Spiritnesia.com, Kupang – Sekolah Menengah Pertama Katolik (SMPK) Putri St. Xaverius Kefamenanu turut hadir dalam acara Tradisional Kostum Karnaval dan Tarian Etnis Kontemporer pada program Ramai Skali Bank NTT tahun 2022 dengan tema “Bank NTT Break The Limit, Pandemic Can’t Stop Us” yang diselenggarakan di Alun-Alun Kota Kupang Kelurahan Kelapa Lima, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Hal ini disampaikan Maria Carisa Elenora Sanbein, kepada media ini di Alun-Alun Kota Kupang pada Sabtu, 15/10/2022.
“SMPK Putri St. Xaverius Kefamenanu mengirim Dua peserta yang mengambil bagian di tradisional kostum karnaval,” tutur Carisa.
Lanjut Carisa menuturkan bahwa Ia menggunakan kostom Biboki, untuk menunjukan jati dirinya, sebagai perempuan Biboki, sosok perempuan yang kuat, cerdas dan dan mampu bersaing di era milenial tanpa meninggalkan identitas dirinya, jelas Carisa.
Lebih lanjut Carisa juga menambahkan bahwa, “kostum ini juga menunjukan identitas kami Bife Biboki (Perempuan Biboki, red) yang artinya perempuan itu kuat, berpikir kreatif, penuh pesona,” jelasnya.
Jangan malu dengan budaya daerah yang kamu punya Ia juga berpesan juga “jaga apa yang seharusnya kita jaga, dan lanjutkan perjuangan para leluhur untuk melestarikan Tenun Biboki di Bumi Nusantara.”
Sementara menurut peserta Kedua Wilhelmina Maria Artika Tefa, menggunakan kostum bermotifkan daerah Insana, dipadukan dengan aksesoris daun kelor, Binon Kelor (Putri Kelor, red) ingin menyampaikan kepada kita semua, terutama kepada kaum milenial, pentingnya melestarikan budaya daerah yang kita punya, serta mulai mengembangkan tanaman kelor di seluruh wilayah Kabupaten TTU karena manfaat kelor sangatlah besar, selain untuk kesehatan juga untuk menambah pendapatan petani, serta pemanfaatan daun kelor dalam peningkatan bidang kesehatan dan penunjang ekonomi, tuturnya.
Lebih lanjut Artika juga mengharapkan dari Binon Kelor (Putri Kelor, red) untuk kaum milenial dimana saja, mari menjaga identitas yang kita punya (Kain Tenun Daerah) yang kita miliki, dan melestarikan daun kelor sebagai investasi ke depan menuju tingkat hidup yang lebih sejaterah.
Ia juga tak lupa berpesan “Lestarikan keragaman budaya Anda, lestarikan untuk identitas masa depan.”
Sementara pada kesempatan yang sama guru pendamping SMPK Putri St. Xaverius Alfridus Bana, sangat bangga terhadap anak bimbinganya yang antusias mengikuti kegiatan ini.
Lanjut Bana, juga menyampaikan terima kasih kepada Bank NTT yang sudah membuat kegiatan ini, karena kegiatan ini sangat bermanfaat untuk anak milenial, sehingga anak-anak jangan melupakan identitas budayanya.
“Kegiatan ini juga merupakan wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan berbagai kreatifitas dan bakat yang dimiliki,” tutur Bana. (**)
Hebat Smpk putri st.Xaverius Kefamenanu