FMN Kupang Kutuk Kekerasan terhadap Jurnalis DeteksiNTT, Desak Pelaku Segera Ditangkap
SPIRITNESUA.COM, KUPANG – Front Mahasiswa Nasional (FMN) Cabang Kupang mengecam keras tindakan kekerasan dan intimidasi yang menimpa dua jurnalis media DeteksiNTT.com, Deviandi Selan dan Nino Ninmusu. FMN menilai insiden ini merupakan potret nyata watak represif aparat yang mengancam kebebasan pers di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (12/3/2026) di wilayah Oebufu, Kota Kupang. Saat itu, kedua jurnalis sedang menjalankan tugas investigasi terkait dugaan kasus penelantaran rumah tangga yang melibatkan anggota kepolisian. Namun, mereka justru diduga dianiaya oleh oknum anggota Polri, Bripka Semuel Demes Talan. Selain kekerasan fisik, pelaku juga dilaporkan merampas sepeda motor dan identitas korban.
“Ini bukan sekadar pelanggaran hukum biasa. Ini adalah bentuk nyata bagaimana aparat menggunakan kewenangannya untuk menekan dan membungkam kerja-kerja jurnalistik,” tegas perwakilan FMN Cabang Kupang dalam pernyataan resminya, Selasa (17/3/2026).
FMN menilai kekerasan ini membuktikan gagalnya institusi kepolisian dalam menjaga akuntabilitas anggotanya. Menurut mereka, serangan terhadap jurnalis bukan hanya melukai individu, tetapi juga mencederai hak publik untuk mendapatkan informasi yang benar.
Atas insiden tersebut, FMN Cabang Kupang mengeluarkan sejumlah tuntutan tegas:
Mendesak Polda NTT segera menangkap dan memproses hukum pelaku secara transparan tanpa perlindungan institusional.
Meminta Divisi Propam Polri melakukan pemeriksaan etik menyeluruh dan memberikan sanksi maksimal berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).
Mendorong Dewan Pers untuk memberikan perlindungan dan pendampingan hukum bagi kedua korban.
FMN juga memberikan peringatan keras kepada pihak berwajib. Jika penanganan kasus ini berlarut-larut atau terkesan ditutupi, mereka mengancam akan memobilisasi massa dalam skala besar.
“Jika hukum tidak ditegakkan, maka rakyat yang akan mengambil peran. Kami telah berkoordinasi dengan pimpinan AGRA NTT untuk melakukan konsolidasi hingga ke tingkat desa. Kami siap menggelar aksi demonstrasi besar di Kota Kupang,” tegas FMN. (Melky)
