Popular Posts

Kontras dengan Aksi Corat-Coret, Siswa SMKN 2 Soe Rayakan Kelulusan dengan Berbagi ke Panti Asuhan

SPIRITNESIA.COM, OE – Di tengah sorotan publik terhadap aksi corat-coret seragam dan perilaku tidak senonoh oknum pelajar di Kota Kupang saat merayakan kelulusan, siswa SMK Negeri 2 Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan, justru menunjukkan sikap berbeda yang inspiratif.

Para lulusan memilih merayakan kelulusan dengan kegiatan sosial. Didampingi guru, mereka melakukan anjangsana ke Panti Asuhan Ume Manekan.

Hal itu disampaikan Kepala SMKN 2 Soe, Nifron K.A Fallo, http://S.Kom, melalui rilis yang diterima media ini, Rabu (6/5/2026).

Nifron menjelaskan, seluruh rangkaian pengumuman kelulusan pada Senin (4/5/2026) berjalan tertib tanpa ada aksi yang melanggar norma dan adat ketimuran.

Sehari setelahnya, Selasa (5/5/2026), para lulusan menyalurkan bantuan berupa sembako serta pakaian layak pakai kepada anak-anak panti. “Ini adalah bentuk kepedulian sekaligus ungkapan syukur atas kelulusan yang diraih,” ujar Nifron.

Tak berhenti di aksi sosial, pada Rabu (6/5/2026), para siswa memusatkan kegiatan di lingkungan sekolah untuk berekspresi secara kreatif. Mereka memproduksi video dokumentasi yang merekam perjalanan tiga tahun masa sekolah, mulai dari aktivitas kelas hingga praktik di kejuruan, termasuk pada jurusan Teknik Komputer dan Jaringan.

Selain itu, dilakukan pula sesi foto bersama per kelas dan jurusan sebagai kenang-kenangan masa sekolah. Nifron menegaskan bahwa seluruh rangkaian acara ini berada di bawah pengawasan ketat Wakil Kepala Sekolah Urusan Kesiswaan serta mendapat pengawalan dari aparat kepolisian guna memastikan ketertiban.

“Seluruh aktivitas lulusan kami arahkan agar tetap positif. Tidak ada aksi coret-coret maupun perusakan. Siswa tetap diberi ruang berekspresi, namun tetap dalam koridor aturan sekolah,” tegasnya.

Menurut Nifron, sikap santun para siswa ini merupakan buah dari pembinaan karakter dan budaya disiplin yang telah ditanamkan sejak awal masuk sekolah. Ia berharap lulusan SMKN 2 Soe tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki etika yang baik di masyarakat.

“Guru-guru di sini sudah menanamkan nilai karakter yang kuat. Hasilnya, alumni kami tetap tertib merayakan kelulusan dan tetap menghormati aturan serta para guru,” pungkasnya. (SN/TIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *