Spiritnesia.com, Kefamenanu – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI), asal Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Yohanes Fransiskus Lema S.Ip., M.Si., selalu mengedepankan kebutuhan masyarakat sesuai kebutuhan dengan Menyumbangkan Bibit Jagung kepada 10 Kelompok Tani serta membangun Jalan Usaha Tani sepanjang 520 meter di Desa Nunmafo, Kecamatan Insana, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Demikian pantau langsung media Spiritnesia.com, pada saat berlangsungnya pengguntingan Pita oleh Staff Ahli Yohanes Fransiskus Lema yakni Redemtus Kono, pada Selasa, 15/11/2022 di Desa Nunmafo.
Seperti disaksikan media ini, turut hadir dalam acara tersebut K a dia Pertanian Kabupaten TTU Fridus Wiwi, Camat Insana Alexander Tabesi S.STP. M.Si., Kapolsek Insana, yang diwakili oleh Brigpol Fransiskus Yanto Ceunfin, Kapala Desa Nunmafo Antonius Manbait bersama Staf dan Anggota Badan Pengurus Desa (BPD), masyarakat dan Sepuluh Kelompok Tani yang ada di Desa Nunmafo.
Dalam sambutannya Camat Insana Alexander Taebesi, Jalan Tani ini membuktikan bahwa berdampak langsung kepada kehidupan masyarakat dan benar-benar dirasakan manfaatnya. Dan ini merupakan kerjasama yang baik antara segenap elemen masyarakat, dan Pemerintah Desa, tuturnya.
“Pemerintah Daerah bersama Pemerintah Desa seharusnya senantiasa saling mendukung,” ujarnya.
Sehingga, bisa membangun dan menambah peningkatan infrastruktur, karena Infrastruktur itu adalah salah fasilitas teknik fisik, sistem, perangkat keras, dan lunak yang diperlukan untuk melakukan pelayanan kepada masyarakat dan mendukung jaringan struktur agar pertumbuhan ekonomi dan sosial, jelas Alexander.
Lebih lanjut Redemtus Kono, dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa pembangunan Jalan Usaha Tani di Desa Nunmafo ini saya lihat sudah 100 persen, dan kita akan resmikan hari ini, ujar Staff Ahli Anggota DPR-RI itu.

Namun sebelum kita masuk pada Pengresmian dan pengguntingan Pita perlu juga Saya sampaikan bahwa Jalan Usa Tani ini, harus perlu di jaga sehingga tidak cepat rusak, karena ini banyak manfaat, ujar Redemtus.
“Apa bila jalan ini terus dirawat, maka tentu ini akan sangat memudahkan kepada Usaha Tani.”
Lebih lanjut ujar Redemtus, apa bila jalan ini terus dirawat tentu akan sangat bermanfaat kepada warga, juga akan selalu mendukung berbagai aktivitas keseharian para petani, pedagang, maupun aktivitas produktif lainnya.
Pada kesempatan yang sama Ketua Kelompok Tani Desa Nunmafo Simon Sibu Pakaenoni, kepada media bahwa pembangunan jalan Usaha Tani dimulai dari tanggal 9 Juli sampai dengan tanggal 9 Oktober 2022 dengan panjang 520 meter.
Kami atas nama Kelompok Tani Hanmau menyampaikan terimakasih kepada Bapak Yohanes Fransiskus Lema, yang telah membantu kami membangun jalan dan hari ini sudah diresmikan.
Semoga bantuan dari Bapak Yohanes Fransiskus Lema, tidak hanya hari ini namun harapkan kami agar ke depan kami masih bisa mendapat lagi, harapannya. (SN / Charles Usfunan)