1
1
SPIRITNESIA.COM, NAGEKEO – Prajurit Kompi Pertanian Yonif TP 834/Wakanga Mere (WM) terus berkomitmen memperkuat ketahanan pangan nasional. Hal ini dibuktikan dengan aksi nyata pemeliharaan dan pemupukan tanaman jagung di atas lahan seluas kurang lebih 9 hektare di wilayah Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Selasa (10/2/2026).
Kegiatan pemeliharaan ini dilakukan secara spesifik sesuai dengan usia tanaman. Untuk tanaman jagung yang telah memasuki usia 60 Hari Setelah Tanam (HST), personel melakukan penyemprotan insektisida guna mencegah serangan hama. Sementara itu, untuk tanaman yang berusia 25 HST, fokus dilakukan pada pemberian pupuk NPK dan Urea guna memacu pertumbuhan vegetatif.
WS. Danki Pertanian Yonif TP 834/WM, Letda Inf Ikrar Bhakti Islamiah, menegaskan bahwa perawatan ini merupakan kunci utama dalam mencapai hasil panen yang maksimal.
“Perawatan tanaman jagung kami lakukan secara bertahap dan berkesinambungan. Meskipun ada kendala pada beberapa titik lahan, kami tetap melakukan perbaikan dan penanaman ulang agar hasil panen ke depan lebih maksimal,” ujar Letda Ikrar dalam keterangannya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, saat ini sekitar 55 persen tanaman jagung dilaporkan tumbuh dengan baik. Sisanya masih dalam tahap perbaikan intensif karena kondisi tanah yang belum sepenuhnya optimal.
Selain untuk meningkatkan produktivitas, program ini juga menjadi wadah edukasi bagi para prajurit.
Praktek Pertanian Modern: Personel belajar teknik pengendalian hama dan pemupukan yang presisi.
Evaluasi Lahan: Melakukan penanganan khusus pada tanah yang memiliki tingkat kesuburan rendah.
Letda Ikrar berharap, melalui langkah intensif ini, Yonif TP 834/WM tidak hanya mandiri secara pangan di tingkat satuan, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi ketersediaan pangan di Nusa Tenggara Timur.
“Dengan pemupukan dan pengendalian hama yang tepat, kami berharap produksi jagung bisa meningkat, sehingga dapat berkontribusi nyata terhadap ketahanan pangan satuan dan masyarakat di wilayah ini,” pungkasnya.
Langkah ini menunjukkan keseriusan TNI AD, khususnya Yonif TP 834/WM, dalam mendampingi sektor pertanian sebagai pilar penting stabilitas wilayah.
Reporter: R. Deolindo PSS Dethan