Spiritnesia.com, JAKARTA – Jaringan Nasional (JarNas) Anti Tindakan Pidana Perdagangan Orang (TPPO) membantah tuduhan terhadap Wakil Ketua Jarnas TPPO, Romo Chrisanctus Paschalis Saturnus sebagai penampung Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Ilegal. Romo Chrisanctus Paschalis Saturnus, justru adalah pejuang kemanusiaan yang selama ini sangat getol dalam perjuangan melawan (anti) TTPO.
Bantahan tersebut disampaikan Ketua JarNas TTPO, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo dalam rilis tertulis kepada tim media pada Rabu (11/01/2022), menanggapi serangan akun Facebook bernama @Destriadi Putra di sebuah Group FB bernama P4WB Bakmi Bumi Madani ttps://m.facebook.com/groups/p4wajahbatam/permalink/2363098540526881/?sfnsn=wiwspwa&ref=share&mibextid=nynbRp, tulisan: “Tangkap Penyekap TKI Berkedik Romo, Ilegal Sindikat TKI PT. Sriti Rukma Lestari Jln Jokro Baru No.17 A kembangan Jakarta Barat.”
“Sangat tidak mungkin Romo melakukan itu, JarNas Anti TPPO sangat mengenal perjuangan Romo untuk kemanusiaan, bukan hanya saat romo bergabung di JarNas Anti TPPO tapi juga sejak lama, secara pribadi telah mengenal perjuangan yang telah dilakukan oleh Romo,” tulis Rahayu Saraswati.
Menurut Rahayu, pernyataan akun @Destriadi Putra tersebut tidak benar, karena selama ini banyak orang mengenal Romo Chrisanctus Paschalis Saturnus sebagai seorang pejuang kemanusiaan, yang mendedikasikan seluruh hidup, tenaga dan pikirannya untuk kerja-kerja kemanusiaan. Romo Chrisanctus adalah anggota JarNas Anti TPPO yang memperjuangkan keadilan bagi korban perdagangan orang, untuk mendapatkan keadilan hukum dan haknya.
Perempuan yang biasa disapa Sara ini juga meminta pihak Kepolisian Repubik Indonesia segera melakukan proses hukum terhadap masalah yang menimpa Romo. Sara juga berharap, agar Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dapat segera memberikan Perlindungan kepada Romo Paschal.
“Hal seperti ini akan terjadi pada siapa pun, maka karena itu perlu adanya perlindungan hukum. JarNas Anti TPPO siap membantu penuh untuk mendukung penuh untuk melakukan koordinasi dengan Kepolisian, agar masalah ini mendapatkan perhatian khusus dan kasus seperti ini tidak akan terjadi lagi,” ujarnya.
Sementara itu, Romo Chrisanctus Paschalis Saturnus (Wakil Ketua JarNas Anti TPPO yang dihubungi via telepon selulernya) menjelaskan, bahwa hal ini terjadi sebagai dampak dari perjuangan yang telah dilakukannya. “Saya menolak tudingan yang ditujukan kepada saya, karena itu tidak benar,” tegasnya membantah tudingan akun @Destriadi Putra .
Peraih penghargaan Hassan Wirajuda Pelindungan Warga Negara Indonesia (WNI) 2021 tersebut juga menegaskan, bahwa tudingan tersebut tidak akan menyurut langkahnya untuk menyuarakan dan memperjuangkan keadilan bagi para korban.
“Saya akan tetap berjuang atas nama Kemanusiaan. Saya memiliki teman-teman yang mendukung dan juga bersama berjuang untuk keadilan bagi para korban,” tandas Romo Paschal.
Diketahui, Romo Paschal telah lama bekerja di bidang kemanusiaan bersama para korban dan keluarga korban serta para aktivis kemanusiaan lainnya, untuk mendapatkan keadilan dan perlindungan hukum. Atas dedikasinya, Romo Paschal mendapatkan berbagai penghargaan, baik itu dari Kementerian maupun lembaga.
Romo Paschal pun juga tergabung dalam berbagai organisasi gerakan kemanusiaan lainnya. Salah satu diantaranya di JarNas Anti TPPO, Romo Paschal menjabat sebagai Wakil Ketua di jaringan yang dibentuk secara bersama oleh berbagai organisasi yang fokus untuk isu Perdagangan orang di Indonesia. Jaringan ini terbentuk, karena adanya kesamaan visi dan misi untuk penghapusan perdagangan orang di Indonesia. (SN/TIM)