Spiritnesia.com, Kupang – Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), ditetapkan sebagai tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) dalam rapat terbatas yang diikuti oleh Wakil NTT, Drs. Josef Nae Soi bersama Pemerintah Pusat. Pemda usung tema Epicentrum Of Growth Economy.
Demikian disampaikan oleh Wakil Gubernur NTT, Drs. Josef Nae Soi di Lobby Kantor Gubernur Provinsi NTT pada Selasa, 02/05/2023.
“Hasil pertemuan rapat terbatas bersama pemerintah pusat dalam hal ini rapat dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia dan wakil Presiden pada 31/04/2023 yang membahas persiapan penyelenggaraan KTT ASEAN di NTT khususnya di Labuan Bajo,” jelas Wagub JNS.
Dalam jumpa pers di Lobby Kantor Gubernur NTT, Wakil Gubernur menyampaikan bahwa persiapan menyambut tamu KTT ASEAN di NTT sudah cukup matang. Mulai dari keamanan untuk menjamin kelancaran acara besar yakni KTT ASEAN serta peningkatan fasilitas di Labuan Bajo yakni transportasi dan sarana dan prasarana pendukung lainnya.
Ia juga menuturkan bahwa dalam pertemuan dengan Presiden Joko Widodo, Wakil Gubernur NTT juga menyampaikan rencana untuk mempromosikan pariwisata di NTT melalui KTT ASEAN serta promosi UMKM-UMKM NTT.
“KTT ASEAN di NTT akan menjadi kesempatan yang baik untuk memperkenalkan keindahan alam dan kekayaan budaya NTT kepada dunia. Pemerintah pusat akan memberikan dukungan penuh untuk keberhasilan KTT ASEAN di Labuan Bajo Provinsi NTT.”
Menurut Wagub JNS, Tamu dari 11 Negara ke Labuan Bajo akan disambut dengan 3 tarian daerah NTT yang memiliki makna Selamat Datang kepada para tamu dari 11 kepala negara dengan delegasi kurang lebih 550 orang. Rencananya semua kepala negara akan diberikan baju tenun khas NTT sebagai cenderamata yang akan disiapkan oleh Ketua Dekranasda NTT Julie Sutrisno Laiskodat.
Ia juga menghimbau kepada masyarakat Labuan Bajo untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan baik di darat maupun di laut untuk menyambut tamu dari 11 Negara ASEAN.(RS/SN)