satu pilihan budidaya buah-buahan berstandar super premium seperti durian bervarian, serta musang king yang menjadi salah satu peluang untuk diambil.
sehingga durian yang unggul dipilih, yang belum dan tidak dibudidayakan oleh masyarakat lokal, ujar Yohanes Dambuk, Manajer Umum PT Watu Mori Farm.
Dalam mengembangkan PT. Watu Mori Farm memilik visi yakni ‘Terwujudnya perusahaan pertanian yang terintegrasi’. Dan misi dari pengembangan perusahaan tersebut antara lain:
1. Menciptakan ekosistem pertanian holistik.
2. Menghasilkan produk yang unggul dan kompetitif.
Dengan tujuannya agar:
1. Menghasilkan produk pertanian yang berkualitas unggul untuk memenuhi kebutuhan lokal maupun domestik
2. Menjadi perusahaan pelopor pengembangan ekosistem pertanian yang ekologis dan berkelanjutan.
3. Menjadi perusahaan yang membuka kesempatan belajar dan kesempatan kerja bagi masyarakat sekitar.
Sehingga dari tujuannya yang menjadi dasar dari PT. Watu Mori Farm mempunyai bagian-bagian dalam pengelolaan yang terdiri dari; Perkebunan Durian, Peternakan (babi, kambing dan sapi), umum, serta Sumber Daya Manusia (SDM).
Yohanes Dambuk menjelaskan juga bahwa nanti pada pertengahan Juni 2024, cakupan kerjasama PKL dengan lembaga SMK serta kemungkinan besar akan bertambah dengan hadirnya dua sekolah baru yaitu: SMKN 1 Wae Rii di Manggarai dan SMKN Aesesa di Mbai.
Berbagai lembaga pendidikan yang sudah bekerjasama dengan PT Watu Mori Farm meliputi SMK 1 Poco Rana di Manggarai Timur, SMKN 2 Elar di Manggarai Timur, SMKN 1 Borong di Manggarai Timur, SMKN Restorasi Wae Ri’i Timung di Manggarai, SMKN 1 Kuwus di Manggarai Barat, UNIKA Santu Paulus Ruteng. Jelas Yohanes Dambuk.