Catatan Redaksi
Spiritnesia.com, Kupang – Objek Wisata Gunung Mutis merupakan cagar alam untuk tujuan penelitian tumbuh-tumbuhan dataran tiggi. Cagar Alam Gunung Mutis merupakan cagar alam terluas di NTT yakni sekitar ±12.315,26 Ha.
Potensi ekosistem dan fenomena alam:
Kawasan Hutan Cagar Alam Gunung Mutis memiliki tipe vegetasi yang merupakan perwakilan hutan homogen daratan tinggi yang didominasi oleh jenis ampupu (Eucalyptus urophylla) yang tumbuh secara alami dalam luasan yang cukup besar. Kawasan ini dengan pada ketinggian sekitar 1000 sampai dengan 2.500 meter dari permukaan laut dan merupakan daerah resapan air untuk pulau Timor. Kondisi topografi dan fenomena alamnya yang sangat unik tersebut memiliki potensi sumberdaya alam yang sangat tinggi terutama potensi jasa lingkungannya.
Flora
Keragaman flora ditemukan sebanyak 95 spesies dalam 35 famili. Wilayah hutan merupakan tipe hutan didominasi oleh Eucalyptus urophylla khas wilayah Nusa Tenggara. Spesies tumbuhan endemik yang hanya ditemukan di puncak mutis adalah Dicksonia timorense. Spesies flora lainnya antara lain seperti kakau/cemara gunung (Casuarina equisetifolia), bijama (Elacocarpus petiolata), haubesi (Olea paniculata), manuk moto (Decaspermum fruticosuni), oben (Eugenia littorale), salalu (Podocarpus rumphii), natwon
(Decaspermum glaucescens), natbona (Pittospermum timorensis), kunbone (Asophylla glaucescens), tune (Podocarpus imbricata), natom (Daphniphylum glaucesceus), kunkai-kote (Veecinium ef. varingifolium), tastasi (Vitex negundo), manmana (Croton caudatus), mismoto (Maesa latifolia), kismoto (Toddalia asiatica), pipsau (Harissonia perforata), dan matoi (Homalanthus populneus).
Fauna
Potensi Fauna yang terdapat di Cagar Alam Gunung Mutis secara umum merupakan fauna daratan seperti mamalia, reptilian dan aves. Bebrapa jeis fauna tersebut atara lain: Rusa Timor (Cervus timorensis), Kus kus (Phalanges orientalis), Babi Hutan (Sus Vitatus), Biawak Timor (Varanus salvator), Ular Sanca timor (Phyton timorrensis). Terdapat 88 spesies burung dalam 35 famili, 13 spesies diantaranya berstatus dilindungi, yaitu perkici timor (Trichoglossus euteles), perkici iris (Psitteuteles iris), nuri raja kembang (Aprosmictus jonquillaceus), punai timor (Treron psittaceus), kowak malam merah (Nycticorax caledonicus), elang alap coklat (Accipiter fasciatus), elang brontok (Nisaetus cirrhatus), elang alap cina (Accipiter soloensis), delimukan wetar (Gallicolumba hoedtii), alap-alap layang (Falco cenchroides), alap-alap sapi (Falco moluccensis), Cikalang christmas (Fregata andrewsi) dan cekakak kalung coklat (Todiramphus australasia).
Fasilitas
Fasilitas yang tersedia di Kawasan Gunung Mutis berupa sebuah pos jaga permanen dan sebuah pondok kerja semi pemanen. Sedangkan serana penunjang lainnya belum tersedia dalam menunjang pengelolaan kawasan Cagar Alam Mutis.
Akses
Dari Kota Kupang ke kawasan Cagar Alam Mutis bias dicapai melalui jalan darat dengan kendaraan umum Kupang-Soe yang tersedia setiap hari. Jarak tempuh 110 km dengan waktu tempuh 2,5 jam. Perjalan dilanjutkan dari SoE ke Desa Fatumnasi dengan jarak 15 km dengan waktu tempuh sekitar 20 menit. (Bang Gusty}