Klasemen Soeratin U-15 NTT: Malaka Rebut Takhta Grup Neraka

Spiritnesia.com, ATAMBUA – Berikut klasemen SOERATIN U-15, Sabtu (12/11/22). Menangi laga big match, PS Malaka pimpin takhta, sementara PSKK dan PSKN jadi juru kunci Grup A yang dikenal dengan Grup Neraka. Diketahui, dari fase penyisihan grup hari kedua turnamen sepak bola SOERATIN U-15, persaingan Grup B bisa dibilang salah satu yang panas dan cukup alot. 

Hal itu lantaran Grup A diisi oleh tim –tim papan atas yaitu Bintang Timur, PS Malaka, Platina FC, dan PSKK Kota Kupang. Pada matchday kedua, dua tim di Grup A tersebut secara kompak meraih hasil positif atau tiga poin. Selain Bintang Timur, PS Malaka pun demikian, hanya partai PS Malaka vs Platina FC masih tersisa babak kedua yang urung dimainkan lantaran hujan terus mengguyur. Demikian juga partai ke tiga antara Bintang Timur vs PSKK Kota Kupang urung dimainkan.

 

Hasil antara PS Malaka vs Platina FC mempengaruhi tabel klasemen SOERATIN U-15 Grup A, di mana PS Malaka langsung bertengger di puncak. Sayangnya, takhta PS Malaka belum aman karena pertendingan kedua tim belum tuntas.

 

Sementara di Grup B yang diisi tim yang kualitasnya tidak sebanding dengan tim di Grup A, Krista FC merajai klasemen usaia membantai Persab Belu 2-0. Sementara PSK Kabupaten Kupang yang sudah memainkan 2 laga membayangi dibawahnya usai menekuk Persab Belu 2-1. Hingga berita ini dirilis, PSK Kupang mengantongi nilai 3, namun kalah selisih gol dengan Kristal FC.

 

Hari ketiga SOERATIN U-15 yang digelar di lapangan Academy Bintang Timur Atambua, soren nanti akan memainkan 3 partai antara, PSKK vs PS Malaka, Platina FC vs PSKN, Kristal FC vs Nirwana 04 Nagekeo.

Wasit yang selama ini menjadi perhatian dan sasaran kemarahan tim yang tidak puas, mulai menunjukkan ketegasan dalam memimpin pertandingan. Keputusan memberikan hukuman pinalti saat pertandingan Persab vs PS Malaka, dan kartu merah bagi pemain Persab saat berjumpah PSK Kupang, bukti bahwa kinerja wasit mulai nampak usai penyegaran wasit yang dilakukan panitia penyelenggara.

 

“Salut buat Komisi Wasit Asprov NTT yang berani menurunkan wasit-wasit muda dalam event Soeratin U-15. Penyegaran wasit yang diinisiasi Academy Bintang Timur bukti bahwa koloborasi Asprov dan Panitia Penyelenggara berjalan dengan baik,” tegas Frans Watu mantan pemain PSK Kupang dan Galatama yang hadir sebagai tim talent scouting dari Indonesia Football Forever bersama Dwi Pranayudha.

 

Tim talent scouting IFF akan berkolaborasi dengan Asprov PSSI NTT, hasilnya akan menjadi data base bagi Asprov NTT dan bisa jadi asupan untuk Academy Bintang Timur jika kelak dibutuhkan mewakili NTT di event nasional seperti Nusantara Open.

 

Minimnya wasit berlisensi C2 di NTT, menjadi pekerjaan rumah Anton Kia sebagai Ketua Komisi Wasit Asprov NTT.

 

Perlu terebosan dan Asprov harus membuka diri untuk menggandeng penggiat sepak bola di NTT, salah satunya Academy Bintang Timur, Kristal FC dan Askab/Askot yang punya kepedulian mengembangkan sepak bola di NTT.

 

Minimnya peserta SOERATIN U-15 yang diselenggarakan di traning ground Bintang Timur mendapat sorotan dari sekretaris Askab Belu, John Leki. Dirinya menyanyangkan peserta yang hadir hanya didominasi tim dari daratan Timor, hanya Nirwana 04 Nagekeo yang datang dari Flores.

 

“Setiap event yang diselenggarakan diluar Timor, kami Askab/Askot dari Timor selalu berusaha hadir, namun yang terjadi, Atambua sebagai tuan rumah koq tidak nampak utusan dari Flores dan Sumba,” tegas John Leki.

 

GruP A

1. Bintang Timur Atambua

2. PS Malaka

3. PSK Kota Kupang

4. Platina FC kupang

5. PSKN TTU

 

Grup B

1. Kristal FC

2. PSK Kupang

3. PERSS Soe

4. PERSAB Belu

5. Nirwana 04 Nagekeo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *